Polisi Bantah Sudah Tetapkan Said Didu Sebagai Tersangka Said Didu. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/Koz/am)

Merahputih.com - Mabes Polri membantah kabar telah menetapkan mantan Sekretaris BUMN Said Didu sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

"Sampai dengan saat ini belum ada penetapan tersangka terhadap SD (Said Didu), proses sidik masih berjalan dan saat ini penyidik menunggu hasil analisa digital forensik dari BB (barang bukti)," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono kepada wartawan, Kamis (11/6).

Baca Juga

Khawatir Corona, Said Didu Mangkir Panggilan Polisi atas Dugaan Penghinaan Luhut

Informasi itu muncul lantaran beredar surat Dirtipidsiber Bareskrim Polri Nomor B/47/VI/2020/Dittipidsiber Bareskrim tertanggal 10 Juni 2020.

Salah satu poin dalam surat itu berbunyi: Langkah selanjutnya penyidik akan melakukan gelar perkara peningkatan status tersangka, memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Sdr Dr Ir H Muhammad Said Didu.

Said Didu dilaporkan Menteri Maritim Luhut Panjaitan ke polisi
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu. (ANTARA)

Karena adanya surat tersebut, lantas beredar kabar Said Didu sudah menjadi tersangka. Padahal, jika pun benar ada surat tersebut, isi dari surat itu baru sebatas rencana gelar perkara untuk dikaji apakah memenuhi unsur untuk peningkatan status hukum.

Seperti diketahui, Said Didu dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik yang dilayangkan oleh penasihat hukum Luhut Binsar Pandjaitan, Arief Pratamijaya. Pelaporan ini didasari unggahan video akun YouTube Said Didu berjudul 'MSD: LUHUT HANYA PIKIRKAN UANG, UANG, UANG,' yang berdurasi 22,44 menit. Pernyataan Said Didu dalam video tersebut disiarkan berulang-ulang dan beredar di media sosial.

Baca Juga

Karena Corona, Said Didu Bisa Diperiksa di Rumahnya

Said Didu sempat mangkir dari panggilan dengan alasan mematuhi PSBB (pembatasan sosial berskala besar) karena virus Corona. Namun akhirnya Said Didu memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
20 Nakes RSUD Ngipang Solo Terpapar COVID-19, Pelayanan Pasien Umum Diliburkan
Indonesia
20 Nakes RSUD Ngipang Solo Terpapar COVID-19, Pelayanan Pasien Umum Diliburkan

Akibat kejadian tersebut pihak manajemen memberlakulan meliburkan pelayanan pasien umum guna menghindari bertambahnya jumlah kasus COVID-19.

Hakim Vonis Bupati Solok Selatan 4 Tahun Penjara, KPK Banding
Indonesia
Hakim Vonis Bupati Solok Selatan 4 Tahun Penjara, KPK Banding

Muzni terbukti bersalah melakukan korupsi secara berlanjut sebagaimana dakwaan alternatif pertama

Pemprov DKI Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Saat Ramadan Terjaga
Indonesia
Pemprov DKI Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Saat Ramadan Terjaga

Dinas KPKP bekerjasama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) melaksanakan gelar pangan murah

Novel Ungkap Keganjilan di Rumahnya Sebelum Diserang Air Keras
Indonesia
Novel Ungkap Keganjilan di Rumahnya Sebelum Diserang Air Keras

Novel menyebut bukti foto-foto orang melakukan pengamatan di depan rumahnya itu juga sudah diserahkan oleh Polda Metro Jaya

Alasan Anies Pilih Tema 'Jakarta Tangguh' di HUT ke 493 Jakarta
Indonesia
Alasan Anies Pilih Tema 'Jakarta Tangguh' di HUT ke 493 Jakarta

Karena menurutnya warga DKI memiliki semangat yang tinggi dalam melawan wabah COVID-19.

Waduh! RRI Jayapura Hentikan Siaran Akibat Masuk Zona Merah COVID-19
Indonesia
Waduh! RRI Jayapura Hentikan Siaran Akibat Masuk Zona Merah COVID-19

Ada 14 kota di Indonesia yang kegiatan penyiarannya dihentikan sementara

ICW Kritik Deputi Penindakan KPK Sebut Tak Butuh Keterangan Antam Novambar
Indonesia
ICW Kritik Deputi Penindakan KPK Sebut Tak Butuh Keterangan Antam Novambar

Pernyataan jenderal bintang dua itu bertolak belakang dengan pernyataan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, beberapa waktu lalu.

Kampung Tangguh Jaya Diklaim Mampu Turunkan Angka COVID-19 di Jakarta
Indonesia
Kampung Tangguh Jaya Diklaim Mampu Turunkan Angka COVID-19 di Jakarta

Kampung Tangguh ini bisa menjadi percontohan untuk menekan angka COVID-19 dan aksi kejahatan

PSI Minta Pemprov DKI Subsidi Siswa yang Terpaksa Masuk Swasta
Indonesia
PSI Minta Pemprov DKI Subsidi Siswa yang Terpaksa Masuk Swasta

Jika tak dibantu, maka dikhawatirkan banyak anak Jakarta yang terpaksa putus sekolah.

Pemerintah: Indonesia Lebih Baik dari Negara Berpendapatan Menengah Lain
Indonesia
Pemerintah: Indonesia Lebih Baik dari Negara Berpendapatan Menengah Lain

Pemerintah Indonesia terus mendorong lebih banyak lagi investasi masuk ke Indonesia.