Polisi Bakal Ungkap Oknum Terlibat Penganiayaan Anggota Brimob dan Kopassus Ilustrasi pengeroyokan. ANTARA

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya memastikan, pasca-keributan di sebuah kafe atau bar, Jalan Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, TNI-Polri tetap solid.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, penyidik bakal menjerat siapa pun yang terlibat.

"Oknum-oknum semua yang terlibat di sini akan dilakukan pendalaman oleh masing-masing kesatuannya," ujar Yusri, di Polda Metro Jaya, Senin (19/4).

Baca Juga:

Polisi Tak Kunjung Tangkap Pengeroyok Anggota Brimob dan Prajurit Kopassus

Yusri membenarkan, memang telah terjadi adanya keributan di Jalan Falatehan, di salah satu bar atau kafe, di Jalan Falatehan I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sekitar pukul 06.30 WIB, Minggu kemarin.

Karena ada korban dua orang, satu meninggal dunia dan satu luka, sekarang masih dirawat di rumah sakit.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat memberikan keterangan kepada wartawan saat mendampingi kunjungan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran ke Kampung Tangguh Jaya RT17 RW05 Kampung Pisangan Bulak, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Kamis (24/12/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. (ANTARA/Andi Firdaus)

"Tim masih melakukan pendalaman tentang permasalahan ini, masih didalami penyidik, saksi-saksi masih kita lakukan pemeriksaan nanti kita tunggu," ungkapnya.

Diketahui, seorang anggota polisi ditemukan meninggal dunia dan anggota TNI DB mengalami luka-luka, di dekat sebuah kafe, Jalan Falatehan I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (19/4) kemarin.

Baca Juga:

Mabes Polri Ungkap Penyebab Anggota Brimob di Ambon Meninggal Setelah Vaksin COVID-19

Keributan itu terekam kamera pengawas alias CCTV, kemudian beredar dan viral di media sosial. Terlihat sekelompok orang melakukan pengeroyokan terhadap korban di lokasi.

Anggota Polri yang tewas akibat pengeroyokan diduga merupakan anggota Brimob. Sedangkan, anggota TNI yang mengalami luka berasal dari Kopassus. (Knu)

Baca Juga:

Brimob Evakuasi Korban hingga Lakukan Pembersihan ke Lokasi Bencana NTT

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kala Milenial Siasati Penuhi Gaya Hidup Dengan Tidak Utang
Indonesia
Kala Milenial Siasati Penuhi Gaya Hidup Dengan Tidak Utang

Perkembangan teknologi membuat anak muda atau milenial lebih mudah untuk belanja secara online di tengah wabah COVID-19.

Ratusan Ribu Orang Tandatangani Petisi Tolak UU Cipta Kerja
Indonesia
Ratusan Ribu Orang Tandatangani Petisi Tolak UU Cipta Kerja

"Omnibus Law adalah ancaman untuk kita semua. Ancaman untuk demokrasi Indonesia. Kami bersuara dengan petisi ini, untuk mengajak teman-teman menyuarakan keadilan," mengutip deskripsi petisi.

Rizieq Belum Diperiksa Terkait Pasal yang Dituduhkan Kepadanya
Indonesia
Rizieq Belum Diperiksa Terkait Pasal yang Dituduhkan Kepadanya

Munarman pun memastikan hasil tes cepat antigen non reaktif milik Rizieq di Polda Metro Jaya

[Hoaks atau Fakta]: Pengawal Biden Anggota Pasukan Tiongkok
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Pengawal Biden Anggota Pasukan Tiongkok

Ketika Cho berdiri di belakang presiden pada pelantikan dengan cepat menjadi viral di antara komunitas Korea di Amerika Serikat.

Pengesahan RUU Ciptaker, Polresta Surakarta Larang Aksi Sweeping dan Ajak Buruh Tidak Mogok Kerja
Indonesia
Pengesahan RUU Ciptaker, Polresta Surakarta Larang Aksi Sweeping dan Ajak Buruh Tidak Mogok Kerja

"Pemerintah sedang gencar-gencarnya mengiatkan sembilan sektor perekonomian bangkit akibat COVID-19. Kita berharap aksi unjuk rasa tidak dilakukan di Solo," kata dia.

Perekonomian Kembali Berjalan, Penerbangan di Bandara Soetta Alami Lonjakan
Indonesia
Perekonomian Kembali Berjalan, Penerbangan di Bandara Soetta Alami Lonjakan

Pada bulan ini, lalu lintas penerbangan mulai berangsur pulih

Ada 53 Adegan di Rekontruksi Penembakan Anggota FPI
Indonesia
Ada 53 Adegan di Rekontruksi Penembakan Anggota FPI

4 Orang ditembak polisi saat sudah diamankan dalam mobil karena ingin menyerang anggota ketika hendak dibawa ke Polda Metro Jaya.

Polda Sumut Tegaskan Tak Campuri Internal Partai Demokrat
Indonesia
Polda Sumut Tegaskan Tak Campuri Internal Partai Demokrat

Polda Sumut bertugas memelihara Kamtibmas

Polda Metro Jaya Ciduk Buronan Penipuan Rp11 Miliar
Indonesia
Polda Metro Jaya Ciduk Buronan Penipuan Rp11 Miliar

AW melakukan perbuatan pidana dugaan penipuan sebesar Rp11 Miliar dengan memalsukan keterangan dalam akte notaris.

Polisi Beberkan Mengapa Yodi Prabowo Berani Tusuk Dada dan Leher
Indonesia
Polisi Beberkan Mengapa Yodi Prabowo Berani Tusuk Dada dan Leher

Soal dari mana Yodi mendapat cara untuk melakukan upaya bunuh diri seperti ini polisi tidak mengetahuinya.