Polisi Bakal Tindak Pelaku Kebut-kebutan di Dekat Istana Negara Kapolsek Gambir AKBP Kade Budiarta. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Kawasan Medan Merdeka rupanya kerap dijadikan arena kebut-kebutan para pengendara sepeda motor baik berkecapatan sedang hingga tinggi.

Mereka bahkan tak segan untuk melakukan balap liar di dekat Istana Negara yang menjadi kantor Presiden Joko Widodo. Aksi mereka sempat viral di media sosial.

Dalam video yang beredar memperlihatkan sejumlah motor dengan suara knalpot bising melaju dalam kecepatan tinggi di sekitar kawasan Monas, Jakarta.

Baca Juga:

Kepolisian Ungkap Pengiriman Pemuda Indonesia untuk Berperang ke Suriah

Kapolsek Gambir AKBP Kade Budiarta mengaku bakal melakukan langkah tegas untuk menindak warga yang melakukan aksi balap liar di kawasan ring 1 itu.

Budi pun mengancam bakal melakukan rapid test corona kepada pengendara yang terjaring.

"Kami tetap adakan penertiban berupa penilangan. Atau pun pemeriksaan rapid tes dan rapid antigen bagi yang terjaring," jelas Budi kepada Merahputih.com di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (5/1).

Jika positif, mereka bisa dibawa ke RS Darurat Wisma Atlet.

Beberapa waktu lalu, Budi menyebut, sejak lama memang banyak anak muda yang memanfaatkan jalan di sekitar kawasan Monas untuk melakukan balap liar.

Kapolsek Metro Gambir AKBP Kade Budiyarta. (Foto: MP/Kanugrahan)
Kapolsek Metro Gambir AKBP Kade Budiyarta. (Foto: MP/Kanugrahan)

Oleh karena itu, sudah sejak lama juga jajaran kepolisian memperketat penjagaan.

Namun menurut dia, baru kali ini diketahui para pelaku balap liar itu melakukan aksinya di pagi hari.

"Dengan kejadian ini, ya kami akan tambah personel untuk berjaga di pagi hari juga," ujarnya.

Menurutnya, area sekitar Monas tidak boleh digunakan sebagai tempat melakukan aksi kebut-kebutan. Bahkan, berkerumun pun dilarang.

Hal tersebut sudah menjadi aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Yang suka ngebut-ngebutan ada tempatnya yaitu di sirkuit balapan dan bukan di jalan umum. Bukan di sini, apalagi ini kawasan ring satu," tambahnya.

Baca Juga:

Pejabat PU Akui Terima Suap dari Penyuap Anggota BPK Rizal Djalil

Ia mengungkapkan, saat ini kondisi bangsa sedang dalam masa pandemi COVID-19.

Sehingga, kepolisian bersama TNI dan pihak lainnya berupaya untuk menertibkan masyarakat untuk tidak berkerumun.

"Intinya kami ingin wilayah Monas ini steril dari aktivitas anak-anak muda dan pedagang," tambah Budiarta.

Ia juga mengimbau masyarakat terutama pemuda dan pemudi untuk tidak mengganggu ketertiban umum.

"Area Monas harus steril," imbau Budiarta. (Knu)

Baca Juga:

Moeldoko Pastikan Idham Azis Segera Diganti

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DKI Gandeng Unilever Kelola Sampah Jadi Energi Terbarukan
Indonesia
DKI Gandeng Unilever Kelola Sampah Jadi Energi Terbarukan

Permasalahan sampah plastik merupakan isu pelik yang membutuhkan perhatian dan kerja sama lintas sektor, termasuk pihak swasta.

Pakar Nilai Tim Pemburu Koruptor Bentuk Pemborosan dan Tumpang Tindih Kewenangan
Indonesia
Pakar Nilai Tim Pemburu Koruptor Bentuk Pemborosan dan Tumpang Tindih Kewenangan

Wacana tersebut digulirkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD

Cara Satgas COVID-19 Surabaya Monitor Warga yang Isolasi Mandiri
Indonesia
Cara Satgas COVID-19 Surabaya Monitor Warga yang Isolasi Mandiri

Satgas COVID-19 Kota Surabaya memiliki cara khusus dalam memberi perhatian bagi warga yang sedang isolasi mandiri.

Dinkop UMTK Kediri Cetak Montir Sepeda Angin di Masa Pandemi Corona
Indonesia
Dinkop UMTK Kediri Cetak Montir Sepeda Angin di Masa Pandemi Corona

Dinkop UMTK menyiapkan pelatihan montir bagi para pemuda di wilayahnya. Hal ini bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan mereka untuk membuka usaha terlebih di masa pandemi COVID-19.

Perpustakaan Nasional Ditutup
Indonesia
Perpustakaan Nasional Ditutup

Empat pegawai Perpusnas RI yang bertugas di gedung tersebut dinyatakan positif terpapar COVID-19.

Wagub Riza Jelaskan Alasan Pemprov DKI Tolak Titah Luhut soal WFH 75 Persen
Indonesia
Wagub Riza Jelaskan Alasan Pemprov DKI Tolak Titah Luhut soal WFH 75 Persen

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menghubungi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan. Setelah berkoordinasi keduanya bersepakat WFH jadi cuma 50 persen.

Disebut Lindungi Bakrie Group, BPK Laporkan Benny Tjokro
Indonesia
Disebut Lindungi Bakrie Group, BPK Laporkan Benny Tjokro

Benny Tjokro didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang yang berasal dari korupsi pengelolaan dana dan penggunaan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) sehingga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp16,8 triliun.

Buruh Tangerang Demo Tolak RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja
Foto
Buruh Tangerang Demo Tolak RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja

Ratusan buruh melakukan unjuk rasa dengan memblokade jalan utama Kota Tangerang sebagai wujud penolakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja di depan kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Kota Tangerang, Banten

Gegara Hal ini, Pria di Kramat Jati Hilang Selama 4 Hari
Indonesia
Gegara Hal ini, Pria di Kramat Jati Hilang Selama 4 Hari

Seorang pria Bernama Mochamad Rizky Almusalby (26) yang dilaporkan hilang sejak Selasa (27/10) lalu, hingga kini belum ditemukan

Gandeng Erat Tiongkok Kala Kembangkan Vaksin COVID-19 Merah Putih
Indonesia
Gandeng Erat Tiongkok Kala Kembangkan Vaksin COVID-19 Merah Putih

Pengembangan vaksin dalam negeri tidak mudah karena harus mendapatkan partner global yang lebih dulu melakukan riset vaksin.