Polisi bakal Cecar IDI dan Ahli Bahasa soal Klaim 'Obat' Corona Hadi Pranoto Video Anji (kanan) dan Hadi Pranoto yang sempat viral di You Tube.(Tangkapan layar dari Youtube Anji)

MerahPutih.com - Ketua Umum Cyber Indonesia, Munnas Alaidid mengajukan dua orang saksi ke polisi terkait laporan yang dibuat terhadap musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji yang mewawancarai Hadi Pranoto.

"Ada dua saksi yang dia ajukan ini," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (5/8).

Baca Juga

Penyidik Cari Unsur Pidana dalam Kasus Obat Corona Hadi Pranoto

Polisi akan coba mengundang dan mengklarifikasi dua saksi yang diajukan oleh Muannas tersebut. Selain itu, Yusri menyebut kalau Muannas juga membawa beberapa bukti saat membuat laporannya.

Bukti itu dibawa Muannas untuk menguatkan laporannya. Bukti yang dibawa adalah sebuah USB dan transkrip wawancara Anji dengan Hadi Pranoto. Kemudian, ada juga rekaman video di konten YouTube Anji. Semua barang bukti ini masih didalami oleh penyidik.

Hal ini dilakukan tak lain guna mencari unsur pidana. Maka dari itu, polisi mengaku belum bisa berkata lebih jauh sampai pemeriksaan ini rampung.

"Saksi yang diajukan oleh pelapor sendiri. Didalam laporannya ada dua nama, ini yang akan kita panggil," katanya.

Hadi Pranoto. Foto: ANTARA

Polisi berencana memanggil saksi ahli untuk menangani kasus klaim 'obat COVID-19' itu. "Rencana kita akan memanggil ada dua saksi ahli," kata Yusri.

Yusri mengatakan saksi pertama adalah dari ahli bahasa. Menurutnya, saksi dari ahli bahasa ini akan diperiksa untuk mendalami wawancara yang dilakukan Anji kepada Hadi Pranoto dalam YouTube Anji.

"Pertama adalah saksi ahli bahasa, karena yang bersangkutan dipersangkakan di Pasal 28 juncto Pasal 45 UU ITE. Transkrip ini akan kita coba pelajari. Nanti akan memeriksa saksi ahli, dalam hal ini ahli bahasa, karena masuk unsur persangkaan penyebaran berita bohong atau hoax," ucap Yusri.

Kedua, kata Yusri, polisi juga akan memanggil dari pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Menurutnya, perwakilan dari IDI akan turut diperiksa untuk klarifikasi.

"Juga kita rencanakan akan memanggil saksi ahli dari IDI sendiri," katanya.

Menurut Yusri, hari ini para saksi ahli tersebut sudah dilayangkan undangan pemanggilan. Yusri menyebut, setelah pelapor dan saksi-saksi selesai dilakukan pemeriksaan, baru akan memanggil terlapor.

"Hari ini kita layangkan undangan. Mudah-mudahan bisa datang cepat, sehingga kita bisa menuntaskan," katanya.

Baca Juga

Dilaporkan Dugaan Hoaks, Musisi Anji dan Hadi Pranoto Bakal Diperiksa

Seperti diketahui, musisi Anji dan Hadi Pranoto resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait video soal klaim Hadi menemukan 'obat COVID-19'. Keduanya dilaporkan atas tuduhan menyebarkan berita bohong.

Anji dan Hadi Pranoto dilaporkan CEO Cyber Indonesia Muannas Alaidid. Laporan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi LP/4538/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ. tertanggal 3 Agustus 2020. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH