Polisi Bakal Bangun Pos Swab Test Antisipasi Libur Imlek Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (30/7). Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Ditlantas Polda Metro Jaya mengantisipasi libur Imlek dengan mendirikan pos-pos pengamanan di titik lonjakan arus kendaraan.

Mereka juga menyiapkan swab test antigen gratis di rest area KM 19 Tol Jakarta - Cikampek.

Direktur Lalu lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya menyiapkan sejumlah pos pengamanan di ruas tol untuk mengatasi kemacetan menjelang libur Imlek.

Baca Juga:

Aturan Baru Perjalanan Kereta Api, Hasil Swab Antigen Berlaku 1×24 Jam

“Mulai hari Kamis besok, diperkirakan akan ada lonjakan arus penumpang menuju ke arah timur (luar kota),” kata Sambodo kepada wartawan, di Polda Metro Jaya, Rabu (10/2).

Di Kilometer 10, kata Sambodo, untuk mengantisipasi jika terjadi kecelakaan atau kemacetan pihaknya akan melakukan buka tutup.

“Lalu di Kilometer 29 untuk antisipasi bila diperlukan kita siapkan contra flow, baik yang ke arah timur (luar kota) maupun timur ke arah barat (Jakarta),” ujarnya.

Salah seorang warga melakukan tes cepat antigen di salah satu layanan kesehatan di Jakarta. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)
Ilustrasi - Salah seorang warga melakukan tes cepat antigen di salah satu layanan kesehatan di Jakarta. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Selain pos pengamanan, Sambodo menambahkan, Ditlantas Polda Metro Jaya juga menyiapkan swab test antigen gratis di Jalur Tol Jakarta Cikampek Km 19 bagi masyarakat, mulai Kamis (11/2) hingga Minggu (14/2).

Drive thru artinya masyarakat tidak perlu turun dari kendaraan,” jelasnya.

Baca Juga:

Selama PPKM Mikro, Pemerintah Gratiskan Swab Antigen

Pihaknya, kata Sambodo, memberikan kapasitas swab test per harinya hingga 200 orang di rest area Km 19 tol Jakarta-Cikampek.

“Disediakan bagi orang yang ingin melakukan swab antigen gratis,” jelas dia. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Lakukan Tracing, Puluhan Warga Gambir Dites Swab COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ba'asyir Bakal Pulang, Pendukung Diminta Tidak Datang ke Pesantren Al-Mukmin Ngruki
Indonesia
Ba'asyir Bakal Pulang, Pendukung Diminta Tidak Datang ke Pesantren Al-Mukmin Ngruki

Abu Bakar Ba'asyir divonis pada tanggal 16 Juni 2011 dan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara. Pada 2019, sempat ada wacana pemerintah akan memberikan pembebasan bersyarat.

[HOAKS atau FAKTA]: Ijazah Jokowi di UGM Dipertanyakan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ijazah Jokowi di UGM Dipertanyakan

Postingan itu dibuat akun akun Navias Tanjung (fb.com/navias.tanjung.54) dengan dua gambar ijazah dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Minta Pusat Kuliner Muara Karang Disetop, Ketua DPRD Ancam Tempuh Jalur Hukum
Indonesia
Minta Pusat Kuliner Muara Karang Disetop, Ketua DPRD Ancam Tempuh Jalur Hukum

Pembangunan pusat kuliner di lahan zonasi ruang terbuka hijau (RTH) Muara Karang, Jakarta Utara.

Jokowi Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen di 2021
Indonesia
Jokowi Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen di 2021

Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk bekerja lebih keras dan meninggalkan cara-cara kerja yang normatif.

TACB Protes Spanduk Machfud-Mujiaman Tutupi Gedung Cagar Budaya
Indonesia
TACB Protes Spanduk Machfud-Mujiaman Tutupi Gedung Cagar Budaya

"Yang pasti TACB belum mengeluarkan izin rekomendasi terkait hal ini," tegasnya.

Jokowi Dengarkan Paparan Lima Program Tangani Masalah Akibat COVID-19
Indonesia
KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Bupati Bogor Rahmat Yasin
Indonesia
KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Bupati Bogor Rahmat Yasin

Dengan demikian, dia bakal mendekam di sel tahanan hingga 11 Oktober 2020.

Jokowi Usul ke DPR Hapus Pasal Karet di UU ITE
Indonesia
Jokowi Usul ke DPR Hapus Pasal Karet di UU ITE

Mantan Wali Kota Solo ini mengusulkan kepada anggota Parlemen untuk menghapus pasal-pasal karet yang penafsirannya bisa berbeda-beda yang mudah diinterpretasikan secara sepihak.

230.795 Warga DKI Jalani Rapid Test, 8.074 Orang Reaktif COVID-19
Indonesia
230.795 Warga DKI Jalani Rapid Test, 8.074 Orang Reaktif COVID-19

Dengan persentase positif COVID-19 sebesar 4 persen.

TPS Ditutup, Biden Unggul Sementara dari Trump
Dunia
TPS Ditutup, Biden Unggul Sementara dari Trump

Pada pemilu kali ini, perhitungan suara diprediksi bakal lebih lama, karena lebih banyak pemilih yang menggunakan hak pilihnya menggunakan pos.