Polisi Bagi Tiga Klaster Pemeriksaan Selidiki Kebakaran Lapas Tangerang Jenazah korban kebakaran lapas. (MP/ Rizky)

Merahputih.com - Polda Metro Jaya membagi menjadi tiga klaster terkait pemeriksaan saksi kasus kebakaran Lapas Kelas I Tangerang , Banten.

Sudah puluhan orang diperiksa sebagai saksi untuk mengungkap penyebab kebakaran yang menewaskan 44 warga binaan.

"22 saksi sudah dilakukan pemeriksaan. Dibagi menjadi 3 klaster," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Jakarta Timur, Kamis (9/9).

Baca Juga:

41 Napi Tewas di Lapas, Kebijakan Menangani Kejahatan Ringan Harus Diubah

Klaster pertama adalah petugas Lapas yang ketika bertugas saat kebakaran terjadi. Kedua, adalah para warga binaan yang selamat dari kejadian itu.

Klaster ketiga adalah pendamping warga binaan yang juga warga binaan yang sudah mau selesai menjalani hukuman dan memang tahu kejadiannya.

Pemeriksaan saksi untuk mendalami dan menguatkan proses penyelidikan aparat terkait penyebab kebakaran tersebut.

"Apakah betul memang terjadi kebakaran, sumber api dari mana ini kami lakukan pendalaman," ucap Yusri.

Jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang. (Foto: MP/Rizky)
Jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang. (Foto: MP/Rizky Fitrianto)

Diketahui, kebakaran hebat melanda Lapas Kelas I Tangerang Rabu 8 September 2021 pukul 01.50 WIB.

Sebanyak 44 orang menjadi korban tewas akibat kebakaran tersebut. Sementara, 81 orang mengalami luka-luka, di antaranya 73 luka ringan dan delapan luka berat.

Pihak terkait memutuskan bahwa, 41 jenazah yang tewas dilakukan proses identifikasi di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Baca Juga

Vaksin COVID-19 Jadi Syarat Masuk Tempat Ibadah?

Pihak RS pun mendirikan posko Ante Mortem, agar pihak keluarga bisa memberikan data guna mempercepat proses pencocokan identitas.

Api muncul lantaran diduga terjadinya korsleting listrik. Lapas Kelas I Tangerang berisikan 2.072 orang. Lokasi yang terbakar berada di Blok C2 yang dihuni oleh 122 orang. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Berikut Tiga Provinsi dengan Angka Kasus Aktif COVID-19 Harian Tertinggi
Indonesia
Berikut Tiga Provinsi dengan Angka Kasus Aktif COVID-19 Harian Tertinggi

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan Provinsi Papua memiliki angka tertinggi kasus aktif harian, yakni 1.683.

Angka Kematian Bayi di Bandung Masih Tinggi
Indonesia
Angka Kematian Bayi di Bandung Masih Tinggi

Untuk mencegah terjadinya kematian ibu maupun bayi, selama masa kehamilan harus rutin memeriksa kandungan ke dokter. Minimal 4 kali, biar terpantau kondisi ibu dan bayinya.

Pasca OTT KPK, Anak Alex Noerdin Digiring ke Jakarta
Indonesia
Pasca OTT KPK, Anak Alex Noerdin Digiring ke Jakarta

Dodi Reza merupakan anak dari mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin. KPK sedang membawa mereka ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk diperiksa secara intensif.

[HOAKS atau FAKTA]: Makan Pisang Matang Bintik Hitam Tingkatkan Sel Anti-Kanker
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Makan Pisang Matang Bintik Hitam Tingkatkan Sel Anti-Kanker

Beredar informasi di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa pisang berbintik hitam mengandung zat anti-kanker.

Ribuan Sopir Angkot di Bogor Segera Dapat Kompensasi Kenaikan Harga BBM
Indonesia
Ribuan Sopir Angkot di Bogor Segera Dapat Kompensasi Kenaikan Harga BBM

Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bogor sudah mendata 2.200 sopir angkot berkartu tanda penduduk Kota Bogor.

Kronologi CPNS Bakamla Alumnus STAN Meninggal Saat Latihan Bela Negara
Indonesia
Kronologi CPNS Bakamla Alumnus STAN Meninggal Saat Latihan Bela Negara

Rumah Sakit Pusat Angkatan Laut telah mengeluarkan penyebab kematian CPNS Bakamla M Ary Adithya Hasibuan

KPK Dalami Uang Rp1,5 M yang Dibawa Bupati Dodi Alex Noerdin saat Terjaring OTT di Jakarta
Indonesia
KPK Dalami Uang Rp1,5 M yang Dibawa Bupati Dodi Alex Noerdin saat Terjaring OTT di Jakarta

"Kami pastikan nanti akan didalami lebih lanjut melalui pemanggilan para saksi. Segala informasi yang KPK terima akan dikonfirmasi kepada saksi-saksi," kata Plt Juru Bicara KPK Ali dalam keterangannya, Kamis (21/10).

Bos Pinjol Ilegal yang Ditangkap Bareskrim Edit Surat Izin Usaha dari Pemerintah
Indonesia
Bos Pinjol Ilegal yang Ditangkap Bareskrim Edit Surat Izin Usaha dari Pemerintah

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri membekuk warga negara asing asal Tiongkok berinisial WJS.

[HOAKS atau FAKTA]: Anak SD di Afrika Selatan Meninggal Dunia Setelah Vaksin COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anak SD di Afrika Selatan Meninggal Dunia Setelah Vaksin COVID-19

13 anak meninggal tidak berselang lama setelah menerima tembakan vax c-19 di sekolahnya.

 Lonjakan Harga Pangan dan Energi Bisa Picu Kerusuhan Sosial
Dunia
Lonjakan Harga Pangan dan Energi Bisa Picu Kerusuhan Sosial

Lonjakan harga-harga pangan secara tiba-tiba dapat menyebabkan keresahan sosial, seperti yang terjadi pada 2007-2008 dan lagi pada 2011 di 40 negara.