Polisi Amankan Uang Rp730 Juta Saat Penggrebekan Karaoke Executive di BSD Foto: Bareskrim menggrebek Venesia BSD Karaoke Executive terkait dugaan TPPO (dok. istimewa)

MerahPutih.com - Bareskrim Polri mengamankan uang tunai sebesar Rp730 juta dari penggerebekan terhadap Karaoke Executive Venesia di BSD, Tangerang Selatan, Banten, pada Rabu (19/8) malam. Uang itu untu bookingan ladies mulai dari 1 Agustus 2020.

Penggerebekan dilakukan terkait dugaan terjadinya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus eksploitasi seksual selama pandemi COVID-19.

Baca Juga

Bareskrim Polri Gerebek Karaoke di BSD Diduga Perdagangkan Orang

Dari temuan sementara, polisi menemukan bahwa tempat hiburan tersebut menyediakan jasa prostitusi dengan tarif Rp 1,1 juta-1,3 juta per voucher. Menurut polisi, tempat hiburan tersebut diketahui telah beroperasi sejak awal Juni 2020.

"Perempuan yang bekerja di Venesia BSD Karaoke berasal dari Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur sebanyak 47 orang," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada wartawan, Kamis (20/8).

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo (kanan) memimpin penggerebekan karaoke eksekutif Venesia BSD di Serpong Sub District, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (19/8/2020) malam. Tempat hiburan malam itu diduga melakukan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus eksploitasi seksual pada masa pandemi COVID-19. (ANTARA/ HO-Dittipidum Bareskrim Polri)
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo (kanan) memimpin penggerebekan karaoke eksekutif Venesia BSD di Serpong Sub District, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (19/8/2020) malam. Tempat hiburan malam itu diduga melakukan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus eksploitasi seksual pada masa pandemi COVID-19. (ANTARA/ HO-Dittipidum Bareskrim Polri)

Wanita-wanita itu ditarif Rp 3,3 juta oleh pengelola tempat karaoke untuk jasa berhubungan badan.

"Venesia BSD Karaoke Executive menyediakan perempuan untuk dapat berhubungan badan dengan tarif Rp 1,1 juta sampai Rp 1,3 juta per voucher dikali 3 voucher," ujar Argo.

Argo mengatakan sebanyak 47 pemandu lagu yang diamankan berstatus korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO). "Bermoduskan eksploitasi seksual pada masa pandemi COVID-19," imbuh dia.

47 wanita tersebut berasal dari berbagai daerah, di antaranya dari Jakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Timur. Usai dilakukan tes rapid Corona, para wanita itu dibawa ke Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi juga mengamankan 7 orang yang berperan sebagai muncikari. Selain itu, 3 orang kasir, 1 orang supervisor, 1 orang manager operasional, dan 1 orang general manager Venesia BSD Karaoke Executive, turut diamankan.

Baca Juga

KPK Ikut Gelar Perkara Kasus Penghapusan Red Notice Kalau Diundang Bareskrim

Argo menerangkan lebih lanjut, polisi menyita beberapa barang bukti di Venesia BSD Karaoke Executive, di antaranya kuitansi 2 bundel, voucher ladies 1 bundel per 19 Agustus 2020, uang tunai Rp 730 ribu sebagai uang booking-an perempuan pemandu lagu, 12 kotak alat kontrasepsi, 1 bundel form penerimaan wanita pemandu lagu, 1 bundel absensi wanita pemandu lagu, 14 baju kimono sebagai kostum para pemandu lagu.

Argo menyebut Venesia BSD Karaoke Executive sudah beroperasi sejak Juni lalu. Polisi masih menyelidiki dan mendalami kasus ini. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Demo Tolak Omnibus Law di DPR, Buruh Khawatir Kehilangan Pekerjaan
Indonesia
Demo Tolak Omnibus Law di DPR, Buruh Khawatir Kehilangan Pekerjaan

Penggunaan tenaga kerja asing sekarang sudah tidak ada lagi pembatasan.

Usai Divaksin, Ketum Kadin Merasa Nyaman
Indonesia
Usai Divaksin, Ketum Kadin Merasa Nyaman

Presiden Joko Widodo dan beberapa tokoh, hari ini, mengawali program vaksinasi dengan menjadi orang yang pertama melakukan vaksinasi COVID-19 menggunakan vaksin Sinovac.

Pelarangan Kantong Plastik di Jakarta, IKAPPI Minta Pemprov Sediakan Alternatif
Indonesia
Pelarangan Kantong Plastik di Jakarta, IKAPPI Minta Pemprov Sediakan Alternatif

Pemprov DKI Jakarta belum maksimal dalam melaksanakan sosialisasi tentang bahaya dan larangan kantong plastik sekali pakai kepada pelaku usaha dan masyarakat.

Pasien RS Darurat Wisma Atlet Turun Drastis, Tenaga Kesehatan Liburan ke Dufan
Indonesia
Pasien RS Darurat Wisma Atlet Turun Drastis, Tenaga Kesehatan Liburan ke Dufan

Tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran mendapat fasilitas liburan di Dunia Fantasi (Dufan) Ancol, Pademangan, Jakarta Utara pada Senin (12/4).

Ahli Pidana Korupsi UI Diperiksa Polisi Terkait Kasus Maria Lumowa
Indonesia
Ahli Pidana Korupsi UI Diperiksa Polisi Terkait Kasus Maria Lumowa

Pasalnya, Polri tengah merampungkan berkas.

Klinik Aborsi Ilegal Cari Pelanggan Lewat Medsos, Polri Gandeng Kemenkominfo
Indonesia
Klinik Aborsi Ilegal Cari Pelanggan Lewat Medsos, Polri Gandeng Kemenkominfo

Penawaran jasa aborsi ilegal di klinik aborsi Jalan Percetakan Negara III, Jakarta Pusat dikakukan lewat internet.

Wapres Sampaikan Dukacita Jatuhnya Sriwijaya Air dan Longsor Sumedang
Indonesia
Wapres Sampaikan Dukacita Jatuhnya Sriwijaya Air dan Longsor Sumedang

Pesawat Sriwijaya diperkirakan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Begini Anggaran Pemulihan Ekonomi di 2021
Indonesia
Begini Anggaran Pemulihan Ekonomi di 2021

Sementara itu, realisasi anggaran PEN 2020 hingga akhir 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp579,78 triliun atau 83,4 persen dari pagu Rp695,2 triliun.

Cara Sudin Bina Marga Jakarta Pusat Atasi Banjir di Jalan Raya
Indonesia
Cara Sudin Bina Marga Jakarta Pusat Atasi Banjir di Jalan Raya

Ada tiga jalan raya yang menjadi prioritas Sudin Bina Marga dalam penanganan banjir ialah di Jalan Mas Mansyur, Gereja Ayam, dan Cempaka Putih.

Update COVID-19 Rabu (13/1): Pasien Sembuh Berjumlah 703.464
Indonesia
Update COVID-19 Rabu (13/1): Pasien Sembuh Berjumlah 703.464

Mereka dinyatakan sembuh setelah mendapatkan hasil dua kali negatif dalam pemeriksaan laboratorium polymerase chain reaction (PCR)