Polisi Akui Larang Pengibaran Bendera Merah Putih di PIK Tangkapan layar aparat gabungan melarang pengibaran bendera di kawasan PIK (ist)

Merahputih.com - Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Guruh Arif Darmawan buka suara terkait viralnya video di media sosial soal dugaan pelarangan pengibaran bendera merah putih di kawasan Pantai Indak Kapuk (PIK).

"Saya ingin meluruskan, kami tegaskan sekali lagi yang dilarang itu adalah kerumunannya. Karena kami tidak ingin adanya kluster baru," kata Guruh dalam keterangannya, Rabu (18/8).

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Kulit Alami Kerusakan Jika Minum Air Terlalu Banyak

Guruh menegaskan lokasi yang dipilih untuk pengibaran bendera merah putih dinilai kurang tepat. Dikhawatirkan pengibaran dapat menimbulkan kerumunan.

"Kita bukannya melarang mereka untuk mengibarkan bendera. Itu salah. Kalau mereka dibiarkan mengibarkan bendera di sana, pasti akan menimbulkan kerumunan. Inilah yang kita hindari," terangnya.

Guruh tak ingin hal itu membuat angka COVID-19 naik lagi. "Kita mengantisipasi hal tersebut," jelas Guruh alumni AKPOL 1995 ini.

Sekedar informasi, beredar di media sosial terkait adanya aksi pengibaran bendera merah putih di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) yang dihadang aparat kepolisian.

Pengibaran bendera tersebut rencananya akan dikibarkan organisasi masyarakat (ormas) Laskar Merah Putih (LMP) di Jembatan PIK.

Baca Juga:

Ancol Tetap Buka saat Libur Lebaran, Pengunjung Dibatasi

Pada Selasa (17/8) kemarin sekitar pukul 09.00 WIB, sejumlah aparat polisi dan TNI memblokade area jembatan PIK tersebut.

Para anggota ormas kemudian menyayangkan aksi penghadangan yang dilakukan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anak Buah Terlibat Dugaan Suap Minyak Goreng, Ini Respons Mendag Lutfi
Indonesia
Anak Buah Terlibat Dugaan Suap Minyak Goreng, Ini Respons Mendag Lutfi

Merespons hal tersebut, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menegaskan Kementerian Perdagangan (Kemendag) tetap dan terus mendukung proses hukum yang dilakukan Kejaksaan Agung terkait dugaan gratifikasi atau suap pemberian izin penerbitan ekspor minyak goreng.

Optimalkan Kesembuhan Sinta, RS Polri Bentuk Tim Berisikan Ahli dan Pakar
Indonesia
Optimalkan Kesembuhan Sinta, RS Polri Bentuk Tim Berisikan Ahli dan Pakar

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan mengungkapkan, dalam kolaborasi tersebut dibentuk tim yang berisikan para ahli dan pakar di bidang medisnya masing-masing.

Ribuan Ibu Hamil di DIY Terpapar COVID-19, 67 Orang Meninggal Dunia
Indonesia
Ribuan Ibu Hamil di DIY Terpapar COVID-19, 67 Orang Meninggal Dunia

Sebanyak 1.498 ibu hamil di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terpapar COVID-19. Dari jumlah tersebut, 67 orang meninggal dunia karena terpapar virus mematikan ini.

Jokowi Minta Pasien Omicron Isoman di Rumah
Indonesia
Jokowi Minta Pasien Omicron Isoman di Rumah

"Yang paling penting meminimalkan kontak ini akan mencegah penyebaran yang lebih luas. Ketika hasil tes PCR saudara positif tanpa ada gejala, silakan melakukan isolasi mandiri di rumah selama 5 hari," ujar Jokowi.

Pemerintah Didesak Hentikan Istimewakan Importir Alat Swab Antigen dan PCR
Indonesia
Pemerintah Didesak Hentikan Istimewakan Importir Alat Swab Antigen dan PCR

Pemerintah lebih mengutamakan produsen alkes dalam negeri yang harganya jauh lebih murah dan kualitasnya sangat baik serta telah memiliki sertifikat halal.

Penanganan Wabah PMK, Kementan Ajukan Anggaran Rp 4,6 Triliun
Indonesia
Penanganan Wabah PMK, Kementan Ajukan Anggaran Rp 4,6 Triliun

Pemerintah terus berupaya menekan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

DPR Imbau Jemaah Haji Indonesia Fokus Jaga Stamina
Indonesia
DPR Imbau Jemaah Haji Indonesia Fokus Jaga Stamina

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mengimbau kepada jemaah haji Indonesia untuk fokus mempersiapkan diri sebaik-baiknya.

AS Kirim Peralatan Perang Senilai Rp 11,48 Triliun ke Ukraina
Dunia
AS Kirim Peralatan Perang Senilai Rp 11,48 Triliun ke Ukraina

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengumumkan bantuan tambahan berupa peralatan militer senilai 800 juta dolar AS (Rp 11,48 triliun) bagi Ukraina.

Jakarta bakal Dilanda Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Warga Diminta Waspada
Indonesia
Jakarta bakal Dilanda Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Warga Diminta Waspada

"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem," tulis BPBD DKI Jakarta melalui akun twitter @BPBDJakarta, Minggu (31/10)

Survei LSI: Elektabilitas Prabowo Masih Tinggi, Belum Tergoyahkan Sejak 1,5 Tahun Lalu
Indonesia
Survei LSI: Elektabilitas Prabowo Masih Tinggi, Belum Tergoyahkan Sejak 1,5 Tahun Lalu

Fetra mengatakan hasil elektabilitas ini juga menandakan elektabilitas Prabowo belum tergoyahkan sejak 1,5 tahun lalu.