Polisi Agendakan Periksa Permadi Terkait Dugaan Upaya Revolusi Permadi Satrio Wiwoho

MerahPutih.com - Polisi mengagendakan pemeriksaan terhadap Permadi Satrio Wiwoho terkait laporan terhadapnya atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Tranksaksi Elektronik. Surat panggilan telah dilayangkan pada (11/5).

"Di Polda Metro Jaya juga ada berkaitan dengan UU ITE, jadi surat panggilan sudah dilayangkan oleh Krimsus (Direktorat Reserse Kriminal Khusus)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (15/5).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono

Meski begitu, belum dipastikan apakah politisi Partai Gerindra itu akan memenuhi panggilan atau tidak. Kepolisian masih menunggu konfirmasi Permadi yang merupakan saksi terlapor itu.

"Masih menunggu. Masih belum mendapatkan informasi," katanya.

Untuk diketahui, Permadi dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait pernyataannya soal 'revolusi'. Setidaknya ada beberapa laporan terhadap dia, pertama dibuat oleh seorang pengacara bernama Fajri Safi'i, namun laporannya digabung dengan laporan yang dibuat oleh polisi atau laporan tipe A.

Laporan selanjutnya dibuat politisi PDI Perjuangan Stefanus Asat Gusma atas tuduhan dugaan upaya makar. Laporan itu diterima dengan nomor: LP/2885/V/2019/Dit.Reskrimum tanggal 10 Mei 2019.

 Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Permadi. (MP/Ponco Sulaksono)
Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Permadi. (MP/Ponco Sulaksono)

Yang terakhir laporan dibuat Ketua Yayasan Bantuan Hukum Kemandirian Jakarta, Josua Victor. Permadi juga dilaporkan atas dugaan perbuatan makar dengan nomor laporan LP/2890/V/2019/Dit.Reskrimum tanggal 10 Mei 2019. (Knu)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH