Polemik "Soeharto Guru Korupsi" PSI Usul Debat Capres Soal Warisan Orde Baru Sekjen PSI, Raja Juli Antoni. (Foto: Dok.psi.id)

MerahPutih.Com - Sekjen Partai Solidaritas Indoneaia (PSI) Raja Juli Antoni mengusulkan agar Komisi Pemilihan Umum KPU menggelar debat Capres-Cawapres bertema Warisan Orde Baru (Orba) di Pilpres 2019.

Hal tersebut bertujuan agar masyarakat melek politik khususnya terkait pemerintahan orba.

"Usulan itu jauh lebih mendidik masyarakat secara politik, daripada berkilah bahwa Soeharto bukan simbol KKN, Soeharto bukan guru korupsi," kata Raja Juli dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (4/12).

Pengurus Partai Berkarya bersama sang Ketua Umum Tommy Soeharto
Para pengurus pusat Partai Berkarya bersama Ketua Umum Tommy Soeharto (tengah) dalam sebuah kegiatan partai di Jakarta. Partai Berkarya secara tegas akan mengusung Soeharto dalam kampanyenya (Foto:Ist)

Lebih lanjut, kata dia menjelang Hari Anti Korupsi Sedunia, 9 Desember 2018, debat warisan orba perlu dilakukan untuk mengungkap diskursus 'korupsi stadium 4' yang dipidatokan Capres Prabowo di mata asing.

"Saya dan mungkin Mas Basarah akan siap jika diajak berdebat tentang 'warisan orde' yang dipuja-puji kubu Pak Prabowo-Sandi daripada kita menjadi 'dokter' yang menyalahkan data KPK tentang korupsi orde baru," tambahnya.

Pernyataan Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah yang menyebut Soeharto Guru Korupsi berbuntut panjang. Sejumlah pihak melaporkan Basarah ke Bareskrim Mabes Polri dan Polda Metro Jaya. Salah satunya berasal dari seorang mantan anggota DPR bernama Anhar, melaporkan Basarah ke Bareskrim, Senin (3/12) kemarin.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Wiranto Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Kejar Pelaku KKB Papua

Kredit : fadhli


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH