Polemik Revisi Kenaikan UMP DKI 5,1 Persen, Komisi B Panggil Anak Buah Anies Buruh menggeruduk kantor Balai Kota DKI, Jakarta Pusat pada Rabu (8/12). (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Legislator Kebon Sirih menilai revisi upah minimum provinsi (UMP) DKI tahun 2022 membuat gaduh masyarakat.

Atas hal itu, DPRD bakal memanggil Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) DKI Andri Yansyah.

Pemanggilan tersebut untuk menanyakan apa yang menjadi dasar bertambahnya nominal pengupahan karyawan DKI tahun depan yang awalnya ditetapkan 0,85 persen atau Rp 38 ribu kini direvisi menjadi 5,1 persen atau naik Rp 225.667.

"Nanti kami Komisi B bakal panggil lagi untuk tanya dasar revisinya," ujar Sekretaris Komisi B DPRD DKI dari fraksi PDIP Pandapotan Sinaga di Creative Hall, MBLOC Space, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Rabu (21/12).

Baca Juga:

Anies Revisi Kenaikan UMP, PDIP Pertanyakan Apa Kerjaan TGUPP

Pandapotan mengatakan, ia juga baru mendapatkan laporan bahwa Gubernur Anies Baswesan akan merevisi lagi UMP DKI tahun depan. Informasi itu ia dapatkan setelah menghubungi Kepala Disnakertransgi DKI Andri.

"Saya kemarin itu telepon Dinas Tenaga Kerja, malah akan ada revisi lagi," paparnya.

Dengan cepat berubahnya penetapakan UMP ini, ia menilai, Anies hanya membuat gaduh masyarakat. Pandapotan pun memandang pengupahan DKI tidak ada kepastian hukum.

"Jadi saya pikir Anies ini mau menciptakan kegaduhan terhadap rakyatnya. Kenapa begitu, karena itu akan menciptakan suasana tidak kondusif antara pengusaha dengan buruh," tuturnya.

Baca Juga:

Cara Pemerintah Cegah Terjadinya Penumpukan di Pintu Masuk Indonesia

Ia menilai, memang ada pelaku usaha yang mampu mengikuti aturan kenaikan UMP sebanyak 5,1 persen itu. Tapi, ada banyak juga pengusaha yang tak mampu bayar dengan angka tersebut. Mengingat saat ini perekonomian masih dalam kondisi pandemi COVID-19.

"Tapi bagaimana dengan pengusaha yang tidak mampu? Kan dasar pergub ini kan buat semua tenaga kerja," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Gerindra Sebut Keputusan Anies Naikkan UMP DKI 5,1 Persen Perlu Diapresiasi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Aturan Baru Naik Kereta Api, Wajib Sudah Divaksin dan Bebas COVID-19
Indonesia
Aturan Baru Naik Kereta Api, Wajib Sudah Divaksin dan Bebas COVID-19

PT KAI menyampaikan informasi terkait syarat calon penumpang kereta api jarak jauh selama PPKM diberlakukan hingga 9 Agustus mendatang.

Ketua DPRD Kota Bekasi Akui Dapat Uang Rp 200 Juta dari Anak Buah Rahmat Effendi
Indonesia
Ketua DPRD Kota Bekasi Akui Dapat Uang Rp 200 Juta dari Anak Buah Rahmat Effendi

Usai diperiksa KPK, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengaku diserahkan uang senilai Rp 200 juta oleh Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan Kota Bekasi, Jumhana Lutfi.

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Diberi Gelar Pahlawan Internasional
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Diberi Gelar Pahlawan Internasional

eredar di media sosial Facebook sebuah foto yang menampilkan saat Anies Baswedan tengah bersalaman dengan Presiden Jokowi, disertakan pula narasi bahwa Anies meraih gelar Pahlawan Internasional.

Lampu Penerangan Jalan dan Billboard di Sleman Dimatikan Selama PPKM Darurat
Indonesia
Lampu Penerangan Jalan dan Billboard di Sleman Dimatikan Selama PPKM Darurat

Pemerintah Kabupaten Sleman, DIY punya cara unik untuk menertibkan warga yang masih membandel selama PPKM Darurat diterapkan.

19 Hari Penerapan Ganjil Genap di Jakarta, 5.131 Kendaraan Ditilang
Indonesia
19 Hari Penerapan Ganjil Genap di Jakarta, 5.131 Kendaraan Ditilang

Para pengendara kendaraan bermotor di DKI Jakarta belum sepenuhnya mematuhi aturan ganjil genap. Buktinya, 5.131 kendaraan mendapat sanksi tilang.

Kemenkes Jamin Data di PeduliLindungi Tak Bakal Diakses Aplikasi Mitra
Indonesia
Kemenkes Jamin Data di PeduliLindungi Tak Bakal Diakses Aplikasi Mitra

Kementerian Kesehatan resmi mengintegrasikan API scan QR code PeduliLindungi dengan 15 aplikasi digital di Indonesia.

Panglima Rombak Pati TNI, Dua Pangdam Hingga Danpaspampres Diganti
Indonesia
Panglima Rombak Pati TNI, Dua Pangdam Hingga Danpaspampres Diganti

Jeffry dipercaya untuk mengemban jabatan baru sebagai Pangkogabwilhan III

Pemkot Tangerang Tegaskan Vaksin Booster Digratiskan
Indonesia
Pemkot Tangerang Tegaskan Vaksin Booster Digratiskan

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melaksanakan vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster pada Rabu (12/1) lusa.

Mahkamah Agung AS Larang Aborsi, Biden Sebut Hari yang Menyedihkan
Dunia
Mahkamah Agung AS Larang Aborsi, Biden Sebut Hari yang Menyedihkan

Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) membatalkan hak konstitusional perempuan untuk aborsi atau dikenal "Roe v Wade", Jumat (24/6) kemarin.

Polri Terjunkan Densus 88 Amankan PON dari Serangan Kelompok Separatis
Indonesia
Polri Terjunkan Densus 88 Amankan PON dari Serangan Kelompok Separatis

"Minggu depan (pasukan ditambah) saat operasi Pam PON diselenggarakan 18 September mendatang. Seluruh unsur kepolisian akan terlibat," ujar Imam dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (10/9).