Polemik Obat Cacing Ivermectin Saat COVID-19 Melonjak Ivermectin. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Di tengah melonjaknya kasus COVID-19 di Indonesia, kembali muncul polemik obat untuk diberikan pada pasien COVID-19. Di awal pandemi, favipiravir atau yang bekenya avigan dan klorokuin pernah menjadi sorotan. Klorokuin umumnya digunakan untuk malaria di wilayah Indonesia timur.

Kini, polemik juga muncul setelah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, PT Indofarma akan memproduksi Ivermectin dengan kapasitas 4 juta per bulannya. Erick menyebut dengan Ivermectin, diharapkan lonjakan kasus COVID-19 bisa ditangani.

Rencana penggunaan Ivermectin untuk terapi COVID-19 mendapat sorotan tenaga kesehatan karena Ivermectin masih dalam tahap uji klinik di sejumlah rumah sakit. Saat ini, Ivermectin dalam tahap penelitian di Balitbangkes dan bekerja sama dengan beberapa rumah sakit, termasuk di antaranya RS di bawah Kementerian Pertahanan.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Air Rebusan Belimbing Wuluh Jadi Obat COVID-19

Badan Pengawas Obat dan Makanan menegaskan, Ivermectin kaplet 12 mg terdaftar di Indonesia untuk indikasi infeksi kecacingan (Strongyloidiasis dan Onchocerciasis). Ivermectin diberikan dalam dosis tunggal 150-200 mcg/kg Berat Badan dengan pemakaian 1 (satu) tahun sekali. Ivermectin merupakan obat keras yang pembeliannya harus dengan resep dokter dan penggunaannya di bawah pengawasan dokter.

Dalam pernyataanya BPOM menyebutkan, data uji klinik yang cukup untuk membuktikan khasiat Ivermectin dalam mencegah dan mengobati COVID-19 hingga saat ini belum tersedia. Dengan demikian, Ivermectin belum dapat disetujui untuk indikasi tersebut.

Ivermectin yang digunakan tanpa indikasi medis dan tanpa resep dokter dalam jangka waktu panjang dapat mengakibatkan efek samping, antara lain nyeri otot/sendi, ruam kulit, demam, pusing, sembelit, diare, mengantuk, dan Sindrom Stevens-Johnson.

"Produksi Ivermectin untuk pengobatan pada manusia di Indonesia masih baru," tulis BPOM.

Politisi Senayan yang juga Anggota Komisi VI DPR RI Mukhtarudin dan pernah terkonfirmasi positif COVID-19 pada 10 April 2021, kemudian diisolasi di RS Abdi Waluyo pada 11 April 2021 dengan gejala ringan, tanpa batuk, tanpa sesak nafas, dan tanpa demam namu mengalami kehilangan indra penciuman, mengaku mendapatberagam obat mulai dari vitamin hingga Ivermectin.

Ia mengungkapkan, obat Ivermectin bagus untuk membantu terapi pasien agar sembuh dari COVID-19. Ivermectin dikonsumsi oleh Mukhtarudin selama kurang lebih lima hari saat menjalani isolasi mandiri di RS Abdi Waluyo.

"Saat menerima obat Ivermectin, saya kemudian searching untuk mengetahui jenis dan khasiatnya apa? Ternyata ini adalah obat cacing dan saya konsumsi saja. Tentu dengan pengawasan dokter, karena saya berpikiran mungkin ada bakteri atau virus yang dapat diatasi dengan obat ini," ujarnya.

Namun, Mukhtarudin mengimbau masyarakat untuk menghormati keputusan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait Ivermectin yang diproduksi oleh PT Indofarma Tbk tersebut.

"Pertama, kita menghormati keputusan BPOM sebagai lembaga yang relevan bahwa ini boleh digunakan untuk pengobatan COVID-19. Yang kedua, tentu yang namanya dokter sudah memberikan resep itu pasti ada manfaat, terhadap yang saya derita dan saya mengkonsumsi Ivermecetin dan hampir orang tanpa gejala (OTG) dan dikasih Ivermectin dan sembuh." ujar Mukhtarudin.

Dukungan adanya obat murah bagi pasien COVID-19, didukung Deputi Kampanye Publik Said Aqil Siroj (SAS) Institute Endang Tirtana dan mengingatkan kepada pemerintah untuk mewaspadai adanya mafia obat di tengah pandemi COVID-19. Termasuk perlu pengawasan ketat dalam distribusi Ivermectin.

Wisma Atlet. (Foto: Antara)
Wisma Atlet. (Foto: Antara)

Obat terapi COVID-19 itu diharapkan dapat memberikan kecepatan penyembuhan pada masyarakat yang tengah melakukan isolasi mandiri. Keberadaan obat terapi COVID-19 itu harus mudah ditemukan.

"Obat terapi ini harapannya bisa mempercepat penyembuhan mereka yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Sehingga beban tenaga medis dan rumah sakit dapat berkurang, dan nyawa masyarakat dapat lebih banyak diselamatkan," jelasnya.

Menteri BUMN Erick Thohir menekankan bahwa obat Ivermectin produksi PT Indofarma Tbk untuk terapi penanganan COVID-19, bukan obat COVID-19. {ihaknya terus melakukan komunikasi intensif kepada Kementerian Kesehatan, karena dari studi yang ada Ivermectin ini dianggap bisa membantu terapi pencegahan dan harganya sangat murah.

"Ivermectin merupakan obat keras dan harus digunakan dengan resep serta pengawasan dokter, sehingga tidak boleh asal-asalan dalam mengonsumsinya," ujarnya. (Asp)

Baca Juga:

Membedakan Vaksin, Antibodi dan Obat COVID-19

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Janji Bangun Rumah Bagi Keluarga Nanggala-402
Indonesia
Jokowi Janji Bangun Rumah Bagi Keluarga Nanggala-402

Ketua DPR Puan Maharani mengatakan mendukung pemerintah dalam proses pencarian jenazah para korban kapal selam KRI Nanggala-402.

KPK Periksa Azis Syamsuddin
Indonesia
KPK Periksa Azis Syamsuddin

"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SRP," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (7/5).

Update COVID-19 KPK: 44 Orang Positif, 19 Orang Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 KPK: 44 Orang Positif, 19 Orang Sembuh

KPK mengungkapkan sebanyak 44 orang yang terdiri dari unsur pegawai dan nonpegawai serta tahanan dinyatakan positif COVID-119.

TPU Tegal Alur Sisakan Lahad untuk Jenazah Pasien COVID-19 Nonmuslim
Indonesia
TPU Tegal Alur Sisakan Lahad untuk Jenazah Pasien COVID-19 Nonmuslim

Saat ini, jenazah COVID-19 yang agama muslim telah dimakamkan ke TPU Serengseng Sawah

Wadirintel Polda Jatim Minta Gatot Nurmantyo Turun dari Atas Panggung Saat Acara KAMI
Indonesia
Wadirintel Polda Jatim Minta Gatot Nurmantyo Turun dari Atas Panggung Saat Acara KAMI

Wadirintel Polda Jatim, AKBP Iwan Kurniawan meminta, Gatot untuk segera turun.

KPK Sita Enam Aset Tanah Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah
Indonesia
KPK Sita Enam Aset Tanah Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK disebut peran Agung sebagai pemberi suap kepada Nurdin Abdullah

15 Pasar Tradisional Ditutup, Pedagang Dipersilakan Ajukan Pembebasan Retribusi
Indonesia
15 Pasar Tradisional Ditutup, Pedagang Dipersilakan Ajukan Pembebasan Retribusi

Sebanyak 15 pasar tradisional non-esensial di Solo, Jawa Tengah ditutup selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada 3-20 Juli.

UGM Bagikan 11.000 Alat Rapid Test RI-GHA
Indonesia
UGM Bagikan 11.000 Alat Rapid Test RI-GHA

RI GHA merupakan singkatan dari Republik Indonesia-Gadjah Mada Hepatika Airlangga.

Buat Konsultasi, PCR dan Obat Gratis, Pasien COVID-19 di Jakarta Bisa Gunakan 11 Telemedicine
Indonesia
Buat Konsultasi, PCR dan Obat Gratis, Pasien COVID-19 di Jakarta Bisa Gunakan 11 Telemedicine

Melalui layanan ini, rumah sakit bisa melakukan skrining awal untuk pasien dengan gejala sedang/berat termasuk pemberian paket obatnya melalui fasilitas pelayanan kefarmasian yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan.

Pemkot Bandung Kewalahan Kuburkan Jenazah COVID-19
Indonesia
Pemkot Bandung Kewalahan Kuburkan Jenazah COVID-19

Tadjudin mencatat, sudah ada 1.723 liang lahat atau 6.892 meter persegi lahan yang terpakai di TPU Cikadut. Sedangkan Pemkot Bandung menyiapkan lahan seluas 2 hektar khusus untuk pemakaman kasus COVID-19.