Polemik Celeng Vs Banteng di PDIP, Aria Bima: Kader Jangan Kebablasan Kader senior PDIP, Aria Bima. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Sejumlah pihak mulai menampakkan diri mendukung Ganjar Pranowo maju sebagai Capres 2024. Bahkan, sejumlah kader PDIP pun sudah ada yang memberikan dukungan.

Hal itu membuat geram Ketua DPD PDIP Jateng Bambang 'Pacul' Wuryanto yang menyebut pendukung deklarasi Ganjar Capres 2024 bukankah Banteng, tetapi celeng.

Baca Juga

Kader PDIP Berhak Dukung Ganjar Meski Tidak Direstui Megawati

Pertikaian itu mendapatkan tanggapan dari kader senior PDIP, Aria Bima yang menilai masalah tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. Ia pun meminta pada kader PDIP untuk tidak kebablasan dalam menyikapi dinamika politik.

"Masalah itu tidak perlu dibesar-besarkan. Saya kira semua tetap sepakat kembali pada keputusan ketua umum soal itu (capres PDIP,)" kata Aria, Kamis (14/10).

Dikatakannya, kondisi tersebut adalah sebuah dinamika menjelang pemilu. Namun, ia mengingatkan agar para kader untuk tidak kebablasan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Dinamika politik itu hal biasa, tetapi jangan kebablasan," kata dia.

Aria Bima. Foto: MerahPutih/Fachruddin Chalik

Aria yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi 6 DPR mengingatkan pada semua kader PDIP agar fokus dalam menangani pandemi COVID-19. Apalagi ada ancaman munculnya gelombang tiga corona awal tahun.

"Para kader untuk tetap tenang. Kita percayakan semua pada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bakal menentukan pilihan capres dengan bijak," kata dia

Ia menegaskan Ketum Megawati sangat berpengalaman soal itu. Apalagi sudah pernah merasakan dipimpin Soeharto pernah menjadi presiden dan menjadikan kadernya sebagai presiden, Jokowi.

"Itulah kenapa beliau mendapatkan mandat dari kongres untuk menentukan calon presiden," kata dia.

Diketahui, Ketua DPP sekaligus Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengomentari Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Purworejo, Albertus Sumbogo dan kawan-kawan yang mendeklarasikan dukungan untuk Ganjar Pranowo.

Menurutnya, kader PDIP harus patuh kepada ketua umum. Bambang menyebut kader yang tidak ikut barisan ketua umum bukanlah banteng, melainkan celeng. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Isu Banteng Vs Celeng Berpotensi Digoreng Lawan Politik PDIP Sampai Kering

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Komisi II Belum Terima Hasil Konsolidasi Kemendagri-KPU Soal Jadwal Pemilu
Indonesia
Komisi II Belum Terima Hasil Konsolidasi Kemendagri-KPU Soal Jadwal Pemilu

Sekarang dibilang pemerintah sepakat, sepakat dengan siapa?

Layanan Telemedicine COVID-19 Diperluas ke Wilayah Bodetabek
Indonesia
Layanan Telemedicine COVID-19 Diperluas ke Wilayah Bodetabek

Paling tidak, ada 11 platform telemedicine di Indonesia yang bekerjasama dengan Kemenkes diantaranya Halodoc, YesDok, Alodokter, Klik Dokter, SehatQ, Good Doctor, Klinikgo, Link Sehat, Milvik, Prosehat dan Getwell.

[HOAKS atau FAKTA]: Tim Medis Lupa Jenis Vaksin yang Diberikan, Sertifikat Harus Disimpan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tim Medis Lupa Jenis Vaksin yang Diberikan, Sertifikat Harus Disimpan

Beredar sebuah postingan dari akun Facebook Eddy Hartono dengan klaim bahwa sertifikat vaksin melalui WhatsApp harus disimpan.

Kisruh SBM ITB dan Rektorat ITB, Rektor Jamin Tidak Ada Dosen Mogok Mengajar
Indonesia
Kisruh SBM ITB dan Rektorat ITB, Rektor Jamin Tidak Ada Dosen Mogok Mengajar

"Mohon maaf sebesar-besarnya kepada publik bahwa kami membuat sedikit keributan di ruang publik, mohon maaf," kata Rektor ITB

Kasus Bupati Probolinggo, KPK Garap Wabup Timbul Prihanjoko
Indonesia
Kasus Bupati Probolinggo, KPK Garap Wabup Timbul Prihanjoko

Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap Wakil Bupati Probolinggo Ahmad Timbul Prihanjoko.

Menteri Sandiaga Ultimatum Pemilik Usaha Jangan Ketok Harga ke Pemudik
Indonesia
Menteri Sandiaga Ultimatum Pemilik Usaha Jangan Ketok Harga ke Pemudik

Musim libur Lebaran sebentar lagi. Sejumlah obyek wisata terutama di luar Jabodetabek diprediksi bakal ramai pengunjung.

Pembukaan Kafe dan Resepsi Pernikahan di Bandung Diperketat
Indonesia
Pembukaan Kafe dan Resepsi Pernikahan di Bandung Diperketat

Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bandung memperketat cafe dan tempat atau gedung resepsi pernikahan dalam rangka pencegahan meluasnya penularan virus corona.

Sambut HUT Kemerdekaan Ke-76 RI, Pemkot Bandung Gelar Tadarus Virtual
Indonesia
Sambut HUT Kemerdekaan Ke-76 RI, Pemkot Bandung Gelar Tadarus Virtual

Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia, Pemerintah Kota Bandung kembali menggelar acara tadarus Alquran bagi ASN secara virtual.

Kondisi Membaik, Yahya Waloni Bakal Dikembalikan ke Rutan Bareskrim
Indonesia
Kondisi Membaik, Yahya Waloni Bakal Dikembalikan ke Rutan Bareskrim

Kepala Rumah Sakit (RS) Polri Brigjen Asep Hendradiana memastikan kondisi Yahya Waloni saat ini berangsur membaik.

Pasien Positif COVID-19 Kamis (30/12) Bertambah 189 Orang
Indonesia
Pasien Positif COVID-19 Kamis (30/12) Bertambah 189 Orang

Indonesia sendiri dalam waktu dekat akan segera mendapatkan obat COVID-19