Polda Sumsel Tetapkan 29 Orang dan Satu Korporasi Sebagai Tersangka Karhutla Ilustrasi Karhutla (Antaranews)

Merahputih.com - Polda Sumatera Selatan sudah menetapkan 29 orang dan satu korporasi sebagai tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Tersangka yang diamankan dari sejumlah daerah rawan Karhutla seperti Kabupaten Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Kabupaten Ogan Komering Ilir salah satu di antaranya dari pihak perusahaan perkebunan," ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi, di Palembang, Jumat (4/10).

Baca Juga

99 Persen Penyebab Karhutla Ulah Manusia

Dia menjelaskan, selama tiga bulan ini telah dilakukan penegakan hukum 21 laporan polisi yang melibatkan 30 tersangka dari masyarakat/petani dan satu di antaranya pihak korporasi yang memiliki lahan konsesi di Kabupaten Musi Banyuasin.

Tersangka tersebut diduga melakukan pembakaran secara sengaja dan lalai menjaga lahan yang dimilikinya sehingga mengakibatkan terjadi kebakaran areal hutan produksi 1.745 hektare dan 40 hektare lebih lahan perkebunan rakyat.

Karhutla
Kebakaran hutan dan lahan. Foto: ANTARA

Berdasarkan barang bukti yang dikumpulkan penyidik di lokasi lahan yang terbakar, keterangan saksi masyarakat sekitar dan saksi ahli, tersangka yang dijerat dengan pelanggaran Undang-Undang Lingkungan Hidup dan Kehutanan berkas perkaranya bisa segera diajukan ke penuntut umum.

"Untuk disidangkan di pengadilan negeri," jelas dia.

Sebelumnya Wakapolda Sumsel Brigjen Rudi Setiawan menjelaskan bahwa tersangka kasus karhutla terutama dari pihak perusahaan dinilai lalai menjaga lahannya. Sehingga terjadi kebakaran yang cukup luas dan menjadi penyumbang polusi asap.

Pihak perusahaan pemilik lahan konsesi seharusnya menyiapkan peralatan pemadam kebakaran dan melakukan berbagai upaya pencegahan agar lahannya tidak terbakar selama musim kemarau.

Baca Juga

Walhi Anggap Jokowi Lalai dan Tutup Mata soal Karhutla

Melihat fakta adanya unsur kelalaian, sebagaimana dikutip Antara, polisi mengimbau pihak perusahaan lain untuk menyiapkan peralatan memadai dan tindakan pencegahan yang maksimal.

"Sehingga jika terjadi kebakaran di areal hutan produksi yang menjadi konsesinya bisa diatasi dengan cepat," kata Wakapolda. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pandemi COVID-19 Meluas, Kapolri Minta Bhabikamtibmas Bersiaga
Indonesia
Pandemi COVID-19 Meluas, Kapolri Minta Bhabikamtibmas Bersiaga

Dalam surat telegram bernomor ST/1336/IV/OPS.2/2020, Kapolri memerintahkan optimalisasi peran Bhabinkamtibmas dan pengaktifan siskamling.

Ulasan How Democracy Die, Buku Viral Unggahan Anies Baswedan
Indonesia
Ulasan How Democracy Die, Buku Viral Unggahan Anies Baswedan

Tak kata-kata sarat politik pada unggahanya. Hanya ucapan selamat berakhir pekan

[HOAKS atau FAKTA]: Kwik Kian Gie Ajak Masyarakat Jangan Belanja di Mal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kwik Kian Gie Ajak Masyarakat Jangan Belanja di Mal

“Ada ide menarik banget dari Kwik Kian Gie. Ayo, mulai 05 November s.d 05 Desember 2020, Kita Jangan belanja di Mall

Mabes Polri Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Jakob Oetama
Indonesia
Mabes Polri Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Jakob Oetama

Polri menyampaikan turut berduka cita atas wafatnya tokoh pers nasional Jakob Oetama.

GBK Jadi Penyebab Wilayah Jaktim dan Jaksel Kerap Terendam Banjir
Indonesia
GBK Jadi Penyebab Wilayah Jaktim dan Jaksel Kerap Terendam Banjir

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menjelaskan, penyebab sejumlah wilayah di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan sering terendam banjir saat hujan turun.

Polisi Selidiki Kasus Pelecahan dan Pemerasan Rapid Test di Bandara Soetta
Indonesia
Polisi Selidiki Kasus Pelecahan dan Pemerasan Rapid Test di Bandara Soetta

Polisi telah melakukan klarifikasi pada penggelar rapid tes di area Bandara Soekarno Hatta, Banten, Tangerang.

Politikus Pendukung Pemerintah Minta Kritik Didukung Data
Indonesia
Politikus Pendukung Pemerintah Minta Kritik Didukung Data

Kalau ada balasan dari pendengung (buzzer), tinggal dibalas juga memanfaatkan teknologi.

 Dibongkar Kepolisian, Ini Sindikat Pemalsuan Surat Keterangan Bebas Corona
Indonesia
Dibongkar Kepolisian, Ini Sindikat Pemalsuan Surat Keterangan Bebas Corona

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Syamsi menuturkan salah satu tersangka, yakni IA dan RF telah menjual lima lembar surat keterangan kesehatan seharga Rp100 ribu per lembar.

Anies Diminta Gandeng Provider Gratiskan Paket Data untuk Siswa Sekolah
Indonesia
Anies Diminta Gandeng Provider Gratiskan Paket Data untuk Siswa Sekolah

Demokrat mengusulkan agar paket internet digratiskan bagi siswa sekolah ibu kota saat belajar daring.

Menteri Edhy Tersangka Suap, Luhut Pimpin KKP
Indonesia
Menteri Edhy Tersangka Suap, Luhut Pimpin KKP

"Presiden menunjuk Menko Maritim dan Investasi sebagai Menteri KP ad interim," kata Juru Bicara Menko Maritim dan Investasi Jodi Mahardi dalam keterangan di Jakarta, Kamis (26/11).