Polda Sulut Ungkap Penyebab Pasti Meninggalnya Wakil Bupati Sangihe Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong di ruang kerjanya. ANTARA/HO-Dok. Pribadi

MerahPutih.com - Pihak kepolisian sudah melakukan autopsi jasad Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong yang meninggal di dalam pesawat Lion Air.

Hasilnya, Helmud dipastikan meninggal dunia akibat penyakit komplikasi.

“Untuk hasil sementara terkait autopsi menurut dokter karena komplikasi penyakit. Jadi meninggalnya karena sakit,” kata Kabid Humas Polda Sulawesi Utara (Sulut) Kombes Jules Araham Abast saat dihubungi wartawan, Senin (14/6).

Baca Juga:

Berikut Kronologi Meninggalnya Wakil Bupati Sangihe di Pesawat Lion Air

Jules memastikan, Helmud meninggal dunia bukan karena diracun seperti yang tengah menjadi polemik di masyarakat.

“Komplikasi penyakit menahun. Iya karena penyakit dan tidak ditemukan racun pada saat pemeriksaan autopsi,” jelasnya.

Jules belum membeberkan soal proses penyelidikan terkait insiden tersebut. Jules menyebut pihaknya masih menunggu perkembangannya lebih lanjut.

“Nanti perkembangannya,” ucapnya.

 Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong. ANTARA/HO
Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong. ANTARA/HO

Seperti diketahui, Wakil Bupati (Wabup) Sangihe Helmud Hontong meninggal dunia di dalam pesawat Lion Air. Kematiannya ini disangkut-pautkan setelah diketahui dirinya menolak soal izin soal tambang di Sangihe, Sulawesi Utara.

Terkait itu, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Nana Sudjana menyebut dirinya sudah membentuk tim khusus untuk membongkar misteri kasus ini.

“Karena yang bersangkutan adalah Wakil Bupati Sangihe, jadi ada di wilayah kita, kita dalam hal ini akan membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan,” kata Irjen Nana saat dihubungi wartawan, Minggu (13/6).

Baca Juga:

Sebelum Naik Pesawat di Bandara Soetta, Lion Air Minta Penumpang Rapid Test

Nana menyebut, pihaknya akan melakukan pendalaman perihal kasus misteri kematian sang wabup tersebut. Polisi akan mengecek terkait pekerjaannya hingga riwayat penyakit yang bersangkutan.

“Dalam hal ini kita satu, polisi membantu bagaimana selama ini seolah-olah (kematian) kerena tambang, tapi ini akan kita pastikan yang bersangkutan ini meninggalnya karena apa, kita akan lihat riwayat penyakitnya seperti apa,” beber Nana. (Knu)

Baca Juga:

Gegara COVID-19, 2.600 Karyawan Lion Air di PHK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Warga Diajak Jadi Wali Asuh Ribuan Anak Kehilangan Orang Tua karena COVID-19
Indonesia
Warga Diajak Jadi Wali Asuh Ribuan Anak Kehilangan Orang Tua karena COVID-19

Anak yang kehilangan orang tua karena COVID-19 memiliki beberapa masalah psikologis seperti depresi dan emosi yang tidak stabil.

KPK Periksa Wabup Sarolangun Terkait Kasus Suap 'Ketuk Palu' DPRD Jambi
Indonesia
KPK Periksa Wabup Sarolangun Terkait Kasus Suap 'Ketuk Palu' DPRD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Wakil Bupati Sarolangun Hilallatil Badri dalam kasus dugaan suap 'ketuk palu' Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017.

 Menteri Calonkan Diri Jadi Capres Diminta Mundur
Indonesia
Menteri Calonkan Diri Jadi Capres Diminta Mundur

Agar ritme kerja kabinet Jokowi Maruf tidak terganggu dengan manuver menteri yang akan maju sebagai capres

Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Orang Dalam Terkait Pencurian Besi Kereta Cepat
Indonesia
Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Orang Dalam Terkait Pencurian Besi Kereta Cepat

Polisi tengah menyelidiki dugaan keterlibatan orang dalam terkait kasus pencurian 111 ton besi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Polisi Periksa 20 Orang Petugas Lapas Tangerang
Indonesia
Polisi Periksa 20 Orang Petugas Lapas Tangerang

Petugas Puslabfor Polri sedang melakukan penyelidikan. Hasil sementara, ditemukan adanya potongan kabel yang menyebabkan kosleting listrik.

Kasus COVID-19 Varian Delta Telah Merata di Indonesia
Indonesia
Kasus COVID-19 Varian Delta Telah Merata di Indonesia

Tiga dari empat varian virus corona yang harus diwaspadai, yakni varian Alfa, Beta, dan Delta. Laporan tersebut patut menjadi perhatian bersama mengingat potensi penularan varian baru corona masih sangat tinggi.

Kisah Remaja Asal Solo, Berjuang Melawan Kanker Otak Ganas Selama 2 Tahun
Indonesia
Kisah Remaja Asal Solo, Berjuang Melawan Kanker Otak Ganas Selama 2 Tahun

"Penanganan fisioterapi yang mestinya dilakukan empat kali dalam sepekan, kami lakukan sekali dalam sepekan karena sulitnya kondisi ekonomi keluarga," kata Wahid.

Positif COVID-19, Sejoli Ini Kabur Saat Hendak Digiring ke Wisma Atlet
Indonesia
Positif COVID-19, Sejoli Ini Kabur Saat Hendak Digiring ke Wisma Atlet

Ternyata SP dan HW sudah tidak tinggal di alamat tersebut sejak lima tahun lalu

BMKG Pastikan Gempa di Malang Bukan Gempa Megathrust
Indonesia
BMKG Pastikan Gempa di Malang Bukan Gempa Megathrust

"Gempa ini bukan gempa megathrust karena pusatnya tidak berada pada bidang kontak antarlempeng, tetapi berada bawah zona megathrust yaitu pada bagian lempeng yang sudah mulai menukik yang dikenal sebagai zona Benioff," ucap Koordinator Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono

Buntut Pencabulan Belasan Santri, Dewan Pengawas Pesantren Akan Dibentuk
Indonesia
Buntut Pencabulan Belasan Santri, Dewan Pengawas Pesantren Akan Dibentuk

Publik digegerkan dengan kasus pencabulan belasan santri oleh guru pesantren di Kota Bandung, Jawa Barat.