Polda NTT Berikan Teguran Terkait Acara Kumpul Kepala Daerah NTT di Pantai Otan Kerumunan saat acara para kepala daerah di NTT. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur memberikan surat teguran kepada Ketua Pelaksana Satgas COVID-19 Provinsi NTT berkaitan dengan video yang tersebar soal dugaan pelanggaran prokes di Pulau Semau yang melibatkan sejumlah kepala daerah se-NTT.

"Kita sudah berikan teguran dan disertai rekomendasi soal dugaan pelanggaran prokes di Semau itu yang videonya tersebar di media sosial," kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna B kepada wartawan di Kupang, Sabtu (4/9).

Baca Juga:

Ini Instruksi Mendagri, Berlaku hingga 6 September 2021 Terkait PPKM

Mantan Kapolres Timor Tengah Utara (TTU) itu mengatakan, dalam surat teguran dan rekomendasi tersebut tertuang beberapa pointer sebagai peringatan kepada Satgas COVID-19.

"Ada beberapa hal yang tertuang dalam surat teguran dan rekomendasi itu antara lain tidak boleh terulang kembali hal serupa di lain waktu untuk acara-acara yang melibatkan masyarakat yang berpotensi terjadi kerumunan," ujar dia dikutip Antara.

Selain itu juga, pengawasan protokol kesehatan harus dilaksanakan secara ketat mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan dan akhir kegiatan, melaksanakan koordinasi secara intensif dengan TNI dan Polri serta instansi terkait untuk kelancaran demi keamanan sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

Ia mendesak agar Ketua pelaksana satgas COVID-19 propinsi NTT agar memberikan teguran tertulis kepada panitia pelaksana kegiatan dalam hal ini adalah Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank NTT dan memberikan penjelasan kepada masyarakat secara proporsional.

Krisna menambahkan berkaitan dengan laporan yang disampaikan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Kota Kupang, mulai dari PMKRI, IMM, GMKI, GMNI, PMII dan juga HMI sudah diterima oleh Polda NTT.

Selanjutnya, kata ia, dilakukan proses penanganan, untuk itu diharapkan semua pihak bisa menghormati proses penanganan terkait laporan tersebut.

 Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna B
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna B. (Foto: Antara)

Polda NTT telah membentuk tim untuk melakukan komunikasi dan koordinasi dengan instansi terkait untuk dapatkan data dan informasi terkait kejadian di video yang viral di media sosial berkaitan dengan dugaan pelanggaran prokes.

Dari hasil komunikasi dan koordinasi yang dilakukan oleh Polda NTT dengan satgas COVID-19 diperoleh hasil bahwa kegiatan tersebut ada acara resmi atau pokok yaitu acara pengukuhan TPAKD dan acara tambahan. Sehingga masih perlu dikaji pada saat atau tahapan acara terkait kelalaian dalam pelaksanaan prokes tersebut terjadi.

Dalam acara para kepala daerah NTT tersebut diduga adanya pelanggaran prokes setelah acara pokok selesai pada rangkaian kegiatan pengukuhan TPAKD yang berlangsung pada hari Jumat 27 Agustus 2021 di Pantai Otan, Desa Otan, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang. (*)

Baca Juga:

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kapolsek dan Anak Buah Diduga Pakai Narkoba, DPR Minta Usut Tuntas Sampai Bandar
Indonesia
Kapolsek dan Anak Buah Diduga Pakai Narkoba, DPR Minta Usut Tuntas Sampai Bandar

"Propam harus mengusut tuntas dan melakukan penyelidikan lebih mendalam," tutur Azis.

Bupati Indramayu akan Rujuk Enam Korban Kebakaran Kilang Balongan ke RSAP Jakarta
Indonesia
Bupati Indramayu akan Rujuk Enam Korban Kebakaran Kilang Balongan ke RSAP Jakarta

"Secepatnya Pak Kadis, Bu Direktur enam pasien ini dirujuk ke RSAP Jakarta, kasihan luka bakarnya sangat serius," pinta Nina

MAKI Bakal Laporkan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli ke Kejagung
Indonesia
MAKI Bakal Laporkan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli ke Kejagung

Majelis Etik Dewan Pengawas KPK dalam putusannya menyatakan, Lili terbukti melanggar Pasal 4 ayat (2) huruf b

Polisi dan Tentara Jaga Ketat Mal dan Pusat Perbelanjaan Saat Libur Lebaran
Indonesia
Polisi dan Tentara Jaga Ketat Mal dan Pusat Perbelanjaan Saat Libur Lebaran

Polda Metro Jaya akan menempatkan personel di mal dan pusat perbelanjaan selama perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah untuk mencegah terjadinya kerumunan.

Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Seorang Perempuan
Indonesia
Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Seorang Perempuan

Pernyataan itu berdasarkan penglihatannya pada potongan tubuh berupa lengan tangan dan jari yang didapati tidak jauh dari tempatnya berada.

Vaksinasi Massal Dimulai Pekan Depan, Masyarakat Padat Interaksi Jadi Prioritas
Indonesia
Vaksinasi Massal Dimulai Pekan Depan, Masyarakat Padat Interaksi Jadi Prioritas

Jokowi juga meminta para wali kota beserta wakilnya dapat melakukan perencanaan vaksinasi dengan detail

Pemprov Jakarta Siapkan 5 Truk Bok Angkut Tabung Oksigen ke RS
Indonesia
Pemprov Jakarta Siapkan 5 Truk Bok Angkut Tabung Oksigen ke RS

Kami selalu berkomunikasi kalau ada kendala dari arah suplier karena ada keterbatasan armada atau SDM kami siap membantu untuk bisa sampai ke rumah sakit," jelas Widyastuti.

Pembiayaan Fintech Syariah Alami Pertumbuhan Positif di Tengah Pandemi
Indonesia
Pembiayaan Fintech Syariah Alami Pertumbuhan Positif di Tengah Pandemi

Penyaluran pembiayaan yang dilakukan oleh Fintech syariah di Indonesia terus mengalami pertumbuhan positif di tengah pandemi COVID-19.

Kemenkes Klaim Indonesia Negara dengan Risiko Penularan COVID-19 Rendah
Indonesia
Kemenkes Klaim Indonesia Negara dengan Risiko Penularan COVID-19 Rendah

Indonesia menjadi salah satu negara di dunia dengan risiko penularan COVID-19 rendah.

Serikat Karyawan Minta Erick Thohir Selamatkan Garuda Indonesia
Indonesia
Serikat Karyawan Minta Erick Thohir Selamatkan Garuda Indonesia

Manajemen tidak fokus pada masalah fundamental