Polda Metro Usut Dugaan Penipuan Berkedok Perekrutan Satpol PP DKI Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin memberikan pernyataan mengenai penangkapan Satpol PP gadungan atas nama YF. (ANTARA/Ricky Prayoga)

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap aparat Satpol PP DKI gadungan.

Ia diduga melakukan penipuan dan pemalsuan dokumen perekrutan tenaga kontrak atau penyedia jasa layanan perorangan (PJLP) Satpol PP DKI Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menerangkan, terdapat dua tersangka yang diamankan terkait dengan kasus tersebut.

Baca Juga:

Satpol PP Gadungan Rekrut dan Janjikan Kerja di Pemprov DKI

"Ada unsur penipuan yang dia lakukan menurut keterangan pelapornya, yang melapor Satpol PP karena ini menyangkut institusinya," ujar Yusri kepada wartawan, Selasa (27/7).

Ia menjelaskan, sampai dengan saat ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku guna mengetahui modus operandinya.

"Kita tunggu karena saat ini masih diperiksa, modusnya apa dan berapa korbannya yang dia tipu nanti kita tunggu dari pemeriksaan," jelas dia.

Anggota satpol PP DKI Jakarta (Foto: @satpolppdki)
Anggota Satpol PP DKI Jakarta. (Foto: @satpolppdki)

Yusri belum bisa membeberkan kronologi dan perkembangan kasus ini.

"Besok akan saya rilis, kalau sudah lengkap. Karena ini masih dilakukan pemeriksaan, kalau sudah lengkap baru saya ngomong," imbuhnya.

Diketahui, Kasatpol PP Arifin dan jajarannya berhasil membongkar dan meringkus pelaku penipuan perekrutan anggota Satpol PP.

Pelaku bernama YF yang merupakan mantan satpam di perusahaan swasta melakukan aksinya bersama sang bibi (BA).

Baca Juga:

Satpol PP Diberi Kewenangan Selidiki Pelanggar Prokes, Wagub DKI: Bukan Hal Baru

Terdapat sembilan orang yang telah menjadi korban perekrutan palsu anggota Satpol PP tersebut.

Dalam melancarkan aksinya, pelaku mengaku sebagai pejabat dan mencatut nama Kepala Satpol PP DKI Jakarta.

Kemudian, para korban juga dimintai sejumlah uang dengan nominal yang berbeda untuk meloloskan proses perekrutan.

"Berdasarkan bukti kejahatannya, pelaku membuat dokumen kontrak kerja dengan ikut mencantumkan nama serta paraf saya yang mana semuanya itu palsu," kata Arifin. (Knu)

Baca Juga:

Di Bangka Tengah, Lulusan SMA/SMK Serbu Pendaftaran CPNS dan PPPK Satpol PP

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Simpatisan yang Suplai Logistik ke Kelompok MIT Diburu Satgas Madago Raya
Indonesia
Simpatisan yang Suplai Logistik ke Kelompok MIT Diburu Satgas Madago Raya

Penyisiran dilakukan setelah Satgas terlibat Kontak tembak dengan kelompok MIT

1.500 Lebih Permohonan Informasi Publik Sejak 2020, Sebagian Tentang COVID-19
Indonesia
Kakorlantas Tegaskan Perbatasan Daerah Masih Butuh Pengaturan
Indonesia
Kakorlantas Tegaskan Perbatasan Daerah Masih Butuh Pengaturan

Kegiatan ini merupakan langkah bagus yang dilakukan Polres Magelang

Diskon Pajak Beli Mobil Cegah PHK Bidang Otomotif
Indonesia
Diskon Pajak Beli Mobil Cegah PHK Bidang Otomotif

Kebijakan ini dapat lebih efektif apabila terdapat stimulus tambahan berupa kepastian suku bunga kredit kepemilikan atau insentif lainnya yang dapat mendukung daya beli masyarakat.

 PPP: Presidential Threshold Hadiah Bagi Partai
Indonesia
PPP: Presidential Threshold Hadiah Bagi Partai

Sejauh ini belum ada rencana merevisi UU Pemilu sehingga ketentuan UU tersebut tetap berlaku sepanjang menyangkut pasal-pasal yang tidak dibatalkan MK.

PSI Maklumi Kesibukan Anies Sibuk Foto di Warteg
Indonesia
PSI Maklumi Kesibukan Anies Sibuk Foto di Warteg

Dia juga mengingatkan agar Anies lebih terbiasa menerima kritik

Dalam Tiga Bulan Kemenkeu Janji Rampungkan Audit TMII
Indonesia
Dalam Tiga Bulan Kemenkeu Janji Rampungkan Audit TMII

Selain aset BMN, di TMII juga terdapat aset milik daerah dan pihak lain yang berkerja sama dengan Badan Pelaksana Pengelolaan dan Pengusahaan TMII (BP3 TMII).

Pemerintah Diminta Tracing Orang Kontak Erat dengan Pekerja Wisma Atlet
Indonesia
Pemerintah Diminta Tracing Orang Kontak Erat dengan Pekerja Wisma Atlet

Bagaimanapun laporan menunjukkan tetap ada gejala akibat varian ini

PPKM Kembali Diperpanjang, Tempat Gym Buka dan Boleh Makan di Bioskop
Indonesia
PPKM Kembali Diperpanjang, Tempat Gym Buka dan Boleh Makan di Bioskop

Kawasan aglomerasi Jabodetabek masih berada di PPKM Level 3 karena sejumlah daerah belum memenuhi target vaksinasi.

Hadang Kapal Tiongkok, Indonesia Harus Berpatroli Sampai Batas Terluar Natuna Utara
Indonesia
Hadang Kapal Tiongkok, Indonesia Harus Berpatroli Sampai Batas Terluar Natuna Utara

Berdasarkan data IOJI, ancaman pencurian ikan oleh kapal ikan Vietnam di wilayah ZEE Indonesia Laut Natuna Utara meningkat tajam pada awal tahun 2021 hingga mencapai puncaknya pada bulan April, kemudian mengalami penurunan mulai bulan Juni 2021 hingga bulan Agustus 2021.