Polda Metro Sebut Penahanan Roy Suryo Tunggu Hasil Pemeriksaan Lanjutan Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo di Polda Metro Jaya, Rabu (2/6/2021). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat/aa.

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya menyatakan agenda pemeriksaan lanjutan Roy Suryo sebagai tersangka akan dilakukan pada Kamis (28/7).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan di Jakarta, Selasa (26/7), mengatakan, penahanan Roy Suryo usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.

"Ya nanti terjawab setelah diperiksa 28 Juli 2022 ya. Silakan nanti kita ikuti perkembangannya," kata Zulpan.

Baca Juga:

Polda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Lanjutan Roy Suryo Pekan Depan

Zulpan menjelaskan, pemeriksaan terhadap mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu pada Jumat (22/7) terpaksa dihentikan karena alasan kesehatan yang bersangkutan.

"Sebelum berakhir semua pertanyaan yang diajukan penyidik, kondisi kesehatan Roy Suryo tidak mendukung untuk melanjutkan pemeriksaan sehingga dipulangkan dengan alasan sakit," ujar Zulpan, dikutip Antara.

Sebelumnya penyidik Polda Metro Jaya tak menahan Roy Suryo usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus meme pada Jumat (22/7) malam.

Kondisi kesehatan Roy Suryo menjadi alasan tidak dilakukan penahanan terhadap mantan Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut.

Baca Juga:

Polda Metro Jaya Tak Lakukan Penahanan terhadap Roy Suryo

Roy Suryo yang menjalani 12 jam pemeriksaan sebagai tersangka di Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya dan baru keluar sekitar pukul 22.20 WIB dengan kondisi lemas dan mendapat pertolongan menggunakan kursi roda saat menuju ke dalam mobilnya.

Roy Suryo dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait dengan ujaran kebencian bermuatan SARA oleh perwakilan umat Buddha Indonesia.

Laporan tersebut tercatat dengan LP/B/0293/VI/2022/SPKT/BARESKRIM tertanggal 20 Juni 2022.

Tak hanya itu, Roy juga dilaporkan atas kasus yang sama oleh Herna Sutana ke Polda Metro Jaya. Laporannya diterima dan teregistrasi dengan Nomor: LP/B/3042/VI/2022/SPKT/Polda Metro Jaya pada 20 Juni 2022.

Roy Suryo disangkakan dengan Pasal 28 Ayat 2 Jo Pasal 45 Ayat 2 UU Nomor 19 tahun 2016 Tentang ITE. Kemudian juga Pasal 156 a KUHP dan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana. (*)

Baca Juga:

Roy Suryo Dijerat UU ITE

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Produk UMKM Wayang Asal Sukoharjo Jadi Souvenir G20 di Bali
Indonesia
Produk UMKM Wayang Asal Sukoharjo Jadi Souvenir G20 di Bali

Untuk souvenir G20 di Bali ini, pemerintah menunjuk produk kerajinan tangan dari hasil produksi warga Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

[HOAKS atau FAKTA]: Bill Gates Tarik Semua Vaksin COVID-19 Dari Peredaran
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Bill Gates Tarik Semua Vaksin COVID-19 Dari Peredaran

Saat mengecek situs Daily Expose, diketahui website tersebut berisikan artikel satire yang kebenarannya isi artikelnya tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Alasan Polisi Tak Proses Hukum Massa 212 di Jalan Wahid Hasyim
Indonesia
Alasan Polisi Tak Proses Hukum Massa 212 di Jalan Wahid Hasyim

Jadi mereka tidak ada yang ditahan, diperiksa, ataupun dikenakan sanksi Pidana

Amien Rais Desak Luhut Mundur, NasDem: Menteri Jangan Terlalu Mendominasi
Indonesia
Amien Rais Desak Luhut Mundur, NasDem: Menteri Jangan Terlalu Mendominasi

"Ini juga peringatan juga, koreksi juga, bahwa sebenarnya menteri itu tidak punya visi, dia hanya melaksanakan visi misi daripada Presiden. Jadi, sebaiknya memang menteri jangan terlalu menonjol," kata Ahmad Ali

HUT Korpri, Jokowi: Tetaplah Menjadi Abdi Negara Yang Tangguh
Indonesia
HUT Korpri, Jokowi: Tetaplah Menjadi Abdi Negara Yang Tangguh

Korpri didirikan tanggal 29 November 1971 berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 1971, sebagai wadah untuk menghimpun seluruh Pegawai Republik Indonesia.

PKS: Jika Tidak Ada Kepentingan Bisnis Tes PCR Bisa di Bawah Rp 100 Ribu
Indonesia
PKS: Jika Tidak Ada Kepentingan Bisnis Tes PCR Bisa di Bawah Rp 100 Ribu

Menurut anggota Komisi IX DPR Faksi PKS Netty Prasetya Aher, jika tidak ada kepentingan bisnis, harga tes PCR bisa di bawah Rp 100 ribu.

Datangi Mabes TNI AL, Panglima TNI Minta Penjelasan Soal Tugas-Tugas KSAL
Indonesia
Datangi Mabes TNI AL, Panglima TNI Minta Penjelasan Soal Tugas-Tugas KSAL

Panglima TNI menyambangi Mabes TNI AL dan disambut hangat oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono.

Menteri Luhut: DKI, Bali dan Jogja Catatkan Nol Kasus Kematian COVID-19
Indonesia
Menteri Luhut: DKI, Bali dan Jogja Catatkan Nol Kasus Kematian COVID-19

Kondisi wabah kasus COVID-19 di Indonesia semakin membaik. Dari data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI sejumlah wilayah Jawa dan Bali mencatatkan nol kasus kematian.

Ketua DPD Kritisi Bantingan Polisi ke Mahasiswa Saat Demo
Indonesia
Ketua DPD Kritisi Bantingan Polisi ke Mahasiswa Saat Demo

LaNyalla mengingatkan kepada aparat negara untuk tak lagi menggunakan pendekatan kekerasan

Ketua MA Sebut Perkara Lingkungan jadi Tantangan Besar Hakim Semua Negara
Indonesia
Ketua MA Sebut Perkara Lingkungan jadi Tantangan Besar Hakim Semua Negara

Penanganan perkara lingkungan saat ini menjadi tantangan terbesar para hakim baik di tingkat nasional, regional maupun global.