Polda Metro Pastikan Stok Tabung Oksigen Aman Petugas Sudin Perhubungan Jakarta Timur menurunkan tabung oksigen medis untuk penanganan COVID-19 di rumah sakit, Jakarta, Selasa (29/6). ANTARA/HO-Sudin Perhubungan Jakarta Timur

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya memastikan stok tabung oksigen untuk pasien terkonfirmasi positif COVID-19 tetap aman di pasaran. Meskipun tingkat permintaan dalam beberapa waktu terakhir terus meningkat sejalan dengan tingginya kasus aktif.

“Terkait kelangkaan tabung gas yang sekarang sedang ramai, sekali lagi sampai saat ini produsen tabung oksigen tidak berkurang, cukup sesuai dengan apa yang diproduksi," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (30/6).

Baca Juga

Kelangkaan Tabung Oksigen, Wagub DKI: Sudah Diatasi Tidak Ada Masalah

"Cuma memang ada peningkatan permintaan, tapi sampai saat ini produsen masih menyanggupi," sambungnya.

Yusri menyebut terdapat beberapa kendala yang dialami produsen tabung oksigen karenaharus diimpor dari luar negeri. Hal itu menjadi penyebab terjadi kelangkaan dipasaran.

“Kendala yang pertama yakni memang tabung oksigen ini impor dari luar. Impor dari luar itu kan sekitar sebulan atau dua bulan, sementara kita ketahui bersama angka COVID-19 cukup tinggi sehingga permintaan juga meningkat,” sambungnya.

Pekerja mengisi ulang tabung oksigen untuk kebutuhan medis di Banda Aceh, Aceh, Selasa (29/6/2021). . ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Pekerja mengisi ulang tabung oksigen untuk kebutuhan medis di Banda Aceh, Aceh, Selasa (29/6/2021). . ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Yusri melanjutkan, kendala kedua yakni tingginya permintaan perorangan yang cukup banyak. Masyarakat menyiapkan dan mencadangkan tabung oksigen lantaran panik dengan angka COVID-19 yang terus meninggi.

Dengan kendala yang ada, Yusri pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak khawatir berlebih sehingga memutuskan menyimpan tabung oksigen di rumah. Sebab, tindakan tersebut perlahan akan menimbulkan kelangkaan.

"Imbauan kepada masyarakat yang perorangan, kita harapkan tidak usah panik karena kalau dia beli sendiri dan menyimpan untuk diri sendiri itu akan mengakibatkan kelangkaan di pasaran. Sementara pemerintah memang memprioritaskan tabung oksigen untuk rumah sakit," jelasnya.

Yusri juga memastikan, produsen tabung oksigen terus melakukan produksi.

"Tabung oksigen tetap tersedia, karena memang produsen dalam satu bulan ini juga akan menambah stok daripada biasanya yang hanya 3-5 ribu menjadi 5 ribu lebih tabung oksigen,” imbuhnya. (Knu)

Baca Juga

Stok Tabung Oksigen Habis, Anies Perintahkan Anak Buah Beli di Tangerang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Belum Tanda Tangani Surat Pencopotan M Taufik, Ketua DPRD DKI: Tangan Gue Sakit
Indonesia
Belum Tanda Tangani Surat Pencopotan M Taufik, Ketua DPRD DKI: Tangan Gue Sakit

Surat pencopotan Mohamad Taufik dari Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra sudah diberikan kepada pimpinan legislator Kebon Sirih Prasetyo Edi Marsudi.

Menparekraf Sandiaga Uno Tingkatkan Layanan Keamanan di Destinasi Wisata
Indonesia
Menparekraf Sandiaga Uno Tingkatkan Layanan Keamanan di Destinasi Wisata

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bakal menerapkan standar keselamatan untuk wisatawan di Indonesia

LBH Jakarta Kirim Rapor Merah Kepemimpinan Anies, Wagub: Dilihat Fakta dan Datanya
Indonesia
LBH Jakarta Kirim Rapor Merah Kepemimpinan Anies, Wagub: Dilihat Fakta dan Datanya

Pemprov DKI Jakarta menanggapi dengan sinis penyerahan rapor merah Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta terkait empat tahun kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan.

Soal Hepatitis Akut Misterius, NasDem Minta Jajaran Anies Pantau Seluruh Faskes di DKI
Indonesia
Soal Hepatitis Akut Misterius, NasDem Minta Jajaran Anies Pantau Seluruh Faskes di DKI

Hepatitis akut misterius saat ini paling hangat diperbincangkan. Sebab dari dari laporan Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengumumkan telah menemukan 15 kasus hepatitis akut di Indonesia.

Penumpang KRL Tetap Wajib Pakai Masker
Indonesia
Penumpang KRL Tetap Wajib Pakai Masker

Pasalnya, pelonggaran aturan wajib masker di ruang terbuka saat ini masih belum bisa diterapkan di transportasi kereta api terkhusus KRL Commuterline.

Vaksinasi Anak Bisa Percepat Sekolah Tatap Muka
Berita
Vaksinasi Anak Bisa Percepat Sekolah Tatap Muka

Adanya vaksinasi yang ditargetkan kepada kelompok anak usia 6 sampai 11 tahun ini meningkatkan laju rata-rata harian vaksinasi di Indonesia.

Polri Ungkap JNE yang Menimbun Beras Banpres Sejak November 2021
Indonesia
Polri Ungkap JNE yang Menimbun Beras Banpres Sejak November 2021

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan mengatakan, beras bantuan sosial presiden (banpres) yang ditemukan terkubur di lahan parkir JNE, Kelurahan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, ditimbun pada 5 November 2021.

Mendagri Akan Membahas Detil Aturan Pj Kepala Daerah dengan DPR di Forum Resmi
Indonesia
Mendagri Akan Membahas Detil Aturan Pj Kepala Daerah dengan DPR di Forum Resmi

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengatakan, dirinya ingin membahas mengenai Pj kepala daerah dalam forum yang resmi di DPR.

Malindo Berubah Jadi Batik Air
Indonesia
Malindo Berubah Jadi Batik Air

Batik Air selama ini menjadi maskapai penerbangan full service yang mengudara dari dan ke berbagai tujuan di Indonesia.

Azis Syamsuddin Terima Putusan Hakim dan Tak Ajukan Banding
Indonesia
Azis Syamsuddin Terima Putusan Hakim dan Tak Ajukan Banding

Hakim menyatakan Azis Syamsuddin terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menyuap mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju serta advokat Maskur Husain sebanyak Rp 3,099 miliar dan USD36 ribu.