Polda Metro Pastikan Kebakaran Lapas Tangerang Tewaskan 49 Napi Bukan Disengaja Dokumentasi - petugas melihat kondisi Lapas Kelas I Tangerang, Banten, usai terbakar pada Rabu (8/9/2021) dini hari. ANTARA/HO-Humas Kemenkumham

MerahPutih.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya tidak menemukan unsur kesengajaan dalam kasus kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten beberapa waktu lalu.

Hal tersebut sesuai dengan hasil gelar perkara yang telah dilakukan sebelumnya.

"Sampai dengan sejauh ini, penyidik belum menemukan adanya unsur kesengajaan berdasarkan gelar perkara. Maka dari itu, penyidik dan pihak terkait sepakat bahwa tidak ada unsur kesengajaan, tetapi yang ada karena kelalaiannya," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat, Rabu (29/9).

Baca Juga:

Polda Metro Tetapkan Tiga Tersangka Baru Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Adapun unsur lalai yang dimaksud dalam kasus kebakaran Lapas Tangerang ini berkaitan dengan pemasangan listrik yang tidak sesuai.

"Lalainya berupa dipasang listrik yang tidak sesuai dengan ketentuannya, dengan alat yang tidak tepat dan juga dipasang oleh orang yang bukan profesional," terang Ade.

Dalam unsur kelalaian ini, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka.

Jenazah korban kebakaran Lapas Klas 1 A Tangerang akan dikirim ke RS Polri Kramat Jati. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)
Jenazah korban kebakaran Lapas Klas 1 A Tangerang akan dikirim ke RS Polri Kramat Jati. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Masing-masing, pertama berinisial JMN selaku warga binaan yang lalai memasang instalasi listrik, kedua PBB yang menyuruh JMN melakukan instalasi listrik. Serta RS sebagai pejabat bagian umum Lapas Kelas 1 Tangerang.

Ketiganya dijerat dengan pasal 188 juncto pasal 55 dan pasal 56 KUHP tentang Kealpaan.

Mereka terancam pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.

Baca Juga:

Polisi Segera Beberkan Tersangka Baru Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Sekadar informasi, kebakaran hebat melanda Lapas Tangerang pada 8 September 2021.

Kebakaran itu menyebabkan 41 napi tewas di tempat, 8 napi luka berat, dan 72 orang lainnya luka ringan.

Delapan napi kemudian meninggal saat dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang. Dengan demikian, total 49 napi tewas akibat kebakaran tersebut. (Knu)

Baca Juga:

Lakukan Gelar Perkara Kedua Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi: Akan Ada Tersangka Baru

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Diminta Tetapkan Batas Tarif Hotel untuk Karantina
Indonesia
Pemerintah Diminta Tetapkan Batas Tarif Hotel untuk Karantina

Mahalnya tarif hotel karantina COVID-19 di Indonesia dikeluhkan sejumlah pelaku perjalanan luar negeri.

Tahapan Pemilu 2024 Dimulai, Jokowi Ingin Indonesia Jadi Rujukan Dunia
Indonesia
Tahapan Pemilu 2024 Dimulai, Jokowi Ingin Indonesia Jadi Rujukan Dunia

Tahapan Pemilu 2024 sudah dimulai hari ini, 14 Juni 2022.

Apindo Gugat Anies ke PTUN soal UMP DKI 2022, Riza Sebut Hal Biasa
Indonesia
Apindo Gugat Anies ke PTUN soal UMP DKI 2022, Riza Sebut Hal Biasa

Gugatan ini didaftarkan pada nomor perkara 11/G/2022/PTUN.JKT tertanggal 13 Januari 2022

KPU Sebut Masa Kampanye Pemilu Bisa Dipersingkat Jadi 3 Bulan
Indonesia
KPU Sebut Masa Kampanye Pemilu Bisa Dipersingkat Jadi 3 Bulan

Ketua KPU Ilham Saputra menuturkan, masa kampanye bisa dipersingkat menjadi 90 hari atau 3 bulan. Namun, hal itu bisa dilakukan tergantung kesiapan pemerintah dalam menyediakan logistik pemilu.

Kuota Cuma 20 Persen, Unpad Hanya Terima 1.627 Calon Mahasiswa Jalur SNMPTN
Indonesia
Kuota Cuma 20 Persen, Unpad Hanya Terima 1.627 Calon Mahasiswa Jalur SNMPTN

PTN BH diperbolehkan memperbesar proporsi penerimaan di SBMPTN dan Jalur Mandiri, sehingga proporsi Unpad untuk SNMPTN sebesar 20 persen.

Kukuhkan Panitia Dana PMI, Anies Targetkan Donasi Rp 25 Miliar Tahun 2021
Indonesia
Kukuhkan Panitia Dana PMI, Anies Targetkan Donasi Rp 25 Miliar Tahun 2021

Panitia Bulan Dana PMI DKI Jakarta Tahun 2021 akan menunaikan tugas mulai tanggal 1 September sampai dengan 30 November 2021 mendatang.

1.204 Pegawai PT KAI Daop 3 Cirebon Terima Vaksin Booster
Indonesia
1.204 Pegawai PT KAI Daop 3 Cirebon Terima Vaksin Booster

"1.204 pegawai PT KAI Daop 3 Cirebon menerima suntikan vaksinasi Booster jenis vaksin AstraZeneca," kata Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Suprapto, Kamis.

Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 Bidik Transaksi USD 1,5 Miliar
Indonesia
Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 Bidik Transaksi USD 1,5 Miliar

Indonesia ingin menjadikan TEI 2021 ini sebagai momentum meraih peluang meningkatkan volume ekspor Indonesia di pasar internasional.

Polri Surati Interpol Brasil dan Singapura Terkait Desainer Pesan Organ Manusia
Indonesia
Polri Surati Interpol Brasil dan Singapura Terkait Desainer Pesan Organ Manusia

"Interpol Polri kemarin telah melayangkan surat kepada Interpol Brazil dan juga ditembuskan ke Interpol Singapura, terkait adanya permintaan konfirmasi tentang informasi penggerebekan Polisi Federal Brasil terkait adanya perdagangan organ manusia di Brasil," ucap Ramadhan

Respons Hasto PDIP Tahu SBY Didiagnosa Kanker Prostat
Indonesia
Respons Hasto PDIP Tahu SBY Didiagnosa Kanker Prostat

PDIP merekomendasikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar SBY mendapat perawatan dokter kepresidenan