Polisi Pastikan 47 Anak Buah John Kei Terlibat Rencana Menghabisi Nus Kei Polda Metro Jaya merilis penangkapan anak buah John Kei di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/6). Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan, ada sebanyak 47 orang anak buah John Kei yang terlibat dalam kasus perusakan dan penganiyaan terhadap anak buah Nus Kei di Cipondoh Tangerang dan Duri Kosambi, Jakarta Barat.

Puluhan orang ini memiliki peran berbeda mulai dari pemufakatan Jahat, perusakan rumah Nus Kei dan penganiyaan kepada anak buah Nus Kei.

Baca Juga

Anak Buah John Kei Pakai Narkoba saat Lakukan Penyerangan

"Ada 39 tersangka yang kita tahan, ada 8 DPO lagi masih dikejar oleh tim," ujar dia di Polda Metro Jaya, Senin (29/6).

Calvijn yang juga mantan Kapolres Trenggalek ini mengimbau kepada delapan DPO untuk menyerahkan diri sebelumnya pihaknya melakukan penangkapan dengan menindak tegas dan terukur. Sebab, tindak melarikan diri sudah melawan hukum dan pihaknya akan melakukan penindakan sesuai SOP.

"Dalam hal ini, kami mengatakan, Negara selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dan negara tidak boleh kalah dengan aksi premanisme yang ada dan pelaku-pelaku di belakangnya," jelas Calvijn

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak
Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak. Foto: MP/Kanu

Total, sudah ada 39 orang dicokok terkait penyerangan ke kelompok Agrapinus Rumatora alias Nus Kei.

Baca Juga

Putri John Kei Kaget Sang Ayah Kembali Berbuat Onar

"Setelah dilakukan pengembangan, ada 39 (orang) yang kita amankan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus

Menurut Yusri, dari 39 orang yang sudah diamankan ini, ada sebanyak empat anak buah John Kei yang datang sendiri untuk menyerahkan diri ke polisi.

Satu berinisial T yang menyerahkan diri ke Markas Polres Kota Depok, kemudian MAN menyerahkan diri ke Subdirektorat Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Yang terbaru adalah pelaku berinisial PM alias O dan ARK alias G. Keduanya menyerahkan diri Minggu 28 Juni 2020 kemarin. PM menyerahkan diri di kawasan Cikarang dengan menelepon polisi. Sementara itu, ARK menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Timur.

"39 yang kita tahan," kata Yusri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Foto: MP/Kanu

Untuk diketahui, polisi melakukan penggerebekan terhadap kelompok John Kei di Perumahan Taman Titian Indah, Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (21/6). Sebanyak 25 orang diamankan.

Penggerebekan ini terkait aksi penyerangan di rumah Nus Kei di Perumahan Green Lake City, Kota Tangerang. Kemudian, aksi penganiayaan sadis terhadap Yustus Corwing Kei di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Status John Kei dan komplotannya saat ini sudah menjadi tersangka.

Baca Juga

Bebas Bersyarat John Kei Dicabut

Polisi juga sudah melakukan gelar rekonstruksi kasus John Kei di lima lokasi pada Rabu, 24 Juni 2020. Dalam perkembangannya, total sudah ada 35 orang termasuk John Kei yang dicokok.

Polisi menyebut masih ada tujuh anak buahnya yang buron. Namun, menurut polisi tak menutup kemungkinan masih ada anak buah John Kei lain yang ternyata juga terlibat di luar tujuh orang buron tersebut. (Knu)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ditutup Paksa, Perusahaan Nakal Pelanggar PSBB Jakarta Tambah Jadi 23
Indonesia
Ditutup Paksa, Perusahaan Nakal Pelanggar PSBB Jakarta Tambah Jadi 23

Sehari sebelumnya sudah ada 5 perusahaan pelanggar PSBB yang dipaksa tutup.

Ridwan Kamil Sebut 5 Daerah di Jabar Ajukan PSBB
Indonesia
Ridwan Kamil Sebut 5 Daerah di Jabar Ajukan PSBB

Kelima daerah itu akan mengajukan permohonan PSBB bersama pada hari ini.

Erick Thohir Diprediksi Jadi Menteri Paling Bersinar dan Berprestasi di Kabinet
Indonesia
Erick Thohir Diprediksi Jadi Menteri Paling Bersinar dan Berprestasi di Kabinet

Masyarakat atau publik memiliki harapan dan ekspektasi besar kepada Menteri BUMN tersebut

Zona Merah Semakin Berkurang, Tim Pakar: Masyarakat Diharapkan Tetap Waspada
Indonesia
Zona Merah Semakin Berkurang, Tim Pakar: Masyarakat Diharapkan Tetap Waspada

Sejak pertama kali zonasi diumumkan yaitu 31 Mei 2020 hingga saat ini, terjadi perkembangan yang membaik.

BNN Ciduk Pembawa dan Bandar 47 Kilogram Sabu di Medan
Indonesia
BNN Ciduk Pembawa dan Bandar 47 Kilogram Sabu di Medan

Petugas BNN melakukan pengembangan dan berhasil menangkap HER yang berada di Rutan Klas I Palembang, dan IS di Kampung Sukarejo, Dusun Nelayan, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, Provinsi Aceh.

Napi yang Kabur dari Lapas Tangerang Pernah Ikut Pendidikan Militer di Tiongkok
Indonesia
Napi yang Kabur dari Lapas Tangerang Pernah Ikut Pendidikan Militer di Tiongkok

Napi asal Tiongkok, Cai Changpan alias Cai Ji Fan ternyata pernah mengikuti pelatihan militer sewaktu masih di negeri tirai bambu ini.

Waspadai COVID-19 saat Libur Panjang
Indonesia
Waspadai COVID-19 saat Libur Panjang

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Lestari Moerdijat mengatakan, semua pihak untuk mewaspadai penyebaran COVID-19 selama libur panjang.

Dishub DKI Tunggu Arahan Luhut Setop Operasional Bus Luar Kota dari dan ke Jakarta
Indonesia
Dishub DKI Tunggu Arahan Luhut Setop Operasional Bus Luar Kota dari dan ke Jakarta

"Nah, tentu kami dari Dishub setelah ada arahan dari Pak Menko bahwa ini ditunda dulu ya ditunda," kata Syafrin

Gatot: Kalau KAMI Berubah Parpol, Saya Tidak Ikutan
Indonesia
Gatot: Kalau KAMI Berubah Parpol, Saya Tidak Ikutan

"Saya tidak menginginkan Pancasila diubah-ubah menjadi Trisila dan Ekasila. Atas dasar tersebut bergerak hati mendirikan KAMI," kata Gatot.

4 Tahanan Polisi Positif COVID-19 Berhasil Kabur dari RS
Indonesia
4 Tahanan Polisi Positif COVID-19 Berhasil Kabur dari RS

Keempatnya melarikan diri pada pukul 12.30 WIT dari RS Bhayangkara