Polda Metro Klaim Gage Efektif Turunkan Volume Kendaraan Sejumlah kendaraan berhenti saat lampu merah di dekat kawasan aturan ganjil-genap, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Sabtu (6/6/2020). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp).

MerahPutih.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyebut kebijakan ganjil genap itu sangat efektif dan bisa menekan angka kemacetan lalu lintas di Jakarta.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, kebijakan itu sangat membantu polisi menekan volume kendaraan di Jakarta. Khususnya titik lokasi yang sangat padat yakni, ruas Jalan Sudirman-Thamrin.

Baca Juga

PDIP Sebut Kebijakan Gage tak Efektif Kurangi Aktivitas Pekerja ke Kantor

"Ini sangat efektif terutama sangat terasa di ruas jalan Sudirman-Thamrin, bisa berkurang sampai 30-40%," tegas Sambodo kepada wartawan di Jakarta, Selasa (4/8).

Selain itu, bagi para pengendara kendaraan yang melanggar, pihaknya akan memberikan sanksi berupa penilangan. Para pelanggar kebijakan ganjil genap dapat dikenakan sanksi tilang dengan mewajibkan membayar denda tilang sebesar Rp500.000.

Sejumlah anggota polisi membentangkan spanduk sosialisasi pemberlakuan kembali ganjil genap di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (2/8/2020). Pemprov DKI Jakarta menerapkan kembali aturan ganjil genap bagi kendaraan roda empat saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Senin (3/8/2020) di 25 ruas jalan Ibu Kota. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pras.
Sejumlah anggota polisi membentangkan spanduk sosialisasi pemberlakuan kembali ganjil genap di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (2/8/2020). Pemprov DKI Jakarta menerapkan kembali aturan ganjil genap bagi kendaraan roda empat saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Senin (3/8/2020) di 25 ruas jalan Ibu Kota. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pras.

"Pasal untuk pelanggar ganjil genap yaitu, Pasal 287 ayat 1 Pelanggaran tentang Rambu, UU Lalu Lintas Nomor 22/2009. Dendanya maksimal Rp500.000 subsider dua bulan kurungan," kata Sambodo.

Polisi tak menampik masih banyak pengendara roda empat yang kedapatan melanggar kebijakan ganjil-genap Jakarta yang kembali diterapkan, Senin 3 Agustus 2020 kemarin. Dari total 369 pengendara roda empat yang melanggar, kebanyakan pelanggaran dilakukan di kawasan Sudirman-Thamrin.

"Masih (banyak yang melanggar). Hari pertama ada 369 pelanggaran, itu.di jalur-jalur utama yang kita laksanakan sosialisasi, Sudirman-Thamrin," ujar Sambodo.

Selain di ruas jalan Sudirman-Thamrin, pelanggar ganjil-genap juga ada di area lain yang menerapkan ganjil-genap. Tapi, memang jumlah pelanggarannya tak sebanyak yang di Sudirman-Thamrin.

Meski banyak yang melanggar di hari pertama, polisi belum melakukan penilangan. Pasalnya, polisi masih akan melakukan sosialisasi sampai Rabu (5/8), setelah itu baru melakukan penilangan.

"Tapi kan hari pertama kita fokus sosialisasi, anggota lebih banyak utk memberikan brosur segala macem. Hari ini kalo ada yang lewat masih kita berikan teguran," katanya.

Baca Juga

Ratusan Pengendara Langgar Aturan Ganjil Genap

Pada tahap awal kebijakan ganjil genap, akan diberlakukan untuk kendaraan roda 4, kecuali 13 jenis kendaraan yang dikecualikan sesuai Pergub Nomor 88 Tahun 2019.

Penerapan dilakukan setiap hari Senin-Jumat di waktu sibuk, yaitu pukul 06:00 - 10:00 WIB dan pukul 16:00-21:00 WIB pada 25 ruas jalan, yaitu:

1. Jalan Medan Merdeka Barat
2. Jalan MH Thamrin
3. Jalan Jenderal Sudirman
4. Jalan Jenderal S Parman, mulai simpang Jalan Tomang Raya sampai Jalan Gatot Subroto
5. Jalan Gatot Subroto
6. Jalan MT Haryono
7. Jalan HR Rasuna Said
8. Jalan DI Panjaitan
9. Jalan Jenderal Ahmad Yani, mulai simpang Jalan Bekasi Timur Raya sampai dengan simpang Jalan Perintis Kemerdekaan
10. Jalan Pintu Besar Selatan
11. Jalan Gajah Mada
12. Jalan Hayam Wuruk
13. Jalan Majapahit
14. Jalan Sisingamangaraja
15. Jalan Panglima Polim
16. Jalan Fatmawati, mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang
17. Jalan Suryopranoto
18. Jalan Balikpapan
19. Jalan Kyai Caringin
20. Jalan Tomang Raya
21. Jalan Pramuka
22. Jalan Salemba Raya sisi barat dan Jalan Salemba Raya sisi timur, mulai simpang Jalan Paseban Raya sampai dengan simpang Jalan Diponegoro
23. Jalan Kramat Raya
24. Jalan Stasiun Senen
25. Jalan Gunung Sahari. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH