Polda Metro Kejar Pelaku Mirip Abdul Manaf yang Menganiaya Ade Armando Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

MerahPutih.com- Polda Metro Jaya meralat informasi terkait Abdul Manaf yang ternyata bukan sosok tersangka dan terlibat dalam kasus pengeroyokan pegiat media sosial Ade Armando.

Hal ini berdasarkan face recognition terbaru dan hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik usai mengamankan Abdul Manaf di Karawang, Jawa Barat.

Baca Juga:

Hasil Klarifikasi Polisi: Abdul Manaf Tidak Terlibat Pengeroyokan Ade Armando

"Abdul Manaf ini tidak memenuhi unsur (tersangka) yang kita duga," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Kamis (14/4).

Zulpan menjelaskan pihaknya tengah memburu sosok tersangka lain dalam pengeroyokan Ade Armando yang sebelumnya menyerupai Abdul Manaf.

Hingga saat ini, pihaknya masih menyelidiki identitas pengeroyok tersebut.

"Iya sedang diburu, (informasi) yang kemarin kan kita keliru," jelasnya.

Baca Juga:

Ini Alasan Para Pelaku Melakukan Aniaya Terhadap Ade Armando

Seperti diketahui, massa aksi dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat pada Senin, 11 April 2022 kemarin.

Aksi demonstrasi mulanya berjalan dengan lancar, hingga akhirnya sekelompok penyusup melakukan aksi anarkis yang membuat polisi menyemprotkan gas air mata.

Dalam aksi anarkis tersebut, sejumlah pihak menjadi korban. Diantaranya 6 orang anggota polisi dan pegiat media sosial Ade Armando yang mengalami luka di bagian kepala dan wajah.

Terkait pengeroyokan Ade Armando, tiga orang tersangka pengeroyokan telah diringkus masing-masing bernama Dhia Ul Haq, Mohammad Bagja dan Komar. Selain itu, ada pula provokator bernama Arif Pardiani yang juga ikut diringkus.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dengan ancaman penjara di atas 5 tahun. (Knu)

Baca Juga:

Polda Metro Pastikan Pemuda di Lampung Tak Terlibat Penganiayaan Ade Armando

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sebagian Jenazah PMI Korban Kapal Tenggelam di Perairan Malaysia Teridentifikasi
Indonesia
Sebagian Jenazah PMI Korban Kapal Tenggelam di Perairan Malaysia Teridentifikasi

Sejumlah jenazah warga negara Indonesia (WNI) korban kapal tenggelam yang mengangkut pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal di Johor Bahru, Malaysia, sudah diidentifikasi.

Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadiri Milad ke-109 Muhammadiyah
Indonesia
Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadiri Milad ke-109 Muhammadiyah

Perayaan Milad ke-109 Muhammadiyah yang dilaksanakan pada Kamis (18/11) rencananya akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ditanya soal Lokasi Sirkuit Formula E, Wagub DKI: Bukan Urusan Saya Tapi Jakpro
Indonesia
Ditanya soal Lokasi Sirkuit Formula E, Wagub DKI: Bukan Urusan Saya Tapi Jakpro

"Urusannya kan ada di Jakpro bukan di saya," papar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (23/11) malam.

DPR Sahkan RUU TPKS Jadi Undang-Undang
Indonesia
DPR Sahkan RUU TPKS Jadi Undang-Undang

DPR RI mengesahhkan Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) menjadi undang-undang dalam rapat paripurna DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/4).

Di Inggris, OJK Banggakan Ekonomi Digital Indonesia
Indonesia
Di Inggris, OJK Banggakan Ekonomi Digital Indonesia

Dalam aspek pembiayaan, OJK melibatkan perusahaan financial technology serta Fintech P2P Lending dan Securities Crowdfunding untuk memudahkan pelaku UMKM mendapatkan alternatif pembiayaan.

Menteri Muhadjir: Penanganan COVID-19 Seperti Penyakit Biasa Jika Endemi
Indonesia
Menteri Muhadjir: Penanganan COVID-19 Seperti Penyakit Biasa Jika Endemi

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan jika pandemi COVID-19 nantinya berangsur menjadi endemi, penanganan penyakit akibat virus corona itu seperti menangani penyakit biasa.

Ambang Batas Presiden 20 Persen Dinilai Bikin Mumet Partai Politik
Indonesia
Ambang Batas Presiden 20 Persen Dinilai Bikin Mumet Partai Politik

Peneliti Senior Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro meyakini ambas batas presiden bakal bikin mumet atau pusing parpol tanah air.

Prioritaskan Investigasi, TNI AL Tak Pakai Dulu Pesawat Latih Jenis Bonanza
Indonesia
Prioritaskan Investigasi, TNI AL Tak Pakai Dulu Pesawat Latih Jenis Bonanza

TNI Angkatan Laut langsung melakukan investagasi pasca-jatuhnya pesawat jenis G-36 Bonanza yang menewaskan dua pilotnya.

PTM 100 Persen, DPR: Jangan Sampai Ada Klaster Baru di Sekolah
Indonesia
PTM 100 Persen, DPR: Jangan Sampai Ada Klaster Baru di Sekolah

"Jangan sampai nanti ada klaster baru di sekolah," kata Dasco kepada wartawan di Jakarta, Selasa (4/1).

Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia 2023, FIFA Ucapkan Selamat
Indonesia
Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia 2023, FIFA Ucapkan Selamat

Keberhasilan Indonesia melaju ke Piala Asia 2023 mendapatkan ucapan selamat dari FIFA.