Polda Metro Jaya Tangkap 4 Pengedar Dollar Palsu di Bekasi Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat rilis penangkapan 4 pengedar dollar palsu di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/3). Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya menangkap empat pelaku pengedar uang dollar Amerika Serikat palsu di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

"Ini pengungkapan cukup besar, pengungkapan uang palsu dollar asing khususnya dollar Amerika tapi juga main di Euro," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Rabu (10/3).

Baca Juga

Polres Klaten Bongkar Sindikat Pembuatan Uang Palsu Setengah Miliar

Praktik culas ini sendiri terkuak setelah polisi mendapati adanya informasi transaksi uang dollar palsu di kawasan Mustika Jaya, Kota Bekasi.

Dari sana, polisi lantas melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap para pelaku. Pertama, polisi menangkap pelaku berinisial SUL, lalu SI yang berperan sebagai pengedar atau penjual dollar palsu ke tersangka SUL.

Polisi kemudian mengembangkan kasus tersebut dan berhasil menangkap dua tersangka lainnya berinisial HD dan HS. Lalu yang diamankan lagi berinisial SUL, dia pembelinya di daerah Bekasi.

"Kita amankan dengan barang bukti 1.000 lembar pecahan 100 USD yang dia beli seharga Rp7 juta," jelas Yusri.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat rilis penangkapan 4 pengedar dollar palsu di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/3). Foto: MP/Kanu

Tersangka HS yang mencetak uang palsu dan penjual merangkap pemodal yang biayai seluruhnya.

"Dia otaknya dan dia pegang masternya. Tersangka keempat berinisial HD, dia yang bantu HS mencetak uang palsu," kata Yusri.

Ia mengatakan, bahan-bahan yang digunakan sindikat ini hanyalah kertas dan tinta yang mudah dibeli di toko alat tulis kantor. Hasil dollar palsu buatan sindikat ini diakui polisi cukup bagus. Kelebihan hasil mereka ini cukup bagus hasilnya.

"Kalau diinfra red bisa keliatan seperti aslinya padahal alat yang dia gunakan alat biasa yang konon katanya dia belajar dari Google saja," ujarnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 244 KUHP, 245 KUHP, 3, 4, 5 UU nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan tindak pidana pencucian uang.

"Para tersangka terancam hukuman di atas lima tahun penjara," pungkasnya. (Knu)

Baca Juga

Mendekati Lebaran, Uang Palsu Pecahan Rp100.000 Beredar di Solo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Bagikan 272 Ribu Paket Sembako untuk Warga Terdampak COVID-19
Indonesia
Polri Bagikan 272 Ribu Paket Sembako untuk Warga Terdampak COVID-19

Mabes Polri membagikan 272.662 paket sembako serta alat pelindung diri (APD) yang terdiri dari 200 ribu masker dan 40 ribu hand sanitizer untuk warga terdampak COVID-19.

Pemkot Solo Kembali Tarik Retribusi Pedagang 14 Pasar Terdampak PPKM
Indonesia
Pemkot Solo Kembali Tarik Retribusi Pedagang 14 Pasar Terdampak PPKM

Pembebasan retribusi untuk 14 pasar tradisional hanya berlaku sampai bulan Juli saja. Pada bulan Agustus ini pedagang kembali ditarik retribusi pasar.

Kasus Ade Yasin, ICW Kritik BPK Tak Serius Benahi Internal
Indonesia
Kasus Ade Yasin, ICW Kritik BPK Tak Serius Benahi Internal

ICW menilai, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak serius melakukan pembenahan dan pengawasan di internal.

Kubu Angin Prayitno Sebut Pemeriksaan Pajak PT Johnlin Baratama Bukan di Eranya
Indonesia
Kubu Angin Prayitno Sebut Pemeriksaan Pajak PT Johnlin Baratama Bukan di Eranya

"Faktanya pemeriksaan pajak PT Johnlin Baratama dilakukan sudah bukan di Era Angin Prayitno Aji," ujar Syaefullah Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa.

Pemerintah Bolehkan Halal bi Halal, Asal Tidak Makan-Minum Bareng
Indonesia
Pemerintah Bolehkan Halal bi Halal, Asal Tidak Makan-Minum Bareng

"Untuk kegiatan Halal bi halal diselenggarakan dengan protokol kesehatan dan diimbau tidak ada makan-minum," beber Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers, Senin (18/4)

Gibran Libatkan Pemain Persis Solo untuk Percepat Vaksinasi Anak
Indonesia
Gibran Libatkan Pemain Persis Solo untuk Percepat Vaksinasi Anak

Gibran menambahkan, tujuan dirinya menggandeng Persis Solo dalam kegiatan vaksinasi kali ini berharap anak-anak bisa tertular gemar olahraga sepakbola.

Rp 395 Triliun Sudah Dipakai Atasi COVID di 2021
Indonesia
Rp 395 Triliun Sudah Dipakai Atasi COVID di 2021

Dengan pengendalian virus COVID-19 dan penyakit lain secara terus-menerus, Suahasil meyakini aktivitas ekonomi akan kembali berjalan normal sehingga pertumbuhan ekonomi akan mencapai level sebelum COVID-19.

Harga Batu Bara Naik, Penjualan Semen Baturaja Diklaim Masih Tumbuh Positif
Indonesia
Harga Batu Bara Naik, Penjualan Semen Baturaja Diklaim Masih Tumbuh Positif

Adapun realisasi penjualan SMBR periode bulan September 2021 tumbuh 6 persen jika dibandingkan dengan volume bulan Agustus.

Selama Libur Lebaran, Tak Ada Penambahan Pasien Rawat Inap di Wisma Atlet
Indonesia
Selama Libur Lebaran, Tak Ada Penambahan Pasien Rawat Inap di Wisma Atlet

Selama libur lebaran Idul Fitri, Jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Khusus COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran Jakarta tidak bertambah dan berkurang selama periode libur Lebaran 2022 sejak Selasa (3/5) sampai dengan Kamis (5/5).

Kembali Pimpin PPP, Lulung Gandeng Anak Muda Jadi Sekretaris
Indonesia
Kembali Pimpin PPP, Lulung Gandeng Anak Muda Jadi Sekretaris

Politisi Abraham Lunggana atau Haji Lulung kembali menjadi PPP setelah sebelumnya keluar dari partai tersebut dan menjadi anggota DPR