Bebas Ganjil Genap Jakarta Diperpanjang Sampai 22 Mei Ilustrasi ganjil genap (ANTARA//Aprillio Akbar)

MerahPutih.com - Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya memperpanjang kebijakan peniadaan aturan ganjil-genap (gage) hingga 22 Mei 2020 mendatang.

Kebijakan ini telah diperpanjang beberapa kali, terakhir diperpanjang dari 19 hingga 23 April.

Baca Juga

Anies Ajak Kemenperin Evaluasi Izin Ratusan Perusahaan 'Kebal' Larangan PSBB

“Diinformasikan bahwa diperpanjang dan ganjil genpa tetap ditiadakan sampai dengan tgl 22 Mei 2020,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar dalam keterangannya, Kamis (23/4).

Fahri menuturkan perpanjangan kebijakan peniadaan ganjil genap itu mengikuti masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (16/3/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meniadakan aturan ganjil genap untuk mencegah risiko penularan COVID-19 di transportasi publik sehingga masyarakat disarankan menggunakan kendaraan pribadi. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (16/3/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meniadakan aturan ganjil genap untuk mencegah risiko penularan COVID-19 di transportasi publik sehingga masyarakat disarankan menggunakan kendaraan pribadi. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.

Diketahui, DKI Jakarta telah memperpanjang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 28 hari, terhitung sejak 23 April hingga 22 Mei.

“Mengikuti PSBB dan akan dilakukan evaluasi kembali,” ucap Fahri.

Disampaikan Fahri, selama ganjil genap ditiadakan, penilangan terhadap pelanggar juga ditiadakan.

Baca Juga

Catat! Ini 19 Titik Pos Pantau Cegah Warga Mudik Keluar Jabodetabek

Baik itu untuk penindakan secara langsung ataupun penindakan yang dilakukan lewat sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE).

Keputusan pembatasan ganjil genap pertama kali ditetapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 15 Maret lalu. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jakbar Jajaki Pemasangan Internet Gratis untuk Warga Miskin
Indonesia
Jakbar Jajaki Pemasangan Internet Gratis untuk Warga Miskin

Belum semua titik di Jakarta Barat terpasang saluran internet yang saat kini paling dibutuhkan oleh para siswa dalam proses belajar daring.

Nekat Adakan Dangdutan di Tengah Pandemi, Sejumlah Oknum Polisi Diperiksa Propam
Indonesia
Nekat Adakan Dangdutan di Tengah Pandemi, Sejumlah Oknum Polisi Diperiksa Propam

Kapolda Jatim Irjen Fadil Imran sudah memerintahkan fungsi pengawas termasuk penekanan kembali kepada fungsi Propam

Jokowi: Jangan Sampai Ada Masyarakat Memiliki Perasaan Normal Saja
Indonesia
Jokowi: Jangan Sampai Ada Masyarakat Memiliki Perasaan Normal Saja

Krisis kesehatan dan ekonomi yang disebabkan COVID-19 ini, tak hanya dirasakan masyarakat Indonesia, tapi juga warga di 215 negara.

Kasus COVID-19 Prancis Kembali Melonjak
Indonesia
Kasus COVID-19 Prancis Kembali Melonjak

Jumlah kasus baru COVID-19 bertambah 4.203, sehingga secara keseluruhan berjumlah 328.980.

Alasan KPK Tunda Pemeriksaan RJ Lino
Indonesia
Alasan KPK Tunda Pemeriksaan RJ Lino

"RJL (RJ Lino) diperiksa sebagai tersangka. Namun karena belum siap dengan PH-nya maka pemeriksaan ditunda," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin.

14 Tahanan KPK Terkonfirmasi Positif COVID-19
Indonesia
14 Tahanan KPK Terkonfirmasi Positif COVID-19

Sebanyak 14 tahanan yang mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, terkonfirmasi positif COVID-19.

Seniman Lukis Solo Galang Dana Lewat Lukisan Wajah Gibran
Indonesia
Seniman Lukis Solo Galang Dana Lewat Lukisan Wajah Gibran

Hasil lukisan ini akan dilelang dengan harga dasar Rp3 juta. Uang hasil lelang akan diberikan pada seniman dan warga lainnya yang terdampak Corona.

Sidang Perdana, Emak-Emak Pendukung Rizieq Geruduk PN Jaktim
Indonesia
Sidang Perdana, Emak-Emak Pendukung Rizieq Geruduk PN Jaktim

Simpatisan yang didominasi emak-emak itu ingin mengikuti jalannya sidang perdana yang menjerat pentolan eks FPI itu.

Ternyata Ini Kunci Sukses Penanganan COVID-19 di Selandia Baru
Indonesia
Ternyata Ini Kunci Sukses Penanganan COVID-19 di Selandia Baru

Masyarakat di sana sudah terbiasa dengan ujian-ujian.

Tiga Organisasi Besar Mundur, POP Kemendikbud Dinilai Bermasalah
Indonesia
Tiga Organisasi Besar Mundur, POP Kemendikbud Dinilai Bermasalah

POP dan program serupa dalam perencanaannya dilakukan secara terbuka