Polda Metro Jaya Cokok 4 Pelaku Pembunuhan Sadis Bos Pabrik Roti Asal Taiwan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya mencokok empat pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang warga negara Taiwan, Hsu Ming Hu. Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya mencokok empat pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang warga negara Taiwan, Hsu Ming Hu. Keempat tersangka itu adalah berinisial SS (37), FI alias FT (30), AF (31) dan SY (38).

Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana mengatakan bahwa, SS merupakan otak pelaku pembunuhan bos roti asal Bekasi itu. Tersangka mengaku menghabisi korban karena sakit hati Hsu Ming Hu tidak mau bertanggung jawab atas kehamilannya.

Baca Juga

Resmi Jadi Tersangka, Mulai Hari Ini JRX Tidur di Penjara

Sementara itu, tiga pelaku lain adalah FI alias FT, AF, dan SY. FI merupakan notaris yang jasanya digunakan untuk mengurus aset milik korban yang diambil mereka. Sedangkan, AF sendiri diketahui merupakan suami FI sendiri. Saat di lokasi kejadian, AF berperan memegang korban saat penusukan.

Untuk tersangka SY berperan meminjamkan mobil dan memantau situasi rumah korban. Pelaku penusukan terhadap korban dilakukan oleh tersangka S alias A yang hingga kini masih buron.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menambahkan, tersangka FI mengetahui dengan jelas aset-aset yang dimiliki oleh korban.

Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya mencokok empat pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang warga negara Taiwan, Hsu Ming Hu. Keempat tersangka itu adalah berinisial SS (37), FI alias FT (30), AF (31) dan SY (38). Foto: MP/Kanu

Beberapa aset milik korban diatasnamakan kepada asisten rumah tangganya, SY, dan tersangka SS lantaran korban adalah warga negara asing.

"FI nih tau harta-harta korban di mana saja dia tahu, karena memang dia bekerja di notaris. Dan sebagian besar harta-harta korban atas nama SS dan SY," kata Yusri.

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Juli 2020. Kemudian, jasad Hsu Ming Hu ditemukan di Kali Subang, Jawa Barat, pada 26 Juli 2020. Pada saat bersamaan, Kedutaan Besar Tiongkok melaporkan warga negaranya hilang.

"Usai dilakukan pengecekan sidik jari, DNA, dan ciri-ciri lainnya terhadap korban, ternyata betul, identik, dia adalah Hsu Ming Hu, WNA Taiwan yang hilang," ungkap Nana.

Baca Juga

Kejagung Masih Hitung Jumlah Dugaan Gratifikasi yang Diterima Jaksa Pinangki

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP, dan atau Pasal 365 KUHP, dan atau Pasal 351. Adapun, ancaman hukuman maksimalnya adalah pidana mati atau penjara seumur hidup. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gegara Tekanan Darah Tinggi, 18 Nakes Solo Batal Vaksinasi Corona
Indonesia
Gegara Tekanan Darah Tinggi, 18 Nakes Solo Batal Vaksinasi Corona

Sebanyak 18 tenaga kesehatan (nakes) di Solo, Jawa Tengah, gagal dilakukan vaksinasi Sinovac tahap pertama Kamis (14/1), karena mereka mengalami tekanan darah tinggi

Kapuas Hulu Dikepung Banjir
Indonesia
Kapuas Hulu Dikepung Banjir

Ratusan rumah penduduk di Kabupaten Kapuas Hulu sudah terendam banjir dan banjir kali ini cukup besar dari banjir sebelumnya.

Hakordia dan Pilkada Jadi Momentum Bangun Kesadaran Budaya Antikorupsi
Indonesia
Hakordia dan Pilkada Jadi Momentum Bangun Kesadaran Budaya Antikorupsi

Merujuk data tahun 2018, KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) sebanyak 30 kali

KPU Solo Rekrut 8.617 Orang KPPS
Indonesia
KPU Solo Rekrut 8.617 Orang KPPS

Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti, mengatakan pada Pilwakot tahun ini pihaknya membutuhkan sebanyak 8.617 orang KPPS yang bertugas di Tempat Pumungutan Suara (TPS) pada tanggal 9 Desember.

Mudahkan Konsultasi dan Rapid Test, 3 Mahasiswa ITS Bikin Aplikasi
Indonesia
Mudahkan Konsultasi dan Rapid Test, 3 Mahasiswa ITS Bikin Aplikasi

Aplikasi juga mampu melacak lokasi pengguna dengan sistem director finding menggunakan Bluetooth 5.1 BLE (Bluetooth Low Energy) sehingga tak menguras baterai cukup banyak.

AHY Minta Anak Buahya Kawal Penanganan COVID-19 di DKI Jakarta
Indonesia
AHY Minta Anak Buahya Kawal Penanganan COVID-19 di DKI Jakarta

"Terutama dalam berbagai isu yang memang hari ini masih terus diperjuangkan bersama. Contohnya penanganan COVID-19 yang harus terus dikawal di Jakarta ini," paparnya.

6 Ribu Orang Diduga Jadi Pemasok Dana Jaringan Teror JI
Indonesia
6 Ribu Orang Diduga Jadi Pemasok Dana Jaringan Teror JI

Sejauh ini perekrutan generasi muda JI sudah ada sejak 2011. Sebanyak tujuh angkatan terbentuk dengan total 96 orang peserta pelatihan.

KPK Tahan "Tangan Kanan" Eks Bupati Malang
Indonesia
KPK Tahan "Tangan Kanan" Eks Bupati Malang

Ia bakal mendekam di sel tahanan setidaknya selama 20 hari pertama terhitung sejak 30 Juli hingga 18 Agustus 2020.

 KPK Periksa Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Periksa Edhy Prabowo

Anak buah Prabowo Subianto itu diperiksa sebagai saksi untuk penyuapnya, Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama, Suharjito. Keduanya telah menyandang status tersangka dalam kasus ini.