Polda Metro Jaya Bantah Larang Takbir Keliling Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono (Foto: Polda Metro Jaya Dot Info)

MerahPutih Megapolitan - Kepolisian Daerah Metro Jaya membantah bahwa pihaknya melarang masyarakat yang akan melakukan takbir keliling dengan cara berkonvoi di jalan raya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono menyatakan pihak hanya menghimbau agar masyarakat sebelum berkonvoi untuk takbir keliling sebaiknya melaporkan dulu kepada pihak berwajib.

"Polda Metro tidak melarang umat muslim untuk melakukan takbir keliling, tapi kami imbau sebelum melakukan kegiatan memberitahu dulu ke polsek atau polres setempat," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya, Senin (4/7).

Dengan melaporkan kepada pihak berwajib menurt Kombes Awi, pihak kepolisian akan memberikan pengawalan pengawalan terhadap mayarakat yang akan melakukan kegiatan tersebut. Dengan pengawalan polisi, masyarakat yang melakukan takbir keliling mendapatkan rasa nyaman dan aman.

Kombes Awi juga berharap masyarakat yang melakukan takbir keliling tidak menggunakan mobil pick up. Untuk pengguna kendaraan roda dua diminta tetap menggunakan helm dan mematuhi peraturan lalu lintas.

"Selain itu, kendaraan yang dipakai warga untuk keliling tidak boleh melintasi jalur protokol," pungkas Kombes Awi Setiyono.

BACA JUGA:

  1. Polda Metro Jaya Tangkap Empat "Jakmania"
  2. Rusuh, Aparat Polda Metro Jaya Tahan Ratusan Jakmania
  3. Tak Terima Statemen Kapolda, Ahmad Dhani ke Polda Metro Jaya
  4. Polda Metro Jaya Amankan 60 Driver Go-Jek yang Bawa Senjata Tajam
  5. Kapolda Metro Jaya Soroti Kerumunan Masyarakat Saat Ledakan Bom Thamrin
Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Tangkap Oknum Driver Ojol Pelaku Perampasan HP Pelajar di Kemayoran
Indonesia
Polisi Tangkap Oknum Driver Ojol Pelaku Perampasan HP Pelajar di Kemayoran

peristiwa penjambretan ini terjadi di depan SMP 269 Harapan Mulia, Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat

Pembebaskan Sandera Dua WNI Tewaskan Gembong Teroris Abu Sayyaf
Indonesia
Pembebaskan Sandera Dua WNI Tewaskan Gembong Teroris Abu Sayyaf

Dua WNI yang berhasil dibebaskan berinisial SM dan ML berhasil dibebaskan sementara 1 sandera berinisial MF masih diupayakan dibebaskan.

Pengamat Sebut Ada Kebangkitan Politik Dinasti di Indonesia
Indonesia
Pengamat Sebut Ada Kebangkitan Politik Dinasti di Indonesia

Dalam pertemuan itu, Jokowi mengatakan, rekomendasi PDIP jatuh kepada Gibran Rakabuming Raka

 Ibu Negara Iriana Jokowi dan Gibran Dampingi Selvi Selama Proses Persalinan
Indonesia
Ibu Negara Iriana Jokowi dan Gibran Dampingi Selvi Selama Proses Persalinan

"Dia (Selvi) belum melahirkan. Masih menunggu ini mau menani di ruang persalinan," ujar Iriana di RS PKU Muhammadiyah, Solo.

 DPRD DKI Minta Disnakerteans Tingkatkan Pengawasan Perkantoran Saat PSBB Fase II
Indonesia
DPRD DKI Minta Disnakerteans Tingkatkan Pengawasan Perkantoran Saat PSBB Fase II

"Khawatirnya, perusahaan-perusahan yang sudah mengikuti aturan malah kembali beroperasi karena (perusahaan) yang melanggar tidak mendapat sanksi apa-apa," kata Aziz

Pengelola Bioskop Minta Anies Ubah Aturan 25 Persen Penonton
Indonesia
Pengelola Bioskop Minta Anies Ubah Aturan 25 Persen Penonton

pihak bioskop merasa dirugikan dengan kebijakan yang diambil Anies terkait pembatasan pengunjung hanya boleh masuk 25 persen dari kapasitas ruangan.

Suhu Bumi Makin Panas, Kekeringan Ancam Indonesia
Indonesia
Suhu Bumi Makin Panas, Kekeringan Ancam Indonesia

Rata-rata kenaikan suhu global naik sekitar 1 derajat celcius tiap tahunnya. Bahkan ada peluang naik hingga 20 persen atau sekitar 1,5 derajat.

 Fahri Hamzah Nilai Wajar Prabowo Jadi Menteri Terpopuler Versi survei
Indonesia
Fahri Hamzah Nilai Wajar Prabowo Jadi Menteri Terpopuler Versi survei

"Ya karena survei capres pun Prabowo nomor dua. Jadi wajar kalau survei menterinya nomor satu," kata Wakil Ketua Umum Partai Gelora itu

Pasien COVID-19 Masih Bertambah Sampai 800 Orang
Indonesia
Pasien COVID-19 Masih Bertambah Sampai 800 Orang

Total sebanyak 196.040 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif COVID-19 sebesar 4 persen, dengan rincian 7.080 orang dinyatakan reaktif COVID-19 dan 188.950 orang dinyatakan non-reaktif.

Demo Tolak Omnibus Law di DPR, Buruh Khawatir Kehilangan Pekerjaan
Indonesia
Demo Tolak Omnibus Law di DPR, Buruh Khawatir Kehilangan Pekerjaan

Penggunaan tenaga kerja asing sekarang sudah tidak ada lagi pembatasan.