Polda Metro Jadwalkan Periksa Kalapas Tangerang Buntut Insiden Kebakaran Jenazah korban kebakaran Lapas Klas 1 A Tangerang akan dikirim ke RS Polri Kramat Jati. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Kelas 1 Tangerang, Banten, Victor Teguh Prihartono.

Ia diperiksa pada Senin (13/9). Pemeriksaan ini berkaitan dengan kebakaran yang terjadi di Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten pada Rabu (8/9) pukul 01.50 WIB.

Baca Juga

Polda Metro bakal Periksa Kalapas Tangerang Terkait Kasus Kebakaran

"Pemeriksaannya sebagai saksi di Polda Metro Jaya," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, Senin (13/9).

Selain Kalapas, penyidik juga akan memeriksa 13 orang saksi lainnya yakni pegawai Lapas Kelas 1 Tangerang yang bertugas atau piket malam pada waktu kejadian.

"Surat pemanggilannya sebagai saksi untuk 14 orang yang bertugas malam itu, termasuk salah satunya Kalapas," terangnya.

Lokasi terbakarnya Lapas Tangerang. (Foto: MP/Rizky)
Lokasi terbakarnya Lapas Tangerang. (Foto: MP/Rizky)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan kasus kebakaran lembaga permasyarakatan (lapas) kelas 1 Tangerang, Banten telah naik tingkat dari penyelidikan ke penyidikan.

Hal itu ditetapkan usai penyidik melakukan gelar perkara terkait dengan kasus tersebut.

"Semalam sudah dilakukan gelar perkara, kemudian dari penyelidikan ini naik ke tingkat penyidikan. Jadi sudah naik sidik," kata Yusri dalam konferensi pers di RS Polri, Jumat (10/9).

Penyidik telah menemukan dugaan pidana dalam kasus kebakaran tersebut seperti yang disebutkan dalam Pasal 187 dan 188 KUHP terkait Kesengajaan serta Pasal 359 KUHP tentang Kelalaian. (Knu)

Baca Juga

Polisi Panggil Kalapas Tangerang untuk Diperiksa Sebagai Saksi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lahan Makam Penuh, Pemprov DKI Siapkan 4 Pemakaman Baru
Indonesia
Lahan Makam Penuh, Pemprov DKI Siapkan 4 Pemakaman Baru

“Kami terus mengupayakan berbagai dukungan fasilitas sebaik mungkin, termasuk pemakaman,” ujar Ariza

Panglima dan Kapolri Turun Langsung Kawal Vaksinasi di Medan
Indonesia
Panglima dan Kapolri Turun Langsung Kawal Vaksinasi di Medan

Melaksanakan kegiatan vaksinasi sehingga Medan bisa segera turunkan level

Gerbong Kereta Api Disulap Jadi Tempat Isolasi Mandiri Pasien COVID-19
Indonesia
Gerbong Kereta Api Disulap Jadi Tempat Isolasi Mandiri Pasien COVID-19

"Gerbong ini akan digunakan untuk merawat pasien COVID-19 di Kota Madiun dan sekitarnya," ujar Wali Kota Madiun, Maidi

Kritik JK Dinilai Tepat, PKB: Konsekuensi Membangun Demokrasi
Indonesia
Kritik JK Dinilai Tepat, PKB: Konsekuensi Membangun Demokrasi

Zaman sekarang itu ada undang-undangnya

KPK Amankan 16 Orang Dalam OTT Bupati Banggai Laut
Indonesia
KPK Amankan 16 Orang Dalam OTT Bupati Banggai Laut

Dugaan korupsi dalam kasus ini terkait dengan pemberian sejumlah uang dari pihak swasta

Pemkot Solo Belum Berencana Terapkan Syarat Vaksin di 44 Pasar Tradisional
Indonesia
Pemkot Solo Belum Berencana Terapkan Syarat Vaksin di 44 Pasar Tradisional

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo belum berencana menerapkan syarat vaksin di 44 pasar tradisional

DPRD DKI Minta Satpol PP Bongkar Bangunan Bemasalah di Muara Angke
Indonesia
DPRD DKI Minta Satpol PP Bongkar Bangunan Bemasalah di Muara Angke

"Harus ditindak tegas ya. Kalau sudah ada surat rekontek (rekomendasi teknis) bongkar, ya harus dibongkar lah," tegas Wakil Ketua DPRD DKI, M. Taufik

Polisi Tegaskan Punya Dasar Lakukan Upaya Paksa Terhadap Rizieq dkk
Indonesia
Polisi Tegaskan Punya Dasar Lakukan Upaya Paksa Terhadap Rizieq dkk

Rizieq Shihab menggelar kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan putrinya yakni Syarifah Najwa Shihab

Mabes Polri Ajukan Permintaan Proses Ekstradisi Jozeph Zhang
Indonesia
Mabes Polri Ajukan Permintaan Proses Ekstradisi Jozeph Zhang

"Hasil rapatnya adalah yang pertama mengirimkan permohohan ekstradisi atas nama JPZ," kata Ramadhan dalam jumpa pers di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Jumat (30/4).

Pemerintah Diminta Kurangi Anggaran Infrastruktur, Fokus Tangani COVID-19
Indonesia
Pemerintah Diminta Kurangi Anggaran Infrastruktur, Fokus Tangani COVID-19

Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti meminta pemerintah mengurangi atau menunda anggaran untuk infrastruktur.