Polda Metro Buru Warga Sipil yang Diduga Ikut Serang Polsek Ciracas Markas Kepolisian Sektor Ciracas diserang oleh sekelompok orang oknut TNI, Sabtu. (Antara)

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya mendalami dugaan keterlibatan masyarakat sipil dalam penyerangan dan perusakan Polsek Ciracas beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, terkait warga sipil yang ikut melakukan penyerangan, hal itu merupakan domain kepolisian untuk melakukan penyelidikan.

Baca Juga

Begini Nasib Kru ANTV dan Dua Anggota Polri Korban Penyerangan Polsek Ciracas

"Kita tunggu saja dulu," kata Yusri kepada wartawan di Jakarta, Selasa (1/9).

Yusri belum membeberkan ada atau tidaknya warga sipil yang terlibat. Sebab, hingga kini pihak kepolisian masih mendalami insiden tersebut.

Suasana setelah penyerangan di Polsek Ciracas, Jakarta, Sabtu, (29/8/2020). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hp.
Suasana setelah penyerangan di Polsek Ciracas, Jakarta, Sabtu, (29/8/2020). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hp.

Yusri mengatakan pihaknya bersama TNI masih mendata kerugian akibat serangkaian aksi brutal itu. Untuk korban sendiri disebutnya masih dilakukan perawatan di rumah sakit.

"Kalau kerugian masih dilakukan penyelidikan, masih didata semuanya sama tim terpadu ini, masih dilakukan pendataan berapa," ungkap Yusri.

Dua korban dari anggota Kepolisian Bripka Tukin dan Bripda Bernandus mengalami luka mulai dari luka sobekan pada bagian wajah hingga luka akibat tusukan benda tajam.Bripka Tukin yang menderita luka memar di bagian wajahnya.

Untuk Bripda Bernandus menderita luka yang lebih parah dari Bripka Tukin. Lukanya yaitu luka sobek pada bagian wajah hingga luka tusukan.

Seperti diketahui, Polsek Ciracas diserang oleh sejumlah oknum TNI beberapa waktu lalu. Para oknum TNI itu nekat menyerang kantor polisi karena terprovokasi berita hoaks.

Seorang anggota TNI, Prada MI mengaku dikeroyok oleh orang tidak dikenal dan dia kemudian menginformasikan hal itu ke rekan-rekannya sesama anggota TNI.

Baca Juga

Penyerangan Polsek Ciracas Gegara Hoaks, BPIP: Bukti Budaya Kritis Terkikis

Padahal, hasil penyelidikan pihak kepolisian menyimpulkan jika anggota TNI itu masuk ke rumah sakit karena kecelakaan lalu lintas tunggal, bukan dikeroyok.

Atas insiden ini, pihak TNI AD sudah menyampaikan permohonan maafnya ke Polri maupun ke masyarakat atas aksi oknumnya. TNI juga bersikap tegas memproses bahkan memecat puluhan oknum TNI yang terlibat dalam insiden itu. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Tak Bisa Menggugat Jika Vaksin COVID-19 Bermasalah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Tak Bisa Menggugat Jika Vaksin COVID-19 Bermasalah

Vaksin Sinovac ini telah melewati uji dan tahapan hukum di Indonesia

Tolak RUU Pemilu, Pemerintah Dinilai Rasional
Indonesia
Tolak RUU Pemilu, Pemerintah Dinilai Rasional

Pemilu sulit naik level menjadi ajang adu gagasan dan visi misi karena kualitas calon tidak pernah disiapkan parpol dan lebih disibukan menyesuaikan diri dengan UU pemilu.

Pemilik Borneo Lumbung Energi Samin Tan Didakwa Menyuap Eni Saragih Rp 5 Miliar
Indonesia
Pemilik Borneo Lumbung Energi Samin Tan Didakwa Menyuap Eni Saragih Rp 5 Miliar

Pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal Tbk (PT BLEM) Samin Tan didakwa menyuap mantan anggota Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih senilai Rp 5 miliar.

Positivity Rate COVID-19 di DKI Masih Tinggi
Indonesia
Positivity Rate COVID-19 di DKI Masih Tinggi

Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 116.566. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 64.653.

Impian Demokrasi ala Hatta: Negara Hadir Tanpa Batasi Hak Rakyat Berekspresi
Indonesia
Impian Demokrasi ala Hatta: Negara Hadir Tanpa Batasi Hak Rakyat Berekspresi

“Bung Hatta menginginkan sebuah negara yang hadir tapi juga tidak membatasi hak-hak rakyatnya untuk berekspresi” pungkas Burhanuddin.

Anak Buah Yasonna Bentuk Tim Khusus Buru Terpidana Mati Asal Tiongkok Kabur
Indonesia
Anak Buah Yasonna Bentuk Tim Khusus Buru Terpidana Mati Asal Tiongkok Kabur

Pemilik sabu seberat 135 kilogram itu diduga kabur setelah menggali lubang dari kamar tahanannya hingga tembus ke saluran air di luar Lapas.

Kapolri Perintahkan Kapolda Sulteng Berkantor di Poso
Indonesia
Kapolri Perintahkan Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Kebijakan ini berlaku mulai Selasa (1/12) selama proses perburuan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja Meninggal Akibat COVID-19
Indonesia
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja Meninggal Akibat COVID-19

Informasi dari pihak keluarga, almarhum Eka Supria Atmaja akan dimakamkan di pemakaman keluarga pada Senin pagi, 12 Juli 2021.

Ada 185 Bencana yang Terjadi Selama Januari 2021
Indonesia
Ada 185 Bencana yang Terjadi Selama Januari 2021

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sejak awal Januari hingga Kamis (21/1), terjadi 185 bencana di Indonesia. Mayoritas didominasi bencana hidrometeorologi.

Lima Tujuan Pemprov DKI Bentuk Perda Penanganan COVID-19
Indonesia
Lima Tujuan Pemprov DKI Bentuk Perda Penanganan COVID-19

Pertama, memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat dari penularan dan penyebaran COVID-19.