Polda Metro Buka-bukaan Alasan Ikut Jemput Paksa Advokat Alvin Lim Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Senin (27/6/2022). ANTARA/Yogi Rachman/aa.

MerahPutih.com - Advokat Alvin Lim dijemput paksa sebelum dihadirkan sebagai terdakwa terkait kasus dugaan pemalsuan surat di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Alvin Lim dijemput paksa di rumahnya pada Rabu (29/6) kemarin. Proses jemput paksa itu melibatkan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Terdakwa dijemput paksa setelah dua kali mangkir persidangan.

Baca Juga:

Jokowi Terbang ke Moskow untuk Bertemu Putin

PN Jaksel kemudian membuat penetapan dan memerintahkan jaksa penuntut umum (JPU), untuk menghadirkan AL sebagai terdakwa dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Atas dasar penetapan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pihak JPU membuat surat permohonan bantuan pencarian atas nama terdakwa AL kepada Kapolda Metro Jaya.

"Surat tersebut ditembuskan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (30/6).

Baca Juga:

Wakil Ketua Banggar Jatuh saat Sidang Paripurna DPR

Zulpan menuturkan, berbekal surat dari JPU itu, jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya kemudian membantu proses pencarian terhadap Alvin Lim. Advokat itu pun akhirnya didudukkan sebagai terdakwa dalam agenda sidang tuntutan di PN Jaksel pada Rabu (29/6) kemarin sore.

"Menindaklanjuti surat permohonan bantuan pencarian terdakwa atas nama AL, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama dengan pihak JPU melakukan upaya paksa untuk menghadapkan terdakwa di persidangan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan," terang Zulpan.

Dalam sidang itu, terdakwa Alvin Lim akhirnya dituntut enam tahun penjara dalam kasus dugaan pemalsuan surat oleh jaksa penuntut umum (JPU). (Knu)

Baca Juga:

Lanjutkan Misi Perdamaian, Presiden Jokowi Bertolak ke Moskow Temui Putin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Djarot Minta Gibran Fokus di Solo
Indonesia
Djarot Minta Gibran Fokus di Solo

Djarot Saiful Hidayat meminta Gibran Rakabuming Raka untuk fokus terlebih dahulu pada kepemimpinannya di Solo.

Paripurna DPD Sahkan Rekomendasi Calon Anggota BPK Periode 2022-2027
Indonesia
Paripurna DPD Sahkan Rekomendasi Calon Anggota BPK Periode 2022-2027

Sidang paripurna ke-8 DPD RI mengesahkan beberapa keputusan, salah satunya rekomendasi calon anggota BPK RI periode 2022-2027.

Aung San Suu Kyi Kembali Dijatuhi Hukuman 5 Tahun Penjara
Dunia
Aung San Suu Kyi Kembali Dijatuhi Hukuman 5 Tahun Penjara

Aung San Suu Kyi saat ini, sedikitnya menghadapi 18 kasus dengan total ancaman hukuman mencapai hampir 190 tahun penjara

Politisi PKS Dukung Langkah Jokowi Temui Presiden Rusia dan Ukraina
Indonesia
Politisi PKS Dukung Langkah Jokowi Temui Presiden Rusia dan Ukraina

Sukamta mendukung langkah Jokowi bertemu kedua Kepala Negara guna mendukung perdamaian di diantara kedua negara.

Pembangunan Sirkuit Formula E Ditargetkan Rampung 54 Hari
Indonesia
Pembangunan Sirkuit Formula E Ditargetkan Rampung 54 Hari

Ketua Pelaksana Formula E, Ahmad Sahroni menyampaikan, pembangunan lintasan ajang balap mobil bertenaga listrik itu ditargetkan selesai selama 54 hari dengan durasi kerja sehari 24 jam sesuai kontrak kerja.

 Utang Luar Negeri Indonesia Cuma Turun USD 1,5 Miliar di Oktober 2021
Indonesia
Utang Luar Negeri Indonesia Cuma Turun USD 1,5 Miliar di Oktober 2021

Penurunan posisi ULN terjadi karena beberapa seri Surat Berharga Negara (SBN) dan pinjaman yang jatuh tempo.

Komnas HAM Minta Pemerintah Libatkan Banyak Pihak Susun RUU KKR
Indonesia
Komnas HAM Minta Pemerintah Libatkan Banyak Pihak Susun RUU KKR

Karena begitu pentingnya RUU KKR tersebut, Amiruddin menegaskan sebaiknya pemerintah terbuka sedari awal dalam menyusun draft RUU KKR tersebut serta melibatkan banyak pihak, terutama perwakilan keluarga korban dan korban.

Tiba di Glasgow, Jokowi Hadiri KTT Perubahan Iklim
Indonesia
Tiba di Glasgow, Jokowi Hadiri KTT Perubahan Iklim

KTT dihadiri 121 Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan.

Komisi I DPR Besok Kunjungi Rumah Jenderal Andika Perkasa
Indonesia
Komisi I DPR Besok Kunjungi Rumah Jenderal Andika Perkasa

Bobby tak menyebut di mana alamat rumah Andika

Haris Azhar dan Fatia KontraS Dijemput Polisi
Indonesia
Haris Azhar dan Fatia KontraS Dijemput Polisi

Kediaman dari Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti dan Direktur Lokataru Haris Azhar dikabarkan didatangi sejumlah aparat kepolisian pada, Selasa (18/1) pagi.