Polda Metro Belum Diajak Bicara Soal Rencana Pemberlakuan Ganjil-Genap Ganjil genap di Jakarta. (Foto: Antara).

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan pembahasan pemberlakukan kembali ganjil-genap (Gage) di DKI Jakarta dengan Polda Metro Jaya. Hal itu seiring dengan adanya peningkatan intensitas lalu lintas di jalanan Ibukota.

“Sampai saat ini belum ada pembicaraan terkait hal tersebut,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dihubungi wartawan, Rabu (21/4).

Baca Juga:

PSI Minta Pemprov DKI Evaluasi Ganjil Genap

Jika memang kebijakan gage ingin kembali diterapkan, maka harus ada pertimbangan penambahan moda transportasi umum di Jakarta. Pasalnya, Masyarakat akan kembali berpindah ke angkutan umum untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyosialisasikan perluasan aturan ganjil-genap di Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.
Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyosialisasikan perluasan aturan ganjil-genap di Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.

"Sementara kapasitas angkutan umum masih dibatasi 50%,” jelasnya.

Seperti diketahui, Kebijakan gage dicabut sementara untuk memutus mata rantai COVID-19.

Baca Juga:

Dua Alasan Polri Tak Perlu Beri Izin Kelanjutan Liga 1 dan 2

Namun, Pemprov DKI Jakarta masih mengkaji kemungkinan diterapkannya kembali kebijakan gage karena terlihat adanya peningkatan intensitas lalu lintas. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bisa Atur-Atur Pemeriksaannya, Jaksa Pinangki Dinilai Sering 'Dimanja'
Indonesia
Bisa Atur-Atur Pemeriksaannya, Jaksa Pinangki Dinilai Sering 'Dimanja'

Ia mencurigai sesuatu yang membuat Pianangki memiliki bargaining position yang membuatnya 'diatas angin'

Kota Bandung Masuki Zona Kritis COVID-19
Indonesia
Kota Bandung Masuki Zona Kritis COVID-19

Saat ini BOR sudah mencapai 89.71 persen. Angka yang sudah kritis dan melebihi standar aman World Health Organization (WHO).

Reaksi Demokrat Jokowi Gratiskan Vaksin COVID-19
Indonesia
Reaksi Demokrat Jokowi Gratiskan Vaksin COVID-19

Ibas pun berharap, agar pemberian vaksin ini benar-benar menjadi solusi bagi bangsa

Wagub Akui DKI Kekurangan Darah Plasma Konvalesen
Indonesia
Wagub Akui DKI Kekurangan Darah Plasma Konvalesen

Riza kembali mengingatkan syarat-syarat yang harus dipenuhi bagi calon pendonor

Rizieq Shihab Janji Pagi Ini Datangi Polda Metro Jaya
Indonesia
Rizieq Shihab Janji Pagi Ini Datangi Polda Metro Jaya

Rizieq tidak menyangka karena belum pernah diperiksa sebagai saksi

Ma'ruf Amin: Ekonomi Syariah Bebas Riba Layak Gantikan Sistem Ekonomi Kapitalis
Indonesia
Ma'ruf Amin: Ekonomi Syariah Bebas Riba Layak Gantikan Sistem Ekonomi Kapitalis

Sistem ekonomi kapitalis telah menjadi sistem ekonomi global

Kasus COVID-19 di Kudus, Kapolri Perintahkan Anak Buahnya Kunci Pergerakan Warga
Indonesia
Kasus COVID-19 di Kudus, Kapolri Perintahkan Anak Buahnya Kunci Pergerakan Warga

"Yang selesai di tracing dan reaktif langsung diarahkan untuk tidak keluar rumah dan isolasi mandiri sampai dengan hasil RT-PCR keluar," kata Sigit dalam keterangannya, Senin (7/6).

Besok Jokowi Lantik Komjen Listyo Sebagai Kapolri Setelah Divaksin
Indonesia
Besok Jokowi Lantik Komjen Listyo Sebagai Kapolri Setelah Divaksin

Pada Jumat (22/1), pihak Istana Kepresidenan menerima surat persetujuan DPR

Polri Minta Masyarakat Papua Tak Perlu Khawatir Keberadaan KKB
Indonesia
Polri Minta Masyarakat Papua Tak Perlu Khawatir Keberadaan KKB

TNI-Polri terus meningkatkan patroli dan pengamanan di Papua

Tina Toon Ingin Imleknas Jadi Momentum Doa Agar Virus Corona Segera Hilang
Indonesia
Tina Toon Ingin Imleknas Jadi Momentum Doa Agar Virus Corona Segera Hilang

"Somoga bisa pulih kembali secara normal dari bidang ekonomi kesehatan, dan sosial," tutup ujar Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP, Agustina Hermanto.