Polda Kepri Klarifikasi Pengakuan Calon Taruna Akpol yang Viral di Medsos Calon Taruna Akpol Semarang yang mengikuti pentuher. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Di media sosial tengah viral postingan seleksi penerimaan taruna Akademi Kepolisian (Akpol). Dalam status yang diunggah akun Twitter @siap_abangjagoo itu itu menceritakan gugurnya seorang Calon Taruna setelah dinyatakan positif COVID-19.

Dia merupakan calon taruna Akpol dengan peringkat satu tingkat provinsi Kepulauan Riau, yang gugur karena hasil swab test di RS Bhayangkara dinyatakan positif corona

Baca Juga

DPR Tak Targetkan Kapan Sahkan RUU Omnibus Law

Kabid Humas Polda Kepulauan Riau Kombes Harry Goldenhart menuturkan memang ada calon Taruna AKPOL di wilayahnya yang tak bisa masuk karena positif COVID-19.

"Memang betul ada petunjuk dari Mabes. Sudah ada aturan bagi mereka yang hendak tes masuk pusat (AKPOL) itu harus dilakukan tes swab. Apabila dinyatakan positif dia tak diberangkatkan," jelas Harry kepada MerahPutih.com di Jakarta, Kamis (6/8).

Ia menyebut, bukan hanya AKPOL yang tak diberangkatkan. "Ada dari Tamtama juga tak diberangkatkan. Karena hasilnya itu (positif). Mereka sebelum berangkat wajib tes swab yang dilakukan lembaga ditunjuk Kementerian Kesehatan," imbuh Harry.

Harry melanjutkan, jika tiba-tiba negatif setelah tes, maka itu tak bisa jadi patokan lolos tes. Ia menjelaskan, hasil tes swab selain dari lembaga resmi tak bisa diterima.

"Hasil yang resmi dikeluarkan dari Kementerian Kesehatan. Kan yang resmi itu. Kalau ada lembaga lain yang bukan ditunjuk dari Kementerian Kesehatan ya gak bisa," ungkap dia.

Baca Juga

Kasus Fetish Jarik Bukti Pelecehan Seksual Tak Melulu Sasar Perempuan

Harry mengimbau ke calon Taruna, Bintara atau Tamtama yang gagal masuk karena COVID-19, agar tak berkecil hati. Sebab, ada kesempatan bagi mereka untuk lulus tes dikemudian hari.

"Berjiwa besar. Karena kita semua mengikuti aturan. Sementara orang yang positif saja dikarantina. Kalau memang positif yang terima itu dan lakukan protokol COVID," terang Harry. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PDIP Minta Anies Siap Hadapi Lonjakan Kasus Corona di Jakarta
Indonesia
PDIP Minta Anies Siap Hadapi Lonjakan Kasus Corona di Jakarta

Masyarakat Indonesia di luar negeri bisa tertib

Calon Pengganti Idham Azis Enggak Punya 6 Kriteria Ini? Jangan Harap Jadi Kapolri
Indonesia
Calon Pengganti Idham Azis Enggak Punya 6 Kriteria Ini? Jangan Harap Jadi Kapolri

Polri harus terus melakukan pengawasan ke dalam yang cukup intens

Polisi Periksa Ahli IT soal Kasus Video Syur Mirip Artis
Indonesia
Polisi Periksa Ahli IT soal Kasus Video Syur Mirip Artis

Sebab, ada beberapa akun sosial media yang tengah diselidiki oleh Penyidik dalam kasus ini.

3 Alasan Anies Sulit Cegah Orang Masuk Jakarta Pasca-Mudik
Indonesia
3 Alasan Anies Sulit Cegah Orang Masuk Jakarta Pasca-Mudik

Trubus meragukan pengalaman Anies mengatasi urbanisasi pascalebaran

Satpol PP Jakpus Dikerahkan Bantu Polisi Berangus Begal Sepeda
Indonesia
Satpol PP Jakpus Dikerahkan Bantu Polisi Berangus Begal Sepeda

Jakarta Pusat menerjunkan Satpol PP untuk membantu keamanan menjaga wilayah perihal maraknya begal sepeda beberapa waktu belakangan.

KPK Temukan Masih Banyak PSU yang Belum Diambilalih Pemkot Jaktim
Indonesia
KPK Temukan Masih Banyak PSU yang Belum Diambilalih Pemkot Jaktim

Pada tahun 2020, Pemkot Jaktim menargetkan lima tambahan pengembang yang akan menyerahkan asetnya

Dewas KPK Telah Berikan 34 Izin Penyadapan
Indonesia
Dewas KPK Telah Berikan 34 Izin Penyadapan

"Izin tersebut terdiri dari 34 izin penyadapan, 15 izin penggeledahan, dan 134 izin penyitaan," kata Ketua Dewas KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean

Polresta Surakarta Larang Konvoi Kampanye, Nekat Berkerumum Dibubarkan Paksa
Indonesia
Polresta Surakarta Larang Konvoi Kampanye, Nekat Berkerumum Dibubarkan Paksa

Polresta Surakarta, Jawa Tengah melarang adanya konvoi saat kampanye Pilwakot Solo berlangsng mulai tanggal 26 September sampai 6 Desember 2020

Pemkot Solo Buka Kembali Pendaftaran Bantuan Sosial Poduktif UMKM Rp 2,4 Juta Tahap Tiga
Indonesia
Pemkot Solo Buka Kembali Pendaftaran Bantuan Sosial Poduktif UMKM Rp 2,4 Juta Tahap Tiga

Heri menjelaskan untuk kuota nasional bantuan sosial produktif UMKM Rp2,4 juta sebanyak 12 juta. Saat ini baru ada 9,1 juta pelaku UMKM seluruh Indonesia yang mendaftar.

BNPB Tunggu Kriteria Hotel Ruang Karantina Corona dari Pemprov DKI
Indonesia
BNPB Tunggu Kriteria Hotel Ruang Karantina Corona dari Pemprov DKI

"Mudah-mudahan pagi ini kami dapat update dari Pemprov DKI," kat Dody