Polda Jateng Tangkap 7 Pelaku Bubarkan Paksa Acara Midodareni, 5 Jadi Tersangka Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Lutfi ungkap kasus pelaku anarkis bubarkan paksa acara pernikahan atau midodareni di Mapolresta Surakarta, Kamis (13/8). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Polda Jawa Tengah kembali menangkap dua orang pelaku anarkis bubarkan paksa acara midodareni di rumah Almarhum Assegaf bin Jufri, Kampung Mertodranan, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Sabtu (8/8).

Dengan demikian jumlah pelaku yang ditangkap menjadi tujuh orang. Lima dari tujuh pelaku teresebut telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga

BNN Bongkar Penyelundupan Narkoba Ratusan Kilogram Bermodus Pengiriman Jagung

Hal itu diungkapkan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Lutfi dalam koferensi pers ungkap kasus penganiayaan dan pengeroyokan pelaku intoleran di Mapolresta Surakarta, Kamis (13/8)

"Sudah ada tujuh orang yang kami tangkap. Lima orang menjadi tersangka. Hari ini (Kamis) ada dua orang yang barusan ditangkap inisialnya N dan A," ujar Lutfi.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Lutfi ungkap kasus pelaku  anarkis bubarkan paksa acara pernikahan atau midodareni di Mapolresta Surakarta, Kamis (13/8). (MP/Ismail)
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Lutfi ungkap kasus pelaku anarkis bubarkan paksa acara pernikahan atau midodareni di Mapolresta Surakarta, Kamis (13/8). (MP/Ismail)

Kedua pelaku yang ditangkap ini berasal dari Solo, Jawa Tengah. Sebanyak 35 saksi telah dimintai keterangan. Mereka dari masyarakat yang melihat, mendengar terkait peristiwa itu.

"Kami tegaskan negara tidak boleh kalah dengan kelompok intoleran, radikal dan premanisme. Oleh karena itu, mereka yang terlibat diminta segera menyerahkan diri atau ditangkap," papar dia.

Mantan Kapolresta Surakarta ini mengimbau pada masyarakat yang memiliki informasi berharga terkait kejadian itu diminta untuk segera menyampaikan ke aparat penegak hukum. Untuk motif dan peran pelaku akan diungkap jika semuanya telah tertangkap semua.

Baca Juga

Pemerintah Tegaskan Fadli dan Fahri Berhak Dapat Bintang Jasa, kecuali Tersangkut Masalah Hukum

"Sekecil apapun informasi warga yang mengetahui keberadaan pelaku segera laporkan ke polisi untuk melakukan penangkapan," tutup Lutfi. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bahas Utang PLN, DPR Bakal Gelar Rapat Gabungan
Indonesia
Bahas Utang PLN, DPR Bakal Gelar Rapat Gabungan

Masalah ini harus segera ditanggapi serius karena sesuai perhitungan, apabila tak dibayarkan, PLN akan segera mengalami kebangkrutan.

Cakada Diduga Koruptif Jangan Dipilih Saat Pilkada, MAKI Sebut Nama-namanya
Indonesia
Cakada Diduga Koruptif Jangan Dipilih Saat Pilkada, MAKI Sebut Nama-namanya

Calon kepala daerah yang disajikan dalam pilkada untuk dipilih oleh pemilih seharusnya tidak bermasalah`

[HOAKS atau FAKTA] Anies Ngaku Orang Jawa Demi Ambisi Menjadi Raja
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Anies Ngaku Orang Jawa Demi Ambisi Menjadi Raja

Akun Facebook Ryan Kerens atau @ryan.kerens.7 mengunggah dua foto yang diklaim Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Umat Islam Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Saat Salat Idul Adha
Indonesia
Kapolda Metro Temui MUI, Minta Restu Tekan Penyebaran COVID di Jakarta
Indonesia
Kapolda Metro Temui MUI, Minta Restu Tekan Penyebaran COVID di Jakarta

Lebih-lebih kita berharap mudah-mudahan Jakarta ini, Allah angkat virus corona

Sandi-Riza Lakukan Pertemuan di Thamrin 10, Bahas Ekonomi Kreatif Hingga Isolasi WNA
Indonesia
Sandi-Riza Lakukan Pertemuan di Thamrin 10, Bahas Ekonomi Kreatif Hingga Isolasi WNA

Sandi sempat bersenda gurau dengan Plh Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi

Pengunjung Pasar Tanah Abang Membludak, Pemprov DKI Terjunkan Satgas COVID-19
Indonesia
Pengunjung Pasar Tanah Abang Membludak, Pemprov DKI Terjunkan Satgas COVID-19

"Kita akan menempatkan satgas COVID-19 untuk mengatur pengunjung dan menertibkan pelanggar protokol kesehatan. Intinya, setiap pengunjung dilarang memasuki area pasar jika tidak mengenakan masker," ujar Marullah.

Kini, DPR Bagikan Draf RUU Lewat Email Saat Paripurna
Indonesia
Kini, DPR Bagikan Draf RUU Lewat Email Saat Paripurna

Mekanisme e-parlemen itu telah diluncurkan DPR RI beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada tanggal 8 Oktober 2020.

Terlibat Prostitusi Online, Belasan Anak di Bawah Umur Ditangkap
Indonesia
Terlibat Prostitusi Online, Belasan Anak di Bawah Umur Ditangkap

Polda Metro Jaya membongkar kegiatan maksiat berupa prostitusi online saat bulan Ramadan. Sindikat ini melibatkan anak di bawah umur.

Polisi Diminta tak Mudah Simpulkan Penyerang Syeikh Ali Jaber Alami Gangguan Jiwa
Indonesia
Polisi Diminta tak Mudah Simpulkan Penyerang Syeikh Ali Jaber Alami Gangguan Jiwa

“Motif dari pelaku harus digali, termasuk membuktikan informasi yang beredar bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa," kata Stanislaus