Polda Jateng Amankan 2 Terduga Provokator Aksi Demo Tolak PPKM Polda Jawa Tengah mengamankan dua pelaku yang mengajak aksi di tengah PPKM Level 4, Sabtu (24/7). (MP/Humas Polda Jateng)

MerahPutih.com - Polda Jawa Tengah berhasil mengamankan dua orang terduga provokator terkait ajakan unjuk rasa di sejumlah wilayah di Jawa Tengah termasuk di Solo, Sabtu (24/7). Kedua orang terduga tersebut saat ini sedang dimintai keterangan di Mapolda Jawa Tengah.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, kedua orang yang diamankan masing-masing berinisial N dan B di Semarang, Jumat (23/7). Pelaku N bertugas sebagai inisiator dan host zoom meeting untuk rapat aksi pada 24 Juli.

Baca Juga

Grab Bantah Terlibat Rencana Seruan Aksi Nasional Penolakan PPKM

"Peran pelaku B berperan sebagai penyebar ajakan aksi di sejumlah media sosial dan grup whatsapp," ujar Iqbal pada awak media, Sabtu (24/7).

Dikatakannya, dari tangan kedua pelaku petugas mengamankan sejumlah barang bukti, yakni handphone, dan screenshot pesan ajakan demo di grup Whatsapp, hingga rekaman zoom meeting. Untuk mengelabui petugas pelaku sengaja membuat grup Whatsapp dengan menggunakan nama 'Grup Klub Tenis'.

"Dari pembicaraan di grup tersebut diketahui adanya ajakan rencana aksi di beberapa wilayah di Jawa Tengah seperti Semarang, Solo, Sukoharjo, Brebes, dan Kudus," kata dia.

Kabid Humas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy. (MP/Ismail)

Dari hasil penyelidikan, kata dia, diketahui sempat diadakan zoom meeting yang dilakukan Kamis (22/7) pukul 20.00 WIB dengan host 'ELLY AL YAHYA' di link zoom Meeting ID : 81493262591. Penyidik saat ini melakukan pemeriksaan mendalam terhadap yang bersangkutan.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terhasut. Mari kita ciptakan kesejukan dan berharap pandemi COVID-19 segera berakhir," katanya.

Iqbal mengatakan keduanya kini terancam melanggar Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Polda Jawa Tengah tidak segan menindak siapapun yang berusaha mengganggu keamanan di wilayah Jawa Tengah. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Kelompok Ojol Geram Namanya Dicatut untuk Provokasi Demo Menentang PPKM

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tiga Anggota TNI Terduga Pembunuh Handi dan Salsabila Segera Diadili
Indonesia
Tiga Anggota TNI Terduga Pembunuh Handi dan Salsabila Segera Diadili

Otmilti II Jakarta selanjutnya bakal memproses kasus tersebut

Kerahkan Kapal Perang, TNI AL Vaksinasi Warga Pulau Bawean
Indonesia
Kerahkan Kapal Perang, TNI AL Vaksinasi Warga Pulau Bawean

Sebanyak 150 tenaga kesehatan dan relawan yang ikut membantu vaksinasi massal di Pulau Bawean.

Pengemudi Ojol Terseret saat Pertahankan Motornya dari Mata Elang di Kebon Jeruk
Indonesia
Pengemudi Ojol Terseret saat Pertahankan Motornya dari Mata Elang di Kebon Jeruk

Aksi tersebut terekam sebuah video amatir yang diunggah akun instagram @cetul222. Korban sempat terseret karena mempertahankan motor yang dibawa kabur sang mata elang.

Gugat Menkum HAM di PTUN, Kubu Moeldoko Dinilai Memalukan
Indonesia
Gugat Menkum HAM di PTUN, Kubu Moeldoko Dinilai Memalukan

Jumat (25/6), Moeldoko dan Jhonny Allen memasukkan gugatan terhadap Menkumham RI yang menolak permohonan panitia KLB Ilegal Deli Serdang pada tanggal 31 Maret 2021.

KSP Minta Masyarakat Tak Panik dengan Kemunculan Hepatitis Akut
Indonesia
KSP Minta Masyarakat Tak Panik dengan Kemunculan Hepatitis Akut

Hepatitis akut menjadi sorotan dunia setelah organisasi kesehatan atau WHO menetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Polda Jateng Buka Nomor Aduan Pinjaman Online
Indonesia
Polda Jateng Buka Nomor Aduan Pinjaman Online

Berdasarkan keterangan, lanjut dia, Ditkrimsus Polda Jateng membuka website pelaporan di www.reskrimsus.jateng.polri.go.id. Sedangkan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jateng membuka hotline di 024 8413 544.

Simulasi Capres: Prabowo-Puan Lebih Unggul Dibandingkan Anies-AHY
Indonesia
Simulasi Capres: Prabowo-Puan Lebih Unggul Dibandingkan Anies-AHY

Dalam presentasinya, Saiful menunjukkan bahwa jika yang bertarung hanya dua pasangan, di mana Prabowo Subianto-Puan Maharani melawan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono, Prabowo-Puan mendapatkan 41 persen, Anies-AHY 37,9 persen. Ada 21 persen yang belum menentukan pilihan.

WNI Diduga Disandera di Kapal Kargo UEA, Pemerintah Didesak Segera Bertindak
Indonesia
WNI Diduga Disandera di Kapal Kargo UEA, Pemerintah Didesak Segera Bertindak

Pemerintah sebaiknya juga berkoordinasi dengan agen, dan atau dengan pemilik kapal kargo Rwabee yang mempekerjakan pelaut Indonesia.

Kasus COVID-19 Alami Peningkatan, Laju Vaksinasi Menurun
Indonesia
Kasus COVID-19 Alami Peningkatan, Laju Vaksinasi Menurun

Pemerintah akan melakukan penyesuaian pengaturan aktivitas masyarakat serta mobilitas berdasarkan data kasus dan kondisi di lapangan.

KPK Kembali Panggil Sekretaris DPC Demokrat Terkait Kasus Bupati PPU
Indonesia
KPK Kembali Panggil Sekretaris DPC Demokrat Terkait Kasus Bupati PPU

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sekretaris DPC Partai Demokrat Balikpapan Syamsudin alias Aco.