Polda Jabar Tetap Lanjutkan Kasus Kerumunan Megamendung Meski Rizieq Shihab Ditahan Rizieq Shihab di Polda Metro Jaya, Sabtu (12/12). Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat bakal berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk mengusut kasus pelanggaran protokol kesehatan di Megamendung, Bogor, dalam kegiatan Rizieq Shihab.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Kombes CH Patoppoi memastikan, kasus Rizieq yang diusutnya itu masih terus berjalan meski tokoh Front Pembela Islam (FPI) itu tengah menjadi tahanan Polda Metro Jaya.

Baca Juga

Rizieq Shihab Satu Sel dengan Tahanan Narkoba

"Besok penyidik Polda Jabar kordinasi dengan Polda Metro Jaya," kata Patoppoi kepada wartawan, Minggu (13/12).

Menurutnya pemeriksaan Rizieq terkait Megamendung itu bakal dilakukan penyidik Polda Jawa Barat di Polda Metro Jaya.

"Rencananya pemeriksaan MRS (Rizieq Shihab) sebagai saksi kasus Megamendung dilaksanakan di Polda Metro Jaya," katanya.

Sebelum ditahan di Polda Metro Jaya, penyidik Polda Jawa Barat awalnya menjadwalkan Rizieq untuk diperiksa pada Senin (14/12) di Polda Jawa Barat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Pol CH Patoppoi. (ANTARA/HO-Humas Polda Jawa Barat)
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Pol CH Patoppoi. (ANTARA/HO-Humas Polda Jawa Barat)

Selain Rizieq, penyidik juga bakal memeriksa dua tokoh pejabat publik terkait kerumunan di Megamendung pada Jumat (13/11) lalu itu.

Dua pejabat tersebut yakni Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Bupati Bogor Ade Yasin.

Untuk Ade Yasin, polisi menjadwalkan pemeriksaan pada Selasa (15/12), sedangkan Ridwan Kamil direncanakan bakal diperiksa pada Rabu (16/12).

Keduanya direncanakan bakal diperiksa di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat. (Knu)

Baca Juga

6 Laskar FPI Tewas Ditembak, Jokowi Sebut Aparat Punya Kewajiban Menegakkan Hukum

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang Sebelum Reses
Indonesia
DPR Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang Sebelum Reses

Selanjutnya akan ada pembicaraan tingkat II atau pengambilan keputusan atas RUU tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan

Komnas HAM: Dampak Kesehatan Masyarakat Akibat Pilkada Tidak Begitu Mengkhawatirkan
Indonesia
Komnas HAM: Dampak Kesehatan Masyarakat Akibat Pilkada Tidak Begitu Mengkhawatirkan

mnas HAM melakukan pemantauan di sejumlah daerah saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2020

Kimia Farma Bebas Tugaskan Karyawannya yang Ditangkap Densus 88
Indonesia
Kimia Farma Bebas Tugaskan Karyawannya yang Ditangkap Densus 88

Direktur Utama PT Kimia Farma, Verdi Budidarmo menyatakan, sanksi tegas yang diberikan kepada S berupa skors atau pembebasan tugas sementara waktu.

Gibran Didesak Segera Tutup Kuliner Daging Anjing di Solo
Indonesia
Gibran Didesak Segera Tutup Kuliner Daging Anjing di Solo

"Solo menjadi salah satu pusat kuliner daging anjing di Jawa Tengah. Ini jadi sorotan kami," kata National Coordinator Dog Meat Free Indonesia Coalition, Karin Franken, Selasa (20/4).

Telkomsel dan Indihome Bikin Kinerja PT Telkom Tokcer
Indonesia
Telkomsel dan Indihome Bikin Kinerja PT Telkom Tokcer

Telkom akan terus mempercepat transformasi dan penataan portofolio demi value creation yang optimal bagi TelkomGroup.

Kubu Rizieq Serahkan Bukti Tertulis, Salah Satunya Surat dari Pemda DKI
Indonesia
Kubu Rizieq Serahkan Bukti Tertulis, Salah Satunya Surat dari Pemda DKI

"Hari ini kita acara pembuktian. Kalau dari pemohon kita serahkan 40 (halaman). Ada semua," kata kuasa hukum Rizieq, Alamsyah Hanafiah

Kasus Bansos, KPK Geledah 2 Kantor di Gedung Patra Jasa
Indonesia
Kasus Bansos, KPK Geledah 2 Kantor di Gedung Patra Jasa

KPK menggeledah kantor dua perusahaan yakni PT ANM dan PT FMK

KPK Ungkap Tingkat Kepatuhan LHKPN Baru 15 Persen
Indonesia
KPK Ungkap Tingkat Kepatuhan LHKPN Baru 15 Persen

Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkapkan tingkat kepatuhan penyelenggara negara melaporkan harta kekayaannya baru 15,34 persen.

BPIP Ungkap Paham Radikal Tak Hanya Ada di Satu Agama Saja
Indonesia
BPIP Ungkap Paham Radikal Tak Hanya Ada di Satu Agama Saja

Bahaya sekarang di media sosial banyak konten yang salah dan keluar konteks demi perebutan kekuasaan

BRIN Beberkan Sumber Teluk Jakarta Tercemar Parasetamol
Indonesia
BRIN Beberkan Sumber Teluk Jakarta Tercemar Parasetamol

Badan Riset dan Inovasi Nasiona (BRIN) membeberkan tiga sumber ditemukannya kandungan paracetamol yang mencemari wilayah teluk Jakarta.