Polda Jabar Tahan Bahar bin Smith Bahar bin Ali Smith. Foto: ANTARA/Ho-Puspenkum Kejagung

MerahPutih.com - Setelah diperiksa selama hampir 11 jam di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar atau sejak Senin pukul 12.30 WIB. Kepolisian Daerah Jawa Barat menetapkan Bahar bin Smith (BS) sebagai tersangka dan ditahan.

Pengumuman Bahar sebagai tersangka itu dilakukan tim penyidik pada Senin malam, pukul 23.30 WIB. Bahar disebut polisi sebagai tersangka kasus penyebaran informasi bohong atau hoaks berdasarkan ceramahnya di Kabupaten Bandung.

Baca Juga:

Penuhi Panggilan Polda Jabar, Bahar bin Smith Klaim Tak Pernah Mangkir

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Kombes Pol Arief Rachman mengatakan, tim penyidik telah menemukan dua alat bukti yang sah dan mendukung penetapan BS sebagai tersangka.

"Dengan demikian penyidik telah dapat meningkatkan status hukum saudara BS dan saudara TR menjadi tersangka," kata Arief di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (3/1) malam.

Bahar dijerat dengan Pasal 14 ayat 1 dan 2 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana jo Pasal 55 KUHP, dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana jo Pasal 55 KUHP, dan atau Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45a UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) jo Pasal 55 KUHP.

Kombes Arief menyampaikan, dengan penetapan tersangka itu, Bahar langsung dilakukan penangkapan dan ditahan. Karena ancaman hukuman bagi Bahar berdasarkan pasal yang diterapkan yakni lima tahun penjara atau lebih.

Selain Bahar, menurutnya lagi, pria pengunggah video ceramah yang berinisial TR pun turut ditetapkan sebagai tersangka. TR diterapkan dengan pasal yang sama.

Bahar Smith mendatangi Polda Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Senin (3/1/2022). ANTARA/Bagus A Rizaldi
Bahar Smith mendatangi Polda Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Senin (3/1/2022). ANTARA/Bagus A Rizaldi

Proses hukum terhadap Bahar itu berdasarkan adanya laporan kepolisian bernomor B 6354/12/2021 SPKT PMJ 2021 oleh seseorang berinisial TNAakibat adanya dugaan penyebaran informasi bohong saat mengisi ceramah di Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jabar pada 11 Desember 2021.

Bahar sendiri bukan kali ini saja berurusan dengan aparat hukum. Pada 22 Juni 2021, Bahar bin Smith divonis tiga bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung. Bahar dinyatakan terbukti bersalah atas kasus penganiayaan terhadap seorang sopir taksi online.

Jauh sebelum penganiayaan terhadap sopir online, Bahar pernah disidangkan atas kasus penganiayaan terhadap dua remaja. Dalam sidang yang digelar Pengadilan Negeri Bandung ini, majelis hakim memvonisnya 3 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan, 9 Juli 2019. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Polda Jabar Periksa Bahar bin Smith Hari Ini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Temui Petinggi MUI, 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Bantah Isu Taliban
Indonesia
Temui Petinggi MUI, 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Bantah Isu Taliban

"Kami melakukan advokasi bersafari ke lembaga-lembaga keagamaan, tidak ada itu yang namanya isu talibanisme, radikalisme. Tidak ada isu-isu yang dibikin oleh orang-orang luar, dibikin oleh koruptor untuk melemahkan dan menghancurkan KPK," tutup dia.

Pemprov DKI Ganti Penutup Sumur Resapan di Cilandak yang Rusak
Indonesia
Pemprov DKI Ganti Penutup Sumur Resapan di Cilandak yang Rusak

Titik sumur resapan terus ditambah oleh Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI.

Presiden PKS Sebut Anies Berpeluang Menangi Pilpres 2024
Indonesia
Presiden PKS Sebut Anies Berpeluang Menangi Pilpres 2024

"Kita melihat memang ada potensi yang sangat besar pada pak Anies (menangi Pilpres 2024)," ucapnya

Nadiem Tegaskan PTM Dibuka Tergantung Level PPKM, Bukan Vaksinasi
Indonesia
Nadiem Tegaskan PTM Dibuka Tergantung Level PPKM, Bukan Vaksinasi

Vaksinasi guru jadi kewajiban untuk tatap muka

Taliban Umumkan Pemerintahan dan Menteri Baru Afghanistan
Dunia
Taliban Umumkan Pemerintahan dan Menteri Baru Afghanistan

Afghanistan kini menghadapi runtuhnya layanan dasar dan makanan, serta persediaan bantuan lainnya yang akan segera habis. Hal itu diungkapkan Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).

Puan Bahas Transisi Pandemi COVID-19 ke Endemi dengan Thailand
Indonesia
Puan Bahas Transisi Pandemi COVID-19 ke Endemi dengan Thailand

DPR RI melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Senat/Wakil Presiden Majelis Nasional Kerajaan Thailand Prof. Pornpetch Wichitcholchai. Salah satu yang menjadi pembahasan adalah soal transisi dari kondisi pandemi COVID-19 ke endemi.

PBB Laporkan Sedikitnya 350 Warga Sipil Tewas Sejak Invasi Rusia
Indonesia
PBB Laporkan Sedikitnya 350 Warga Sipil Tewas Sejak Invasi Rusia

Sebagian besar korban sipil tewas akibat penggunaan senjata peledak, termasuk penembakan dari artileri berat dan sistem peluncur banyak roket serta serangan udara.

20 Juta Warga Belum Kembali Divaksin Setelah Dapat Dosis Pertama
Indonesia
20 Juta Warga Belum Kembali Divaksin Setelah Dapat Dosis Pertama

Secara nasional sebanyak 20 juta warga Indonesia belum mendapatkan dosis kedua vaksin COVID-19.

Hindari Praktik Mafia, Pemilik Tanah Diminta Tolak Bantuan Orang Lain Urus Sertifikat
Indonesia
Hindari Praktik Mafia, Pemilik Tanah Diminta Tolak Bantuan Orang Lain Urus Sertifikat

Kementerian ATR melakukan antisipasi agar ke depannya tidak ada masyarakat yang mengalami kasus seperti Nirina Zubir.

Satu RT di Cilangkap Lockdown, Kapolda Metro: Langkah Tepat Tangani COVID-19
Indonesia
Satu RT di Cilangkap Lockdown, Kapolda Metro: Langkah Tepat Tangani COVID-19

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. Fadil mengatakan, langkah Satgas COVID-19 Cilangkap bisa jadi percontohan dalam penanganan corona di Jakarta.