Polda Jabar Periksa Bahar bin Smith Hari Ini Habib Bahar bin Ali Smith. Foto: ANTARA/Ho-Puspenkum Kejagung

MerahPutih.com - Tim penyidik Polda Jawa Barat memeriksa Bahar bin Smith dalam kasus dugaan ujaran kebencian pada Senin (3/1).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat, Kombes Arief Rachman menerangkan, pihaknya telah melayangkan surat pemeriksaan sejak pekan lalu.

Baca Juga

Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Bahar Smith Naik ke Penyidikan

"Tentunya pemeriksaan terhadap BS sudah disiapkan sesuai dengan surat pemeriksaan yang kita kirimkan," kata Arief kepada wartawan, Senin.

Arief menyebut pemeriksaan ini dilakukan usai penyidik melakukan gelar perkara terkait kasus dugaan ujaran kebencian tersebut. Kini status perkara juga sudah naik ke tingkat penyidikan.

Selain Bahar bin Smith, polisi juga akan memanggil pemilik akun YouTube berinisial TR yang mengunggah video ceramah dari Bahar Smith, yang menjadi awal mula dari kasus ini.

"Sesuai dengan hasil pengembangan penyidikan, maka kami juga akan turut memeriksa saudara TR. Dalam hal ini, penyidik akan mengedepankan aspek profesional, prosedural dan transparan untuk menyelidiki kasus ini," jelasnya.

Sekedar informasi, sebanyak 50 saksi dan enam barang bukti terkait perkara ini telah diperiksa penyidik. Untuk mempermudah mengindetifikasi para saksi, penyidik membagi dalam dua klaster tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga

Bahar Smith Divonis Tiga Bulan Penjara dalam Kasus Penganiayaan Driver Online

Di antaranya klaster Bandung sebagai TKP awal tempat ceramah Bahar bin Smith sebanyak 15 orang saksi dan klaster Garut menjadi 10 saksi.

Kemudian saksi pelapor yang diperiksa sebanyak 4 orang dan saksi ahli sebanyak 21 orang.

Untuk barang bukti tambahan yang disita yakni satu buah handphone pada klaster TKP Garut dan satu buah flashdisk pada klaster Bandung.

"Adapun semua barang bukti digital atau digital evidence yang telah kami sita, dan telah dikirim ke Laboratorium Digital Forensik Bareskrim Mabes Polri untuk dilakukan pemeriksaan," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Sabtu (1/1).

Pada penyidikan tersebut, polisi menerapkan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 14 dan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. (Knu)

Baca Juga

Bahar bin Smith Hirup Udara Bebas Hari Ini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Jatim Tahan Pelaku Kasus Dugaan Pencabulan di Pesantren
Indonesia
Polda Jatim Tahan Pelaku Kasus Dugaan Pencabulan di Pesantren

MSAT sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak tahun 2020, namun yang bersangkutan terus mangkir dari panggilan pemeriksaan di Polda Jatim.

Arteria Dahlan Harus Obati Luka Hati Orang Sunda
Indonesia
Arteria Dahlan Harus Obati Luka Hati Orang Sunda

Pentingnya sebagai kader PDI Perjuangan menjaga persatuan dengan apresiasi kearifan lokal entah adat istiadat atau bahasa daerah.

Suharso Monoarfa Diklaim Sudah Diberhentikan dari Ketum PPP
Indonesia
Suharso Monoarfa Diklaim Sudah Diberhentikan dari Ketum PPP

Suharso diberhentikan sebagai Ketum PPP masa bakti 2020-2025 lewat rapat Mahkamah Partai yang digelar pada 2-3 September lalu

[HOAKS atau FAKTA]: WHO Minta Vaksinasi COVID-19 di Seluruh Dunia Dihentikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: WHO Minta Vaksinasi COVID-19 di Seluruh Dunia Dihentikan

Beredar sebuah narasi melalui pesan WhatsApp yang mengatakan bahwa terdapat informasi dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO bahwa vaksinasi harus dihentikan di seluruh dunia.

[HOAKS atau FAKTA]: Beijing Dilanda Ledakan Besar Saat Xi Jinping Dikudeta
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Beijing Dilanda Ledakan Besar Saat Xi Jinping Dikudeta

Terkait rumor kudeta tersebut, Snopes.com melaporkan bahwa tidak ada bukti yang menguatkan rumor kudeta terhadap Xi Jinping.

Pemerintah Tarik Pengungsi Rohingya Terombang-ambing di Laut Bireun
Indonesia
Pemerintah Tarik Pengungsi Rohingya Terombang-ambing di Laut Bireun

120 pengungsi Rohingya itu harus diselamatkan dengan membawa mereka ke daratan, dan jangan mengirimkan mereka kembali ke laut lepas.

Legislator PKS Ingatkan Pemerintah Vaksin Dosis Lengkap Belum Merata
Indonesia
Legislator PKS Ingatkan Pemerintah Vaksin Dosis Lengkap Belum Merata

118.624.831 orang atau setara 56,96 persen sudah mendapatkan suntikan dosis vaksin COVID-19 lengkap

Herwyn Malonda Tawarkan Pengawasan Pemilu Ramah Lingkungan
Indonesia
Herwyn Malonda Tawarkan Pengawasan Pemilu Ramah Lingkungan

Dalam kesempatan itu, Herwyn menawarkan pengawasan pemilu ramah lingkungan khususnya untuk pemilu serentak 2024.

PT PAL Dapat Order Perbaiki dan Pasang Rudal di 41 Kapal Perang TNI AL
Indonesia
PT PAL Dapat Order Perbaiki dan Pasang Rudal di 41 Kapal Perang TNI AL

PT PAL Indonesia sebagai lead integrator galangan kapal nasional akan memimpin dan bekerja sama dengan sembilan galangan kapal di seluruh Indonesia atas persetujuan Kemhan RI.

Kedai Minuman di Plaza Senayan Terbakar
Indonesia
Kedai Minuman di Plaza Senayan Terbakar

Insiden tersebut terjadi pada pukul 10.05 WIB.