Polda Jabar Gelar Pengamanan Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Abu Bakar Ba'asyir ketika bertemu Yusril Ihza Mahendra. (Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

Merahputih.com - Polda Jawa Barat menggelar pengamanan dalam proses pembebasan Abu Bakar Ba'asyir dari Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jumat (8/1) mendatang. Bebasnya sosok narapidana tindak pidana terorisme itu memang menjadi perhatian dari kepolisian.

"Itu sudah kewajiban kita pengamanan baik terbuka maupun tertutup," ujar Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Erdi A Chaniago, Rabu (6/1).

Baca Juga

Ba'asyir Bebas Pekan Ini, Keluarga Berangkat ke Bogor

Pengamanan itu bakal dilakukan oleh tim gabungan baik dari Polres Bogor, Polda Jawa Barat, bahkan dari Mabes Polri. "Karena yang bersangkutan, sudah dikenal masyarakat tentu akan menjadi perhatian," tandas Erdi.

Ustaz Abu Bakar Ba'asyir
Ustaz Abu Bakar Ba'asyir batal dibebaskan muncul ajakan demo kepung istana tuntut pembebasan Abu Bakar Ba'asyir yang akan dilaksanakan pada Rabu (30/1) mendatang (Foto: Screenshot nettv)

Sementara, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat juga menyatakan bakal melibatkan tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri dalam proses pembebasan Abu Bakar Baasyir.

Setelah bebas, Abu Bakar Baasyir juga bakal diawasi gerak-geriknya guna menjamin keamanan dan ketertiban narapidana terorisme itu.

Baca Juga

Polda Jateng Ingatkan Penjemputan Ba'asyir Tidak Timbulkan Kerumunan

"Karena dalam rangka pembebasan napiter (narapidana teroris) ini masih dilakukan upaya pengawasan lanjutan oleh pihak-pihak terkait," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Barat Imam Suyudi. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kepala Daerah Diminta 'Nurut' Komando Jokowi Soal Larangan Mudik
Indonesia
Kepala Daerah Diminta 'Nurut' Komando Jokowi Soal Larangan Mudik

Tito meminta setiap masyarakat bisa menahan diri

Kurangi Impor, Menteri UKM Bidik Pabrik Gula Cair di Klaten sebagai Prototipe
Indonesia
Kurangi Impor, Menteri UKM Bidik Pabrik Gula Cair di Klaten sebagai Prototipe

Pabrik gula tersebut bakal dijadikan prototipe swasembada pangan gula untuk mengurangi ketergantungan impor gula pasir nasional.

DPR Desak Pemerintah Lakukan Klarifikasi dan Pemantauan Ribuan Vaksin Kadaluarsa di Daerah
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Lakukan Klarifikasi dan Pemantauan Ribuan Vaksin Kadaluarsa di Daerah

Kasus kadaluwarsa ini ironis. Pasalnya, masih banyak daerah sekarang yang berjibaku meminta kuota vaksin. Semuanya belum bisa dipenuhi. Ketersediaan vaksin juga terbatas. Masih harus menunggu dari negara produsen.

Kabupaten Biak Numfor Minta Tambahan Kuota CPNS
Indonesia
Kabupaten Biak Numfor Minta Tambahan Kuota CPNS

Terkait dengan kebutuhan jumlah kebutuhan tenaga-tenaga pendidik, menurut Herry Naap, mulai dari jenjang Paud, SD, SMP dan tenaga pendidikan lainnya.

Pemprov DKI Tak Pungkiri Bakal Kembali Tarik Rem Darurat
Indonesia
Pemprov DKI Tak Pungkiri Bakal Kembali Tarik Rem Darurat

Wagub pun meminta kepada semua pihak untuk tidak meremehkan protokol kesehatan

Polri: Penjaga Rutan Segan dengan Irjen Napoleon karena Merasa Seperti Atasan
Indonesia
Polri: Penjaga Rutan Segan dengan Irjen Napoleon karena Merasa Seperti Atasan

Polri menyebut terpidana kasus suap Djoko Tjandara ini masih merasa seperti atasan para penjaga rutan.

MAKI Minta KPK Usut Delapan Orang Dalam Azis Syamsuddin
Indonesia
MAKI Minta KPK Usut Delapan Orang Dalam Azis Syamsuddin

Rasanya tidak mungkin bermain sendiri

Jelang Pemilu Makin Panas, DPR Peringatkan Jenderal Andika sebagai Panglima TNI
Indonesia
Jelang Pemilu Makin Panas, DPR Peringatkan Jenderal Andika sebagai Panglima TNI

Jenderal Andika Perkasa tinggal menunggu waktu untuk dilantik menjadi Panglima TNI.

Lima Anggota Serse Narkoba Surabaya Ditangkap Propam Saat Pesta Sabu
Indonesia
Lima Anggota Serse Narkoba Surabaya Ditangkap Propam Saat Pesta Sabu

Dari lima anggotanya yang ditangkap, dua di antaranya perwira berpangkat inspektur polisi satu (Iptu), masing-masing berinisial EJ dan MS.

Komnas HAM: Laskar FPI dengan Polisi Sempat Saling Senggol dan Serang
Indonesia
Komnas HAM: Laskar FPI dengan Polisi Sempat Saling Senggol dan Serang

Komnas HAM menyebut dua laskar FPI tewas Tol Jakarta-Cikampek kilometer 49 karena ada saling senggol dan serang dengan aparat kepolisian.