Pol PP Bubarkan Hajatan Anggota DPR, Gibran: Dipindah ke KUA Satpol PP Solo, Jawa Tengah membubarkan acara resepsi anggota DPR RI, Sabtu (7/8). (MP/Istimewa)

MerahPutih.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka geram dengan ulah Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PKB Luluk Nur Hamidah dan Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Alfitra Salamm.

Pasangan tersebut kedapatan menggelar resepsi pernikahan di Solo dan mengundang pejabat termasuk menteri di tengah PPKM Level 4, Sabtu (7/8) malam. Acara tersebut akhirnya dibubarkan Satpol PP Solo atas perintah langsung Wali Kota Solo.

"Ijab (Luluk dan Alfitra) akhirnya dipindahkan ke KUA (Kantor Urusan Agama) Kecamatan Laweyan karena rawan kerumunan," ujar Gibran pada awak media di Balai Kota, Senin (9/8).

Baca Juga:

PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 16 Agustus

Gibran menegaskan sesuai Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo Nomor 067/2377 tentang PPKM Level 4 COVID-19 Solo acara resepsi dilarang. Ia pun mengimbau pada pejabat untuk menahan diri dulu.

"Aturan SE Wali Kota Solo belum boleh adakan acara resepsi. Kalau besok (Selasa) Solo turun level baru bisa," kata dia.

Gibran menegaskan pihaknya sudah melakukan klarifikasi pada anggota DPR RI tersebut dan mereka sangat kooperatif dengan menggeser acara pernikahan ke KUA setempat. Ia pun meminta pada pejabat untuk bisa menahan diri dan mematuhi aturan PPKM Level 4.

"Yang penting tidak ada kerumunan. Aturan yang sudah ada dipatuhi, kita menahan diri dulu karena pandemi," tandasnya.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Senin (9/8). (MP/Ismail)

Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa menambahkan siapaun itu harus mematuhi aturan PPKM Level 4. Acara resepsi pernikahan anggota DPR RI tersebut juga dihadiri banyak pejabat diantaranya menteri dan lainnya.

"Aturan berlaku bagi siapapun yang melanggar aturan PPKM Level 4. Justru pejabat harus menjadi contoh baik bagi masyarakat," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Satpol PP Solo, Jawa Tengah membubarkan delapan acara pernikahan selama berlangsungnya PPKM Level 4 pada Sabtu-Minggu (7-8/8). Sebagian besar acara pernikahan tersebut diadakan pada akhir pekan atau hari Sabtu dan Minggu.

Baca Juga:

Warga Bandung Diajak Aktif di Gerakan Bandung Berbagi

Kepala Satpol PP Kota Solo, Arif Darmawan mengatakan meski Kota Solo masih berstatus Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 dan masyarakat dilarang mengadakan pesta pernikahan, namun ternyata masih ada saja yang nekat melanggar.

"Pelanggaran PPKM level 4 masih saja terjadi di Solo. Kami sangat menyayangkan," ujar Arif pada Merahputih.com, Minggu (8/8). (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kakorlantas Tarik Ucapan Bolehkan Mudik Sebelum Tanggal 6 Mei
Indonesia
Kakorlantas Tarik Ucapan Bolehkan Mudik Sebelum Tanggal 6 Mei

Korlantas menyiapkan 333 titik penyekatan di sejumlah jalur seperti jalan tol, jalur arteri, jalan utama, hingga jalan tikus. Penyekatan dimulai dari tanggal 6-17 Mei 2021.

Kementerian PUPR Perkuat Basis Data Program Sejuta Rumah
KPR
Kementerian PUPR Perkuat Basis Data Program Sejuta Rumah

"Saat ini rumah yang dibangun masyarakat secara informal lebih banyak daripada rumah formal. Pemerintah juga wajib menyediakan regulasi dan tata Kelola," kata Abdul Hamid.

Anies Minta Warga tak Gelar Halal bi Halal
Indonesia
Anies Minta Warga tak Gelar Halal bi Halal

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswesan mengatakan, kegiatan halal bi halal dalam rangka bertemu sanak saudara dan para tokoh masyarakat dapat diganti melalui pertemuan secara daring atau virtual.

Mendagri Harap setelah PPKM Level 4 Kasus COVID-19 Menurun
Indonesia
Mendagri Harap setelah PPKM Level 4 Kasus COVID-19 Menurun

Mantan Kapolri ini berharap, angka kasus COVID-19 usai 2 Agustus dapat melandai. Dengan begitu, dapat berdampak pada berbagai sektor, misalnya pada penurunan keterisian tempat tidur di rumah sakit atau Bed Occupancy Ratio (BOR).

Jokowi Resmikan 2 Ruas Tol JORR
Indonesia
Jokowi Resmikan 2 Ruas Tol JORR

Ruas Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran memiliki panjang 14,19 km, sedangkan ruas Tol Serpong–Cinere Seksi I Serpong-Pamulang sepanjang 10,1 kilometer.

[Hoaks atau Fakta]: Tim Covid Hunter Cari Warga Yang Berkeliaran di Malam Hari
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Tim Covid Hunter Cari Warga Yang Berkeliaran di Malam Hari

“Kami dari tiga pilar (Kodam Jaya-Polda Metro-Pemprop DKI) tidak pernah mengeluarkan instruksi seperti berita tersebut,” jawab Herwin.

[Hoaks atau Fakta]: KTP Elektronik Dipasangi Chip GPS
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: KTP Elektronik Dipasangi Chip GPS

Video itu memperlihatkan seseorang yang menemukan chip di dalam KTP elektronik miliknya.

[HOAKS atau FAKTA]: Astrazeneca, Pfizer, dan Moderna Berafiliasi dengan Bluetooth kecuali Sinovac
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Astrazeneca, Pfizer, dan Moderna Berafiliasi dengan Bluetooth kecuali Sinovac

Beredar informasi dari akun Twitter @laksmanaspy berupa narasi disertai sebuah video dengan klaim bahwa vaksin Astrazeneca, Pfizer, dan Moderna berafiliasi dengan bluetooth dengan jaringan 5G kecuali Sinovac.

KPK Tetapkan Eks Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Tersangka Gratifikasi
Indonesia
KPK Tetapkan Eks Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Tersangka Gratifikasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan eks Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Manalip sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi terkait proyek infrastuktur di Kabupaten Kepulauan Talaud tahun 2014-2017.

Politisi Nasdem: Imlek Nasional Virtual Tak Kurangi Suasana Kegembiraan Warga Tionghoa
Indonesia
Politisi Nasdem: Imlek Nasional Virtual Tak Kurangi Suasana Kegembiraan Warga Tionghoa

Imlek Nasional (Imleknas) tahun 2021 ini berbeda dengan sebelumnya karena diadakan secara virtual pada Sabtu (20/2).