Pokja Genetik UGM Pastikan Varian Baru COVID-19 Belum Terdeteksi di DIY Warga DIY menerima vaksin COVID-19. Foto: Humas Pemprov DIY

MerahPutih.com - Kelompok Kerja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyatakan varian virus corona B16172 atau disebut varian Delta dari India belum terdeteksi muncul di Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Sampai pemeriksaan (sampel) terakhir belum terdeteksi," kata Ketua Pokja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM dr Gunadi saat dikonfirmasi di Yogyakarta, Senin (14/6).

Baca Juga

Dinkes Sleman Pastikan tak Pakai Vaksin AstraZeneca

Selain varian Delta dari India, ia bersama timnya juga mengaku belum mendeteksi adanya varian baru virus corona lainnya yang masuk kategori variant of concern (VoC) atau yang perlu mendapat perhatian.

Gunadi menuturkan Pokja Genetik UGM secara rutin melalukan pemeriksaan whole genom sequencing (WGS) sampel virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 di DIY dan Jawa Tengah (Jateng) bagian selatan.

Sejak 2020 hingga awal Juni 2021, menurut dia, tercatat 44 sampel virus corona di wilayah DIY telah diperiksa.

Meski hingga kini belum terdeteksi, menurut dia, belum bisa disimpulkan bahwa varian baru tersebut sama sekali tidak ada di DIY karena jumlah sampel baru yang diperiksa masih sedikit.

"Itu data sejak tahun lalu. Kalau sampel-sampel yang baru masih sedikit," kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman DIY Joko Hastaryo  (kedua dari kiri)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman DIY Joko Hastaryo (kedua dari kiri). Foto: MP/Humas Pemkab Sleman

Surveilans genom untuk melacak kemungkinan munculnya virus SARS-CoV-2 varian baru di DIY, kata dia, akan terus dilanjutkan.

Pokja UGM, menurut dia, telah mendapatkan laporan dari sejumlah otoritas kesehatan, termasuk RSUP Dr Sardjito serta Dinkes Sleman mengenai temuan kasus COVID-19 yang memenuhi kriteria untuk diprioritaskan dilakukan WGS atau pengurutan genom virus corona.

Ia menyebut ada enam kriteria yang ditentukan Kemenkes, antara lain kasus penularan COVID-19 terjadi secara cepat, orang terinfeksi meski sudah divaksinasi, penularan pada kelompok tidak rentan seperti anak-anak, orang yang baru mendarat dari luar negeri, munculnya kasus reinfeksi, serta kasus kematian COVID-19 dengan komorbid penyakit menular lain seperti HIV.

"Kami akan terus (melakukan pemeriksaan genom). Kalau di DIY ada enam kriteria itu, akan terus kami 'running'," ujar Gunadi.

Sebelumnya, Gunadi menyebut dari 1.171 sampel virus corona hasil WGS yang dikirimkan Indonesia kepada platform data virus influenza internasional (GISAID) hingga 25 Mei 2021, sebanyak 45 sampel mengandung varian baru yang terdiri atas 16 varian Inggris, 27 varian India, dan 2 varian Afrika Selatan.

Ia menegaskan dari 45 sampel itu, tidak ada yang berasal dari DIY.

Beberapa saat lalu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman DIY, Joko Hastaryo menduga varian jenis baru virus COVID-19 sudah masuk ke wilayahnya.

Hal ini didasari atas penemuan tanda-tanda varian jenis baru pada pasien COVID-19 di wilayah kabupaten Sleman DIY. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga

Pemkab Sleman Anggarkan Rp133,7 Miliar Untuk Penanganan COVID-19 di 2021

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
COVID-19 di Tanah Air Terkendali, Jokowi Minta Masyarakat Tetap Waspada
Indonesia
COVID-19 di Tanah Air Terkendali, Jokowi Minta Masyarakat Tetap Waspada

Kasus COVID-19 di Indonesia mengalami kenaikan setelah Hari Raya Idul Fitri 2022.

Tiga Terdakwa Korupsi Tanah Munjul Divonis 6 dan 7 Tahun Penjara
Indonesia
Tiga Terdakwa Korupsi Tanah Munjul Divonis 6 dan 7 Tahun Penjara

Ketiganya divonis 6 dan 7 tahun ditambah denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan. Dalam kasus tersebut negara dirugikan Rp 152,565 miliar.

Polda Metro Tiadakan Crowd Free Night Jakarta
Indonesia
Polda Metro Tiadakan Crowd Free Night Jakarta

Polda Metro Jaya meniadakan kebijakan penerapan Crowd Free Night (CFN) di 10 kawasan Jakarta.

28 Partai Telah Miliki Akun Sipol KPU
Indonesia
28 Partai Telah Miliki Akun Sipol KPU

SIPOL ditetapkan sebagai alat bantu proses pendaftaran dan verifikasi partai politik.

Baru 535 E-KTP Dicetak Disdukcapil Dampak dari Pergantian 22 Nama Jalan di Jakarta
Indonesia
Baru 535 E-KTP Dicetak Disdukcapil Dampak dari Pergantian 22 Nama Jalan di Jakarta

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta telah mencetak 535 KTP elektronik warga yang terdampak pergantian 22 nama jalan di ibu kota. Angka tersebut terekam selama periode 29 Juni hingga 1 Juli 2022.

Kapolri Sebut Bakal Tindak Tegas Pihak yang Tunggangi Demo Mahasiswa 11 April
Indonesia
Kapolri Sebut Bakal Tindak Tegas Pihak yang Tunggangi Demo Mahasiswa 11 April

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, akan menindak tegas pihak atau oknum penyusup yang mencoba memanfaatkan aksi demonstrasi mahasiswa untuk mengambil keuntungan segelintir kelompok.

Pergub 66/2021 Terbit, Kendaraan di Atas Tiga Tahun Tak Lolos Uji Emisi Bakal Ditilang
Indonesia
Pergub 66/2021 Terbit, Kendaraan di Atas Tiga Tahun Tak Lolos Uji Emisi Bakal Ditilang

Setiap pemilik kendaraan bermotor wajib melakukan uji emisi gas buang dan memenuhi ambang batas emisi

Astindo Labuan Bajo Minta Jokowi Batalkan Kenaikan Tiket Pulau Komodo Rp 3,75
Indonesia
Astindo Labuan Bajo Minta Jokowi Batalkan Kenaikan Tiket Pulau Komodo Rp 3,75

Asita Labuan Bajo minta Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar membatalkan rencana kenaikan harga tiket masuk ke Taman Nasional (TN) Komodo tersebut.

Kamis (14/7) Rupiah Ditutup Melemah Rp 15.020 per USD
Indonesia
Kamis (14/7) Rupiah Ditutup Melemah Rp 15.020 per USD

Bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (Fed) diperkirakan akan meningkatkan pertempurannya melawan inflasi dengan kenaikan suku bunga mencapai 100 basis poin.

Brigpol Frillyan Fitri Jalani Sidang Etik Terkait Kasus Brigadir J
Indonesia