PN Medan 'Tertutup' Soal Putusan Prapid Siwaji Raja PN Medan usai sidang kasus praperadilan kasus pembunuhan Indra Gunawan alias Kuna, Senin (7/8). (MP/Amsal Chaniago)

MerahPutih.com - Pihak Pengadilan Negeri Medan terkesan tertutup mengenai tindak lanjut perkembangan putusan praperadilan yang diajukan Siwaji Raja tersangka otak penembakan seorang pengusaha airsoft gun Indra Gunawan alias Kuna.

Kesan tertutup terutama tentang keberadaan salinan putusan Praperadilan Siwaji Raja yang diputus oleh hakim tunggal Morgan Simanjuntak pada Senin (7/8) lalu.

Ketika dikonfirmasikan kepada pihak pengadilan tentang kapan kepastian salinan putusan sampai kepada Siwaji Raja sebagai pemohon maupun termohon Polrestabes dan Kejari Medan, belum ada kepastian.

Begitu saat dikonfirmasikan kepada Humas Pengadilan Negeri Medan Erintuah Damanik, ia menyebutkan konfirmasi masalah putusan praperadilan bisa langsung kepada humas Jamaluddin.

"Di sini humasnya ada dua yakni, Jamaluddin dan saya (Erintuah, red), akan tetapi semua berkasnya diserahkan kepada Jamaluddin," sebut Erintuah Damanik.

Sementara itu, Jamaluddin menegaskan sampai saat ini belum menerima berkas. "Jadi apanya yang mau disampaikan," ucapnya.

Saat dikonfirmasikan pernyataan Erintuah tentang keberadaan berkas, Jamaluddin membantahnya. "Lha kalau bahannya sama saya, pasti saya sudah tahu namun ini kan belum ada sama saya," ucap Jamaluddin.

Sementara itu, ketika dikonfirmasikan kepada Kajari Medan Olopan maupun Kasi Pidum Kejari Medan Taufik, apakah mereka sudah menerima salinan petikan atau salinan putusan praperadilan Siwaji melalui telepon seluler, keduanya tidak mengangkatnya.

Bahkan beberapa kali dihubungi tidak mengangkat termasuk juga saat dikonfirmasikan kepada Kasi Intel Kejari Medan Syafrudianto juga tidak mengangkat.

Terpisah, KPR Rumah Tahanan Tanjung Gusta Medan Nimrot S mengatakan, hingga saat ini Siwaji Raja masih berada di Blok H Rutan Tanjung Gusta Medan.

Nimrot menegaskan terkait praperadilan Siwaji Raja belum menerima petikan maupun salinan putusan atau perintah eksekusi dari Kejari Medan. "Jadi Siwaji Raja masih berada di dalam rutan dengan surat penahanan terakhir dari Polrestabes Medan," ungkapnya. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Amsal Chaniago, kontributor merahputih.com untuk wilayah Medan dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya terkait kasus ini dalam artikel: Suara Hakim Kurang Kuat, Keluarga Korban Pembunuhan Acak-Acak Ruang Sidang


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH