PN Jaksel Minta Polisi Lanjutkan Kasus Dugaan Chat Mesum Rizieq Shihab Rizieq Shihab. (MP/Fadhli)

MerahPutih.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) mencabut Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus dugaan chat mesum oleh Rizieq Shihab dengan Firza Husein.

Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Suharno mengatakan, putusan dicabutnya SP3 itu diketok oleh hakim tunggal Merry Taat Anggarasih.

Baca Juga

PN Jaksel Cabut SP3 Kasus Chat Mesum Rizieq Shihab dengan Firza Husein

Putusan perkara nomor 151/Pid.Prap/2020/PN.Jkt.Sel itu pada intinya mengabulkan permohonan untuk melanjutkan penyidikan.

"Memerintahkan termohon untuk melanjutkan proses penyidikannya," kata Suharno, Selasa (29/12).

Rizieq Shihab ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan chat pornografi oleh Polda Metro Jaya.

Kasus ini bermula dari beredarnya percakapan aplikasi pesan tertulis Whatsapp bernuansa mesum yang diduga terjadi antara Rizieq Shihab dan Firza Husein.

Namun, polisi menerbitkan Surat Pemberhentian Penyidikan Perkara (SP3) untuk kasus dugaan chat pornografi yang dilakukan oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

"Betul penyidik sudah hentikan kasus ini, bahwa ini semua kewenangan penyidik," kata Irjen Mohammad Iqbal yang saat itu menjabat sebagai Karopenmas DivHumas Mabes Polri saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (17/6/2018).

rizieq
Rizieq Shihab saat berorasi dalam Aksi 212 jilid II di depan gedung DPR/MPR, Selasa (21/02). (MP/Dery Ridwansah)

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menuturkan alasan penyidik memberhentikan kasus tersebut karena tidak ditemukanya pengupload kasus chat mesum yang didiga Habib Rizieq itu. Oleh karenanya penyidikan tersebut dihentikan.

"Karena ada permintaaan resmi dari pengacara untuk SP3, setelah itu dilakukan gelar perkara, maka kasus tersebut dihentikan karena menurut penyidik kasus tersebut belum ditemukan penguploadnya," terangnya.

Meski sudah mengeluarkan SP3, namun, kata Iqbal, kasus tersebut bisa dibuka kembali jika pihak kepolisian mendapatkan bukti baru untuk kasus tersebut kedepannya.

"Tapi, terhadap kasus ini dapat dibuka kembali bila ditemukan bukti baru," tuturnya. (Knu)

Baca Juga

Kasus Dugaan Chat Mesum Rizieq Lanjut, FPI: Pengalihan Isu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sebelum Ditangkap, Gubernur Sulsel Hubungi Ketua DPD PDIP
Indonesia
Sebelum Ditangkap, Gubernur Sulsel Hubungi Ketua DPD PDIP

"Prof Nurdin sama sekali tidak tahu menahu atas kejadian yang menimpanya," kata Ridwan

PPP Resmi Dukung Denny Indrayana di Pilgub Kalsel
Indonesia
PPP Resmi Dukung Denny Indrayana di Pilgub Kalsel

DPP PPP telah menyerahkan SK dukungan kepada paslon H2D

Nadiem Makarim Minta Maaf, NU: Sikap Kesatria yang Sangat Baik, Patut Ditiru
Indonesia
Nadiem Makarim Minta Maaf, NU: Sikap Kesatria yang Sangat Baik, Patut Ditiru

Akan lebih baik kalau Nadiem memperbaiki kesalahannya

Cegah Resesi, Ketua MPR Dorong Pemerintah Perbaiki Proses Birokrasi hingga Pendataan
Indonesia
Cegah Resesi, Ketua MPR Dorong Pemerintah Perbaiki Proses Birokrasi hingga Pendataan

Perekonomian Indonesia triwulan II-2020 yang diproyeksikan minus 5,32 persen.

Digitalisasi, Cara UMKM Bertahan di Masa Pandemi
Indonesia
Digitalisasi, Cara UMKM Bertahan di Masa Pandemi

Bertahan di tengah pandemi ini, UMKM harus mau masuk ke dunia digital.

[Hoaks atau Fakta]: Laki-laki Pakai Perhiasan Emas Picu Alzhaimer
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Laki-laki Pakai Perhiasan Emas Picu Alzhaimer

Dunia medis tidak mengenal fenomena migrasi emas.

Wagub DKI: Peningkatan Kasus COVID-19 Karena Warga Sudah Jenuh dan Capek
Indonesia
Wagub DKI: Peningkatan Kasus COVID-19 Karena Warga Sudah Jenuh dan Capek

Bahkan warga DKI tidak disiplin dalam melakukan aktivitas sehari-hari

Dua Bulan Terakhir, Kasus COVID-19 Meningkat 130 Persen
Indonesia
Dua Bulan Terakhir, Kasus COVID-19 Meningkat 130 Persen

Komisi VIII meminta Satgas Penanganan COVID-19 memperkuat koordinasi

Dua Hal yang Disorot PAN dari Inpres 6/2020
Indonesia
Dua Hal yang Disorot PAN dari Inpres 6/2020

Inpres 6/2020 belum bisa langsung diaplikasikan

Anak Buah Anies Diklaim Bantu Keuangan Anak-Anak Tertolak PPDB
Indonesia
Anak Buah Anies Diklaim Bantu Keuangan Anak-Anak Tertolak PPDB

Puluhan orang tua murid bersama anak-anaknya mendatangi Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta untuk berdiskusi