PM Kroasia Andrej Plenkovic Terinfeksi COVID-19 Perdana Menteri Kroasia dan ketua Uni Demokratis Kroasia (HDZ) Andrej Plenkovic. (REUTERS/MARKO DJURICA)

MerahPutih.com - Perdana Menteri Kroasia Andrej Plenkovic terkonfirmasi positif terjangkit virus corona baru (COVID-19), menurut juru bicara pemerintah pada Senin (30/11).

Plenkovic sudah dalam isolasi mandiri di rumah sebab istrinya terbukti positif COVID-19 selama akhir pekan. Hasil tes Plenkovic selama akhir pekan lalu negatif.

"Perdana Menteri Plenkovic akan tetap menjalani isolasi di rumah selama 10 hari. Kondisinya baik-baik saja dan akan melanjutkan tugasnya secara virtual mengikuti semua rekomendasi para dokter dan ahli epidemiologi," kata juru bicara, dikutip Reuters.

Baca Juga:

Putri Maradona Laporkan Dugaan Ayahnya 'Tidak Sengaja' Terbunuh Dokter Pribadi

Pada Senin, Plenkovic mengelar rapat kerja pemerintahan yang dilakukan secara daring.

Di sisi lain, Kroasia telah berjuang melawan lonjakan infeksi yang tajam dalam beberapa pekan terakhir. Sekitar 2.300 pasien saat ini dirawat di rumah sakit di negara berpenduduk 4,2 juta itu.

Para dokter di negara itu telah memperingatkan kekurangan staf dan peralatan dan mengatakan sistem perawatan kesehatan akan “runtuh” jika jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit mencapai 3.000. Demikian seperti dikutip Aljazeera.

Perdana Menteri Kroasia Andrej Plenkovic. (Foto: MP/instagram.com/vlada__rh)
Perdana Menteri Kroasia Andrej Plenkovic. (Foto: MP/instagram.com/vlada__rh)

Ketika pihak berwenang mengumumkan rekor 74 kematian dalam 24 jam terakhir, pemerintah pada hari Senin (30/11) kemerin memperketat pembatasan perjalanan dengan sarat tes negatif kalau ingin memasuki negara itu.

Menteri Kesehatan Vili Beros juga baru-baru ini dinyatakan positif mengidap COVID-19. Tetapi mengatakan pada hari Senin, dia menyatakan baik dan akan kembali bekerja.

Baca Juga:

Malaysia Amankan 12,8 Juta Vaksin COVID-19 Pfizer

Rumah sakit di Kroasia sedang berjuang dengan lonjakan pasien, tempat tidur dan peralatan yang terbatas serta kekurangan staf. Lebih dari 1.000 dokter telah terinfeksi.

Kroasia telah mencatat 128.442 kasus virus corona dan 1.786 kematian. Demikian menurut statistik oleh Universitas John Hopkins. (*)

Baca Juga:

Turki Hukum Seumur Hidup Para Pemimpin Kudeta 2016

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
250 Ribu Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin COVID-19
Indonesia
250 Ribu Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin COVID-19

Kita memiliki 30 ribu vaksinator yang ada di kurang lebih 10 ribu puskesmas

Argentina Selidiki Kematian Diego Maradona
Indonesia
Argentina Selidiki Kematian Diego Maradona

Otoritas hukum Argentina pada Minggu (20/11) menyita data rekam jejak medis dari dokter yang menangani Diego Maradona.

KPK Cecar Staf Istri Edhy Prabowo Soal ATM Penampung Duit Suap Benur
Indonesia
KPK Cecar Staf Istri Edhy Prabowo Soal ATM Penampung Duit Suap Benur

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tujuh tersangka

ICW Sebut Sepanjang 2020 KPK Hanya Tunjukkan Kontroversi
Indonesia
ICW Sebut Sepanjang 2020 KPK Hanya Tunjukkan Kontroversi

Indonesia Corruption Watch menilai masa depan pemberantasan korupsi semakin terancam dengan berlakunya revisi UU KPK.

Buruh Patah Hati UMP Yogyakarta Hanya Rp1,7 Juta
Indonesia
Buruh Patah Hati UMP Yogyakarta Hanya Rp1,7 Juta

Buruh juga menuntut Pemda DIY, membangun perumahan buruh dan rumah susun buruh serta memberikan BLT kemanusiaan pada buruh dimasa pandemi.

Survei New Indonesia Research & Consulting: Ganjar Salip Prabowo, Anies Jauh Tertinggal
Indonesia
Survei New Indonesia Research & Consulting: Ganjar Salip Prabowo, Anies Jauh Tertinggal

Elektabilitas gubernur Jawa Tengah itu sebelumnya di angka 14,3 persen

Gelar Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Tegal Terancam Dipenjara
Indonesia
Gelar Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Tegal Terancam Dipenjara

Wakil Ketua DPRD Tegal, WE nekat menggelar konser dangdutan di tengah pandemi COVID-19. Apalagi, konser tersebut dipadati pengunjung.

Sanksi Masuk Peti Mati Dihentikan, Pemprov DKI Dinilai tidak Tegas Tegakkan Hukum
Indonesia
Sanksi Masuk Peti Mati Dihentikan, Pemprov DKI Dinilai tidak Tegas Tegakkan Hukum

“Masuk peti mati seakan main-main, kesannya Pemprov tidak tegas dalam menegakkan hukum,” kata Tigor

Benny Wenda Diserukan Bangun dari Tidur Panjangnya
Indonesia
Benny Wenda Diserukan Bangun dari Tidur Panjangnya

Benny Wenda tidak sadar dimanfaatkan sebagai proxy oleh negara lain

Warga Pilih Nabung, Modal Bank Naik
Indonesia
Warga Pilih Nabung, Modal Bank Naik

Dengan likuiditas melimpah dengan modal yang cuku, realisasi penyaluran kredit menurun 1,53 persen dari Rp5.549 triliun pada Juni 2020 menjadi Rp5.536 triliun pada Juli 2020.