PLN Klaim Selalu Maksimal Layani Aduan Masyarakat Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

MerahPutih.Com - Perusahaan Listrik Negara (PLN) identik dengan dua hal yakni kenaikan tarif dan pengaduan mati lampu. Bagi sebagian masyarakat, perusahaan milik negara itu dianggap sesuka hati melakukan pemadaman. Tak heran di akun media sosial PLN penuh dengan pengaduan serta keberatan pelanggannya.

Sementara di tepi lain, PLN mengaku telah maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat. Seperti yang diungkapkan PLN wilayah Kalimantan Barat. Dalam pernyataan kepada awak media termasuk Antara, PLN Wilayah Kalimantan Barat, menyatakan selalu memberikan layanan yang maksimal terhadap semua aduan masyarakat melalui call center 123.

"Pengaduan masyarakat melalui call center 123, memang harus mencantumkan ID pelanggan, kemudian masukkan dalam aplikasi AP2T, maka akan terkonek ke bagian mana dan area mana dari ID pelanggan itu," kata Humas PLN Wilayah Kalbar, Agi Risnandar di Pontianak, Kamis (12/10).

Ia menjelaskan, ketika laporan masuk, pelayanan teknik akan melihat pemberitahuan tersebut, kemudian mereka lantas akan mendatangi lokasi yang dimaksud, dan jika sudah tertangani, laporan dalam aplikasi otomatis tertutup.

"Sistemnya siapa yang mengadu lebih dulu maka itu yang ditangani," ungkapnya.

Sebelumnya, Anggota DPRD Kota Pontianak, Yandi, mendesak Perseroan Terbatas Perusahaan Listrik Negara Wilayah Kalbar agar memperbaiki layanan pengaduan sehingga bisa dengan cepat menanggapi keluhan pelanggan.

"Saat ini PLN memiliki layanan aduan dengan call center 123. Sayangnya, respons yang diberikan justru bikin ribet, karena sistem tidak didukung dengan komponen manusia yang secanggih alat tersebut," katanya.

"Saya sendiri pernah mengalami, ketika akan mengadu dan telah menjawab pertanyaan yang diberi, respons pelayanan tidak serta-merta didapat, dan hampir empat-lima hari kemudian baru direspons, kemudian pertanyaannya pun sama, apakah kemarin pernah melaporkan keluhan sebelumnya," ujarnya.

Yandi menambahkan, setelah menunggu lama, ternyata aduannya hanya diterima, dan sistem yang dimiliki hanya sebatas menerima laporan. Setelah itu mereka tidak bisa memberi jawaban, apakah bisa langsung ditindaklanjuti atau tidak.

"Kami minta pihak PLN memperbaiki layanan call center tersebut, agar pelayanan maksimal bisa diberikan oleh PLN kepada pelanggannya," ujarnya.(*)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH