PLN Dapat Pinjaman Rp8,5 Triliun Buat Infrastuktur Listrik di Indonesia Timur Listrik PLN. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Bank Pembangunan Asia (ADB) menyetujui pinjaman senilai 600 juta dolar AS atau sekitar Rp8,5 triliun untuk pada Perusahaan Listrik Negara (PLN). Pinjaman ini, untuk meningkatkan akses listrik dan mendorong energi terbarukan di Indonesia bagian timur.

Pinjaman ini merupakan tahap kedua dari Akses Energi Berkelanjutan di Indonesia Timur-Program Pembangunan Jaringan Listrik untuk meningkatkan akses listrik dan meningkatkan keandalan layanan di sembilan provinsi di Kalimantan, Maluku, dan Papua.

Tercatat, baru sekitar 56 persen rumah tangga di Papua dan 28 persen rumah tangga di Maluku masih memiliki akses listrik yang terbatas karena belum adanya infrastruktur yang baik.

Baca Juga:

Bisnis Kosmetik Melejit Saat Pandemi, Kemenperin Gelar Pameran Virtual

Direktur Bidang Energi Asia Tenggara ADB Toru Kubo mengatakan, pengadaan listrik yang andal sangat penting agar masyarakat dapat mengakses peluang kerja dan layanan pendidikan serta kesehatan, terutama di masa pandemi COVID-19.

"Program ini akan meningkatkan akses listrik yang berkelanjutan, adil, dan andal bagi masyarakat di kawasan timur Indonesia, termasuk melalui pemanfaatan cahaya matahari dan sumber terbarukan lainnya," kata

Ia mengatakan, pinjaman bermanfaat untuk mendukung pemulihan ekonomi di Indonesia timur dari pandemi dan berkontribusi bagi pertumbuhan yang adil dan tangguh.

Pemerintah Indonesia berupaya menyediakan listrik di seluruh Indonesia pada 2024 dan meningkatkan porsi energi terbarukan dalam bauran energi total menjadi 23 persen pada 2025, naik dari 13 persen pada 2016.

Spesialis Energi ADB Diana Connett mengatakan, pinjaman ini dapat membantu pengurangan konsumsi minyak solar serta memberikan manfaat positif bagi lingkungan dan sosial secara signifikan.

"Program ini akan meningkatkan penyaluran listrik PLN yang berasal dari energi terbarukan bagi masyarakat terpencil hingga enam kali lipat, serta mengurangi konsumsi minyak tanah dan kayu dalam ruangan," ujarnya.

Bank Pembangunan Asia. (Foto: Antara).
Bank Pembangunan Asia. (Foto: Antara).

Tahap pertama program yang dimulai pada 2017 tercatat berhasil di sembilan provinsi di Sulawesi dan Nusa Tenggara dengan adanya 1,53 juta pelanggan listrik baru pada akhir 2019, atau lebih tinggi dari target awal 1,37 juta.

Program tahap kedua senilai USD600 juta mencakup dua hibah, masing-masing senilai USD3 juta atau sekitar Rp42,6 miliar, dari Japan Fund for Poverty Reduction dan Asia Clean Energy Fund.

Pinjaman ini, bisa menyediakan listrik pada 1,55 juta pelanggan baru di sembilan provinsi pada 2024 dan diharapkan membantu PLN dalam mengelola aset dan menangani limbah dengan aman, serta meningkatkan sistem pengadaan dan pembayaran.

Sementara itu, hibah dari Asia Clean Energy Fund akan membantu pembangkit energi terbarukan untuk menerapkan teknologi modern dalam rancangan dan pemeliharaan sistem.

Sedangkan, hibah dari Japan Fund for Poverty Reduction akan mendukung upaya pemasangan sambungan listrik bagi rumah tangga miskin dan membantu PLN mengadakan kajian longitudinal dampak sosial dan gender.

Baca Juga:

Subsidi Upah Bagi Tenaga Kependidikan Mulai Disalurkan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Soroti Keberhasilan Polri Ungkap Sabu-Sabu Hampir 1 Ton
Indonesia
DPR Soroti Keberhasilan Polri Ungkap Sabu-Sabu Hampir 1 Ton

Kasus narkotika dari jaringan Timur Tengah tergolong jarang

12 Persen Tenaga Kesehatan DKI Penyitas COVID-19
Indonesia
12 Persen Tenaga Kesehatan DKI Penyitas COVID-19

Sebagian nakes yang telah disuntikan, sudah menerima vaksin dosis kedua. Pasalnya, vaksin Sinovac harus disuntikkan 2 dosis dalam selang waktu 14 hari.

Akui Sudah Tak Lagi Muda, Luhut Ingin Sisa Usianya Bisa Bermanfaat Buat Orang Banyak
Indonesia
Prabowo Subianto Diminta Jadi Ketum Lagi, Buat Modal Pilpres 2024?
Indonesia
Prabowo Subianto Diminta Jadi Ketum Lagi, Buat Modal Pilpres 2024?

Tidak mungkin kepemimpinan Partai Gerindra dipindahkan ke orang lain selain Prabowo

Anies Masih Bungkam soal Kepgub Izin Reklamasi Ancol
Indonesia
Anies Masih Bungkam soal Kepgub Izin Reklamasi Ancol

"Nanti dijelasinnya lengkap sekalian," kata Anies

Penumpang di Bandara Juanda Melonjak Hingga 11 Persen
Indonesia
Penumpang di Bandara Juanda Melonjak Hingga 11 Persen

Dari data pengelola, angka tersebut didominasi penumpang yang datang ke Bandara Juanda, yakni sebesar 53 persen penumpang datang dan 47 persen penumpang berangkat.

Peradilan Etik Penyelenggara Pemilu Dicontoh Berbagai Negara
Indonesia
Peradilan Etik Penyelenggara Pemilu Dicontoh Berbagai Negara

Core business penyelenggara pemilu adalah public trust. Kalau bisa mengelola kepercayaan itu dengan baik maka akan menghasilkan pilkada atau pemilu yang berintegritas.

Saat Jadi Presiden, SBY Pernah Ikut Campur Urusan Kongres Partai Demokrat
Indonesia
Saat Jadi Presiden, SBY Pernah Ikut Campur Urusan Kongres Partai Demokrat

Loyalitas kader Demokrat saat itu tak bisa dibeli

Menkes Peringatkan Pembukaan Aktivitas Perkantoran Jangan Gegabah
Indonesia
Menkes Peringatkan Pembukaan Aktivitas Perkantoran Jangan Gegabah

Menurut Terawan, prinsip keamanan dan kenyamanan pekerja harus diutamakan mengingat pandemi COVID-19 belum berakhir.

Yasonna: Pembahasan RUU Cipta Kerja Terbuka meski Relatif Cepat
Indonesia
Yasonna: Pembahasan RUU Cipta Kerja Terbuka meski Relatif Cepat

Pembahasan Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja (RUU Ciptaker) berlangsung secara terbuka.