Pleno Hasil Penelitian Administrasi Persyaratan Calon, Bajo Kurang LHKPN dan Teguh Surat PAW Pasangan Bagyo-Suparjo (Bajo) menerima hasil tes kesehatan dari KPU Solo, Senin (14/9). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Jawa Tengah, Nurul Sutarti menegaskan dari hasil penelitian administrasi persyaratan empat calon di Pilwakot Solo, hanya Gibran Rakabuming Raka yang menuhi syarat dan lengkap.

Sementara administrasi persyaratan tiga pasang calon, yakni Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) dinyatakan tidak lengkap harus diperbaiki pada tanggal 14-16 September 2020.

Baca Juga

Hasil Tes Kesehatan, Gibran-Teguh dan Bajo Dinyatakan Bebas Narkoba

Demikian diungkapkan Nurul dalam rapat pleno dan penyampaian hasil penelitian administrasi persyaratan calon dalam pilkada di kantor KPU Solo, Jawa Tengah, Senin (14/9).

"Hasil pleno penelitian administrasi persyaratan keempat calon yang maju Pilwakot Solo, hanya milik Gibran yang dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat," kata dia.

Hasil penelitian petugas KPU, lanjut Nurul, untuk administrasi persyaratan milik Teguh Prakosa ada dua berkas yang belum diserahkan KPU. Kedua berkas itu adalah surat pengunduran diri sebagai anggota DPRD Solo periode 2019-2024 atau PAW dan surat keterangan tidak dalam kondisi pailit berdasarkan putusan pengadilan.

"Kami sudah beritahu dia (Teguh) supaya segera menyerahkan kekuragan itu pada tanggal 14-16 September," papar dia.

Ketua KPU Solo, Jawa Tengah Nurul Sutarti, Senin (14/9). (MP/Ismail)
Ketua KPU Solo, Jawa Tengah Nurul Sutarti, Senin (14/9). (MP/Ismail)

Sementara itu, pasangan Bajo kekurangannya ada tiga berkas, yakni surat SPT pajak tahunan, Laporan Harta Kekayaan Pelenyelengara Negara (LHKPN), dan surat keterangan tidak menungak pajak. Ia juga mengaku telah menyampaikan kekurangan ini pada Bajo agar diserahkan tanggal 14-16 September.

"Kalau sudah lengkap semua mereka bisa memgikuti tahapan selanjutnya berupa penetapan calon dan pengundian nomor urut calon tanggal 23 September," tutup Nurul.

Bakal cawali Bagyo Wahyono, mengatakan kekurangan tiga berkas surat SPT pajak tahunan, LHKPN), dan surat keterangan tidak menungak pajak sudah diserahkan KPU. Demikian pasangannya FX Supardjo juga telah menyerahkan dokumen itu ke KPU.

"Kami mengakui adanya kekurangan itu. Hari ini (Senin) saya langsung serahkan KPU," katanya.

Baca Juga

Menkes Akui Testing COVID-19 Jakarta Timpang dengan Provinsi Lain

Demikian bakal cawawali Teguh Prakosa, mengaku telah menyerahkan berkas kondisi tidak dalam pailit berdasarkan putusan pengadilan. Namun, untuk PAW butuh waktu lama.

"Sesuai turan PKPU berkas PAW boleh diserahkan 30 hari sebelum pencoblosan. Saya ikuti aturannya saja," pungkas Teguh. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bantu Loloskan WNI dari India Tanpa Karantina, Tiga Orang Ditangkap
Indonesia
Bantu Loloskan WNI dari India Tanpa Karantina, Tiga Orang Ditangkap

Polda Metro Jaya menangkap tiga orang yang terlibat dalam pemulangan seorang WNI dari India tanpa melalui proses karantina.

Mahfud Tegaskan Kebersatuan Papua dengan NKRI Sudah Final
Indonesia
Mahfud Tegaskan Kebersatuan Papua dengan NKRI Sudah Final

PBB telah melakukan referendum di Papua pada tahun 1963

Wakil Ketua KPK Minta MA Jelaskan Maksud Korting Hukuman Koruptor
Indonesia
Wakil Ketua KPK Minta MA Jelaskan Maksud Korting Hukuman Koruptor

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango meminta Mahkamah Agung (MA) menjelaskan maksud pemotongan hukuman bagi para koruptor melalui putusan Peninjauan Kembali (PK).

Update Kasus Corona DKI Sabtu (21/11): 125.822 Positif, 114.863 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Sabtu (21/11): 125.822 Positif, 114.863 Orang Sembuh

Dengan positivity rate 9,1 persen, penambahan kasus positif hari ini sebanyak 1.198 jiwa.

Tiongkok Konfirmasi Kunjungan Menlu Retno Saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Tiongkok Konfirmasi Kunjungan Menlu Retno Saat Pandemi COVID-19

Kementerian Luar Negeri Tiongkok (MFA) mengonfirmasi kunjungan Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Retno Marsudi ke negaranya saat pandemi COVID-19.

Buka Trade Expo Virtual, Jokowi Perintahkan Jangan Biasa Saja
Indonesia
Buka Trade Expo Virtual, Jokowi Perintahkan Jangan Biasa Saja

Trade Expo virtual ini merupakan pengalaman baru untuk meningkatkan nilai tambah produk unggulan Indonesia.

ICW Nilai KPK Tak Berani Ambil Alih Kasus Djoko Tjandra
Indonesia
ICW Nilai KPK Tak Berani Ambil Alih Kasus Djoko Tjandra

ICW berpandangan Komisi Pemberantasan Korupsi tidak berani untuk mengambil alih seluruh penanganan perkara yang melibatkan Djoko S Tjandra.

Arteria Dahlan: Orang Minang Banyak Dibantu Taufiq Kiemas
Indonesia
Arteria Dahlan: Orang Minang Banyak Dibantu Taufiq Kiemas

Arteria pun menyampaikan dirinya pribadi sebagai bukti keberpihakan Taufiq, Megawati, dan Puan terhadap anak-anak muda asal Minangkabau.

Pemprov DKI Tata Lima Ruas Jalan di Kebayoran Baru
Indonesia
Pemprov DKI Tata Lima Ruas Jalan di Kebayoran Baru

Dinas Bina Marga DKI Jakarta akan melakukan penataan lima trotoar di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

19 Relawan Sudah Disuntik Tes Vaksin COVID-19 di Unpad, 1 Orang Mundur
Indonesia
19 Relawan Sudah Disuntik Tes Vaksin COVID-19 di Unpad, 1 Orang Mundur

Kemarin 20 relawan dites usap, tapi yang datang 19 orang