PKS Soroti Soal Pembangunan Infrastruktur Masa Anies Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta menyampaikan sejumlah pandangan dalam bidang infrastruktur yang masih kurang perhatian.

Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta M Taufik Zoelkifli atau MTZ meminta Gubernur Anies Baswedan untuk memerhatikan dampak yang ditimbulkan dari pembangunan Jalan Tol Pulogebang-Sunter.

MTZ berucap, telah terjadi kerusakan pada sumur resapan atau drainase di jalur kendaraan proyek tersebut.

Baca Juga:

Dua Strategi Anies Dibalik Unggahannya Membaca Buku How Democracies Die Versi Pengamat

"Ada kerusakan drainase yang disebabkan pembangunan jalan tol tersebut (Pulogebang-Sunter)," terang MTZ dalam Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Raperda APBD DKI Tahun Anggaran 2021 di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Jumat (27/11).

Selain itu, ucap MTZ, ada anggaran yang harus dialokasikan untuk perbaikan dan pemulihan saluran drainase yang menjadi tidak berfungsi sebagai dampak dari pembangunan jalan tersebut.

"Apalagi saat ini sudah mulai memasuki musim penghujan dan kawasan tersebut menjadi sangat rawan banjir," tuturnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota. (MP/Asropih Opih)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota. (MP/Asropih Opih)

Kemudian yang menjadi sorotan PKS juga soal pembebasan lahan warga dalam pekerjaan proyek Jalan Tol Pulogebang-Sunter. PKS mendesak Anies untuk bisa secara objektif dan mengedepankan dialog kepada warga terkait pembebasan lahan itu.

"Komunikasi yang baik dengan warga yang terdampak sehingga warga mendapat ganti yang adil," jelasnya.

Baca Juga:

Anies Diminta Kaji Secara Mendalam Rencana Sekolah Tatap Muka di DKI Jakarta

Selanjutnya pembangunan Situ Rawa Badung di Cakung perlu dupulihkan dan ditata kembali sehingga fungsinya sebagai penampung air Iebih optimal disamping sebagai taman kota.

"Prioritas perbaikan jalan juga perlu dllakukan untuk ruas jalan di jalan raya Bekasi, Cakung Barat sampai Ujung Menteng yang banyak mengalami kerusakan," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Begini Tanggapan Wagub DKI Soal Anies Baca Buku How Democracies Die

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terlalu Lama Buron, Idham Azis Diminta Perintahkan Tembak di Tempat Harun Masiku
Indonesia
Terlalu Lama Buron, Idham Azis Diminta Perintahkan Tembak di Tempat Harun Masiku

Neta S Pane meminta Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan perintah tembak di tempat terhadap buron kasus suap KPU Harun Masiku.

PD Pasar Jaya Siapkan 1 Juta Masker untuk Warga
Indonesia
PD Pasar Jaya Siapkan 1 Juta Masker untuk Warga

Stok masker yang dijual di Pasar Pramuka, dijual Rp2.500 per masker

Riwayat Kegiatan Menhub Budi Karya dan Menteri-menteri yang Ada di Dekatnya
Indonesia
Riwayat Kegiatan Menhub Budi Karya dan Menteri-menteri yang Ada di Dekatnya

Pada 11 Maret lalu, Budi mengikuti rapat terbatas di Istana Negara bersama menteri-menteri yang lainnya.

Setpres Beberkan Ketatnya Protokol Kesehatan Istana
Indonesia
Setpres Beberkan Ketatnya Protokol Kesehatan Istana

Setiap orang yang dekat dengan Jokowi, termasuk juru masak selalu dilakukan swab baik sebelum maupun setelah bergantian setiap dua bulan.

Setelah Divaksin Bukan Berarti Bebas Lepas Masker
Indonesia
Setelah Divaksin Bukan Berarti Bebas Lepas Masker

Protokol memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak tetap harus ditingkatkan.

JPO BI Dibongkar Buntut Pembangunan Stasiun MRT, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya
Indonesia
JPO BI Dibongkar Buntut Pembangunan Stasiun MRT, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Rencana ini telah dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya

Izinnya Belum Jelas, Tiket Konser Ambyar Didi Kempot di SUGBK Terjual 15 Persen
Indonesia
Izinnya Belum Jelas, Tiket Konser Ambyar Didi Kempot di SUGBK Terjual 15 Persen

Harga tiket mulai dari Rp100.000, Rp150.000, Rp200.000, Rp300.000 hingga Rp500.000 per orang

Update Terkini Kasus Corona di Jakarta Senin (6/7)
Indonesia
Update Terkini Kasus Corona di Jakarta Senin (6/7)

Kemudian sampai dengan hari ini ada 493 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 3.340 orang melakukan isolasi mandiri di rumah.

Perppu Penanggulangan COVID-19 Dianggap Miliki Potensi Abuse of Power
Indonesia
Perppu Penanggulangan COVID-19 Dianggap Miliki Potensi Abuse of Power

Jangan sampai sejarah mencatat sejarah kelam kepemimpinan Jokowi dengan Perppu ini mengingat ia sudah tidak memiliki kepentingan politik di pemilu mendatang.

Komnas HAM Serahkan Hasil Penyelidikan Penembakan Pendeta Yeremia ke Jokowi
Indonesia
Komnas HAM Serahkan Hasil Penyelidikan Penembakan Pendeta Yeremia ke Jokowi

Komnas HAM ingin ada penegakan hukum terhadap terduga pelaku. Hal ini, supaya ada rasa keadilan, terutama bagi keluarga dan masyarakat di Papua.