PKS Solo Mulai Berani Promosikan Cawali Internal Lawan Gibran Atau Purnomo Ketua Bapilu DPD PKS Solo, Sugeng Riyanto, Kamis (5/3). (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Solo, Jawa Tengah mulai berani mempromosikan cawali internal untuk maju di Pilwakot Solo 2020. Cawali yang diusung PKS merupakan kader internal dan menjabat sebagai Ketua DPD PKS Solo, Abdul Ghofar Ismail.

Ketua Bapilu DPD PKS Solo, Sugeng Riyanto, mengatakan munculnya, Ghofar tersebut menunjukkan keseriusan PKS melawan dominasi PDIP di Pilwakot Solo 2020. PKS sangat serius ingin membentuk koalisi di Pilwakot Solo.

Baca Juga:

Bertemu Risma, Gibran Ngaku Serap Ilmu dan Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

"Munculnya nama itu (Ghofar) melewati proses yang sangat panjang. Semua ini berawal dari hasil aspirasi kader bawah agar PKS bisa mengusung calon sendiri untuk maju di Pilwakot Solo," ujar Sugeng kepada awak media termasuk merahputih.com di Solo, Kamis, (5/3).

PKS Solo ajukan Abdul Ghofar Ismail untuk tantang Gibran Rakabuming di Pilwalkot Solo
Poster cawali dari PKS Solo, Abdul Ghofar Ismail terpasang di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Serengan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (5/3). (MP/Ismail)

Sugeng mengatakan munculnya Ghofar sebenarnya sudah lama ada di kalangan internal. Selain itu, juga muncul nama anggota DPR RI Abdul Kharis Almasyhari masuk bursa penjaringan. Namun, kalangan internal bawah lebih memilih Ghofar.

"Suara Ghofar lebih tinggi dan keras terdengar di akar rumput. Hasil survei internal partai masuk peringat pertama popularitasnya," kata dia.

Ia menilai Ghofar dianggap berpeluang besar mengalahkan bakal calon wali kota yang diusung partai penguasa DPC PDIP Solo, dengan cawalinya Achmad Purnomo dan Gibran Rakabuming Raka. Secara kapabilitas, legislator PKS itu juga dianggap mumpuni.

Baca Juga:

Rekomendasi Belum Jelas, Gibran Sudah Siapkan Posko Pemenangan Pilwakot Solo

"Pengalaman Ghofar pernah duduk sebagai pimpinan DPRD modal baik untuk melawan cawali dari PDIP," ujarnya.

Ia menambahkan PKS Solo untuk bisa mengusung cawali harus mencari mitra koalisi, mengingat PKS Solo hanya punya lima kursi. Sementara untuk bisa mengusung cawali dan cawawali harus memiliki sembilan kursi di DPRD Solo.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Pilwalkot Solo, Pengamat Prediksi Gibran Berpeluang Dapat Rekomendasi DPP PDIP



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH