PKS Siap Tampung Ahok Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. NTARA FOTO/Sigid Kurniawan.

MerahPutih.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejehtera (PKS) Mardani Ali Sera mengapresiasi mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang sebentar lagi bisa menikmati udara bebas. Ahok diketahui akan mendapatkan bebas bersyarat pada Agustus mendatang.

"Pak Ahok kita apresiasi. Emang beliau sudah melalui jalannya, mendoakan yang terbaik buat Pak Ahok," kata Mardani saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (12/7).

Mardani tak lupa mendoakan yang terbaik untuk Ahok. Bahkan, penggagas gerakan #2019GantiPresiden memastikan pihaknya siap menampung mantan Bupati Belitung Timur itu jika ingin bergabung dengan PKS.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejehtera (PKS) Mardani Ali Sera. Foto: MP/Ponco

"Ya kalau orang sudah tobat kan bersih lagi. PKS selalu terima, orang yang tobat, baik," tandas Mardani.

Ahok mendekam ke Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat karena kasus penistaan agama, yang bergulir menjelang Pemilihan Kepada Daerah DKI Jakarta 2017.

Pada 9 Mei 2017, hakim memvonis Ahok hukuman 2 tahun penjara. Kini Ahok telah menjalani masa hukuman 1 tahun 2 bulan. Ahok juga mendapat remisi sehingga mendapatkan bebas bersyarat Agustus 2018.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kementerian Hukum dan HAM menepis isu yang beredar yang menyebutkan Ahok mendapat pembebasan bersyarat pada Agustus.

Pasalnya, hingga saat ini Ditjen Pas belum menerima usulan dari Lapas Klas I Cipinang terkait pembebasan bersyarat Ahok.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di sidang ke-11 penistaan agama di auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (21/2). (ANTARA/M Agung Rajasa)

"Sampai saat ini, Lapas Klas 1 Cipinang belum mengusulkan pembebasan bersyarat pak Ahok baik secara online maupun manual ke Ditjenpas," kata Humas Ditjen Pas, Ade Kusmanto saat dikonfirmasi Rabu (11/7).

Ade menjelaskan terkait mekanisme pembebasan bersyarat. Menurut dia, Lapas Klas I Cipinang harus mengusulkan terlebih dahulu pembebasan bersyarat Ahok. Usulan tersebut nantinya diproses oleh Ditjen Pas.

Namun, hingga saat ini Ditjen Pas belum menerima usulan dari Lapas Klas I Cipinang. Karena itu Ade tidak dapat memastikan apakah Ahok akan bebas pada bulan Agustus atau tidak.

"Jadi belum bisa dikatakan pasti bebas belum Agustus," ucap Ade. (Pon)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH