PKS Siap Beri Perhitungan Jika Gerindra Masih Hambat Posisi Wagub DKI Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi (MP/Asropih)

MerahPutih.Com - Kesepakatan posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta antara PKS dan Gerindra memang sudah tercapai. Namun masih ada ganjalan berupa tuntutan adanya fit and proper test yang diajukan Gerindra kepada kandidat Wagub yang diajukan PKS.

Bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) seperti yang diungkapkan salah satu kadernya Triwisaksana, fit and proper test semestinya tidak perlu dilalukan. Sebab, kader yang diajukan sudah memenuhi kriteria sebagai wakil gubernur. Apalagi, jabatan wakil gubernur itu jabatan politis bukan jabatan fungsional seperti kepala dinas atau direksi badan usaha.

Tak heran, kemudian muncul dugaan bahwa fit and proper test tidak lebih dari upaya Gerindra untuk menghambat PKS mendapatkan posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Atas dasar itu, Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengatakan partainya akan memberi perhitungan kepada Gerindra jika uji kelayakan atau fit and proper test dimanfaatkan untuk menghambat PKS mendapat jabatan Wagub DKI.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik
Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta M Taufik (MP/Asropih)

Namun saat kini, lanjut Suhaimi, PKS masih berprasangka positif dan merespon baik kebijakan fit and proper test sebagai niat baik Gerindra untuk menyerahkan kursi DKI 2 kepada PKS.

"Nah kalau menghambat baru kita reaksi. Tapi kalau saya masih khusnuzon terhadap temen-teman Gerindra itu punya niat baik," kata Suhaimi saat dihubungi, Jumat (9/11).

Suhaimi berharap, pembentukan badan fit and proper test segera dibentuk agar kursi DKI 2 tak lama kosong setelah ditinggalkan Sandiaga Uno maju Pilpres 2019.

Ia pun saat ini tak mengetahui siapa saja nama yang menjadi tim tersebut, karena wewenang tersebut ada ditangan Ketua DPW PKS DKI Syakir Purnomo.

"Tanya ke pak Syakir aja tanyanya karena itu kan di struktur DPW. Saya lagi dil uar kota. Nama-namanya mungkin sudah dikasih," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Partai Gerindra sepenuhnya telah menyerahkan kursi Wagub DKI Jakarta kepada PKS. Namun calon kandidat harus mengikuti mekanisme uji kelayakan atau fit and proper test.

Kesepakatan itu diputuskan dalam rapat pengurus DPD Partai Gerindra DKI Jakarta dan DPW PKS DKI Jakarta di kantor DPD Gerindra DKI, di Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (5/11) kemarin.

Dengan penyerahan kursi Wagub ke PKS, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo mengatakan, PKS sekuat tenaga akan memenangkan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019 mendatang.

"Yang jelas Prabowo-Sandi harus kita menangkan, clear," kata Syakir di Jakarta, Senin (5/11) malam.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Jubir TKN KIK: Politik Genderuwo Ditujukan Kepada Politisi Berpandangan Pesimistis

Kredit : asropih


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH